• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 2 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Perbedaan Kusta Basah dan Kusta Kering

22/04/2025
in Healthy
Perbedaan Kusta Basah dan Kusta Kering

Foto: Pinterest

167
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERBEDAAN kusta basah dan kusta kering yang perlu kamu ketahui. Beberapa waktu terakhir, kasus kusta kembali mencuat di Indonesia.

Data Kementerian Kesehatan mencatat 14.376 kasus baru pada 2023, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah kasus kusta tertinggi ketiga di dunia, setelah India dan Brasil.

Dinas Kesehatan Lebak, Banten, baru saja mengonfirmasi adanya 52 pasien kusta sepanjang 2024. Disusul di wilayah Pamekasan, Jawa Timur, juga ada 17 pasien kusta baru-baru ini.

Kusta, atau penyakit Hansen, adalah infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini menyerang kulit, saraf tepi, dan saluran pernapasan atas.

Baca juga: Kenali Apa itu Kusta dan Beberapa Penyebab Utamanya

Perbedaan Kusta Basah dan Kusta Kering

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan kusta menjadi dua jenis utama berdasarkan jumlah lesi kulit dan keberadaan bakteri: kusta paucibacillary (PB) dan kusta multibacillary (MB).

Kusta kering (paucibacillary)

Jumlah lesi kulit: 1 hingga 5 lesi.

Hasil pemeriksaan bakteri: Negatif pada pemeriksaan apusan kulit.

Gejala umum: Lesi kulit yang mati rasa, tanpa keterlibatan saraf yang luas.

Penularan: Risiko penularan rendah karena jumlah bakteri yang sedikit.

Kusta basah (multibacillary)

Jumlah lesi kulit: Lebih dari 5 lesi.

Hasil pemeriksaan bakteri: Positif pada pemeriksaan apusan kulit.

Gejala umum: Lesi kulit yang luas, mati rasa, dan sering disertai pembesaran saraf tepi.

Penularan: Risiko penularan lebih tinggi karena jumlah bakteri yang banyak.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Meskipun kusta dapat disembuhkan, pencegahan tetap menjadi langkah penting. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

Deteksi dini dan pengobatan segera:

Segera periksa ke fasilitas kesehatan jika menemukan bercak kulit mati rasa atau gejala mencurigakan lainnya.

Pemeriksaan kontak serumah:

Anggota keluarga atau orang yang tinggal serumah dengan pasien kusta sebaiknya menjalani pemeriksaan rutin untuk mendeteksi gejala awal.

Edukasi dan pengurangan stigma:

Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kusta dapat mengurangi stigma dan mendorong penderita untuk mencari pengobatan lebih awal. [Din]

Tags: Perbedaan Kusta Basah dan Kusta Kering
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Transplantasi Ginjal Babi, Kata Ilmuwan Hingga Fatwa Halal

Next Post

Sebaik-baik Pernikahan adalah yang Paling Mudah Pelaksanaannya

Next Post
Sebaik-baik Pernikahan adalah yang Paling Mudah Pelaksanaannya

Sebaik-baik Pernikahan adalah yang Paling Mudah Pelaksanaannya

Program Konservasi Berbasis Mata Pencaharian Alternatif di NTT

Program Konservasi Berbasis Mata Pencaharian Alternatif di NTT

Pemukim Israel Menculik Dua Anak Palestina dan Mengikatnya di Pohon

Pemukim Israel Menculik Dua Anak Palestina dan Mengikatnya di Pohon

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9013 shares
    Share 3605 Tweet 2253
  • Tips Efektif Membersihkan Perabotan Dapur yang Berlemak

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11654 shares
    Share 4662 Tweet 2914
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1159 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4071 shares
    Share 1628 Tweet 1018
  • Adakah Urutan Memotong Kuku dalam Islam?

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Inilah 7 Destinasi Wisata di Luak Limapuluh yang Wajib Dikunjungi

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Potret Dian Sastrowardoyo Umroh Bersama Keluarga

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Makna Shaum

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga