• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 13 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Memperhatikan Keislaman Ibu

05/12/2025
in Nasihat
Ketika Rumah Tangga tanpa Cinta

Ilustrasi, foto: suburbantourist.ca

67
SHARES
515
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IBU itu orang yang paling berjasa. Balaslah kebaikan ibu, terutama, dengan memperhatikan keislamannya.

Salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang begitu dekat dengan ibunya adalah Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.

Abu Hurairah bukan asli Madinah atau Mekah. Ia lahir dan tumbuh di wilayah Yaman. Ratusan kilometer jauhnya dari Madinah.

Sejak kecil, pria berkulit hitam ini sudah menjadi yatim. Ia tinggal bersama ibunya. Sejak kecil, Abu Hurairah sudah mencari nafkah sebagai penggembala kambing.

Meski keadaannya yang memprihatinkan, tapi Allah subhanahu wata’ala menganugerahinya sesuatu yang sangat berharga: hidayah Islam.

Ada seorang sahabat Rasul yang bernama Thufail bin Amru radhiyallahu ‘anhu yang balik kampung di mana Abu Hurairah tinggal. Ia mengajak kaumnya untuk masuk Islam. Tapi tak seorang pun yang mau ikut, kecuali anak remaja yang dipanggil Abu Hurairah.

Setelah masuk Islam, Abu Hurairah ingin sekali ibunya juga masuk Islam. Berbagai cara ia sampaikan tentang Islam kepada ibunya. Tapi, jawaban ibunya bukan hanya menolak, justru menghina Islam.

Bertahun-tahun hal itu dilakukan Abu Hurairah, dan selama itu pula ibunya tetap menolak.

Namun begitu, Abu Hurairah tetap menjaga hubungan baik dengan ibunya. Karena keduanya memang hanya tinggal berdua sebagai satu keluarga.

Abu Hurairah tergolong sahabat Rasul yang telat hijrah ke Madinah. Ia hijrah di awal tahun ketujuh hijriah. Kemiskinan dan kelaparan adalah hal yang biasa dilalui oleh Abu Hurairah di Madinah. Hal ini karena hartanya tak bisa dibawa hijrah.

Ia tinggal di tenda-tenda yang dibangun bersebelahan dengan Masjid Nabawi. Mereka disebut sebagai Ahlus Suffah. Mereka mendapatkan makanan dan minuman dari Rasulullah dan para sahabat yang mampu.

Ibu Abu Hurairah ikut hijrah. Rasanya, ia tak bisa lepas dari kehidupan anaknya. Selalu bersama di mana pun.

Karena merasa prihatin dengan keadaan ibunya yang tak juga mau masuk Islam, Abu Hurairah pernah menangis di hadapan Rasul. Ia ceritakan usahanya untuk menyadarkan ibunya. Tapi selalu gagal.

Akhirnya, ia minta Rasulullah untuk mendoakan ibunya. Ia memohon agar Rasulullah mau mendoakan agar ibunya mendapatkan hidayah. Rasulullah langsung mendoakan di hadapan Abu Hurairah.

Doa Rasul itu begitu makbul. Ketika Abu Hurairah tiba di tenda, ibunya berteriak agar anaknya jangan masuk dulu. Ia sedang mandi.

Mandi? Untuk apa? Inilah yang mungkin dirasakan Abu Hurairah.

Ternyata, ibunya mandi untuk mengiringi keinginannya masuk Islam. Di hadapan putranya itu, ia mengucapkan dua kalimat syahadah. Ibu Abu Hurairah masuk Islam.

Abu Hurairah senang sekali. Ia pun balik lagi menemui Rasulullah. Di hadapan Rasul, ia menangis lagi. Kali ini, menangisnya bukan karena sedih, tapi karena gembira yang luar biasa.

Sebagian ahli sejarah menyebut ibu dari Abu Hurairah dengan nama Umaimah binti Shubaih bin Al-Harits radhiyallahu ‘anhum.

**

Hadiah yang paling mahal dari seorang anak ke ibunya adalah bimbingan keislaman. Karena tak semua ibu memahami agama seperti yang dimiliki anaknya.

Tapi, jarang sekali seorang ibu yang minta dibimbing anaknya. Umumnya, mereka menolak, mungkin karena merasa lebih tahu dari anaknya.

Di sinilah seninya berbuat baik kepada ibu atau ayah. Bukan hanya dibutuhkan kesabaran untuk itu. Melainkan juga doa.

Doakanlah kebaikan untuk ibu dan ayah kita. Terutama, kebaikan keislaman mereka. [Mh]

 

 

Tags: Abu HurairahMemperhatikan Keislaman Ibu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

10 Sifat Istri yang Mendatangkan Rezeki bagi Suami

Next Post

Mengapa Harus Sakit Hati?

Next Post
Mengapa Harus Sakit Hati?

Mengapa Harus Sakit Hati?

Tiga Ibadah Menurut Imam Nawawi

Hukum Berdoa setelah Membaca Al Fatihah di Dalam Shalat

Liga Padel Wanita Terbesar, NPURE Gelar National Women's Padel Premiere 2025

Liga Padel Wanita Terbesar, NPURE Gelar National Women's Padel Premiere 2025

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo Dihadiri Istri Bupati

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Resep Singkong Keju Goreng

    139 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1652 shares
    Share 661 Tweet 413
  • Tafsir Surat Al-Alaq Ayat 6 dan 7, Manusia Benar-Benar Melampaui Batas

    196 shares
    Share 78 Tweet 49
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7826 shares
    Share 3130 Tweet 1957
  • BMKG Prakirakan Sebagian DKI Jakarta Hujan Ringan hingga Malam

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    395 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Kondisi Pasca Gempa di Sulawesi Utara Relatif Kondusif

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga