• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Jika Setan Dibelenggu Saat Ramadan, Mengapa Tetap Terjadi Perselingkuhan

26/02/2026
in Suami Istri
Jika Setan Dibelenggu Saat Ramadan, Mengapa Tetap Terjadi Perselingkuhan?

(foto: pixabay)

84
SHARES
644
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JIKA setan dibelenggu saat Ramadan, mengapa tetap terjadi perselingkuhan?Cahyadi Takariawan mengulas hal ini.

Pada bulan Ramadan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Nabi saw bersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

“Apabila Ramadan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu” (HR. Bukhari, no. 1899 dan Muslim, no. 1079).

Jika kita berselancar ke situs-situs berita online, dengan mudah kita temukan berita-berita perselingkuhan. Bahkan ketika di bulan Ramadan. Rupanya, Ramadan tak menghentikan perbuatan maksiat. Pasangan selingkuh tetap melakukan aktivitas perselingkuhannya.

Berikut saya berikan lima contoh saja judul berita di situs online, terkait kejadian perselingkuhan di bulan Ramadan. Sengaja tidak saya cantumkan link berita terkait; karena hanya ingin menunjukkan contoh saja.

(1) Asyik Mesum di Bulan Puasa, Pasangan Selingkuh Digerebek Warga
(2) Nekat Berzina Dua Kali di Bulan Puasa, Pasangan Selingkuh ini Digrebek
(3) Selingkuh di Bulan Ramadan, Ditangkap di Hotel
(4) Ketahuan Berzina Subuh Hari di Bulan Ramadan
(5) Bukannya Ibadah, Pasangan Ini Malah Selingkuh di Bulan Puasa

Bukankah ini sangat mengerikan? Pada bulan Ramadan, siangnya semua umat Islam diperintahkan untuk menahan diri dari makan, minum dan hubungan suami istri (yang sah).

Malamnya dianjurkan untuk menjalankan shalat tarawih dan memperbanyak membaca serta tadarus Al-Qur’an. Namun ada saja orang yang melakukan perselingkuhan dan kemaksiatan.

Mengapa masih ada kemaksiatan, jika setan-setan telah dibelenggu dan diikat dengan rantai? Berikut jawaban dari Imam Al-Qurthubi. Menurut beliau, makna setan dibelenggu di bulan Ramadan, ada tiga kemungkinan.

Pertama, setan dibelenggu dan diikat dengan rantai dari orang yang menjalankan puasa dengan benar. Adapun untuk mereka yang tidak menjalankan puasa dengan benar, maka setan tidaklah terbelenggu darinya.

Apa yang dimaksud dengan menjalankan puasa dengan benar? Tentu saja sejak benar niatnya, dan benar dalam pelaksanaannya. Nabi saw bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).

Kedua, seandainya dikatakan bahwa setan tidak mengganggu orang yang berpuasa, tetap saja maksiat bisa terjadi dengan sebab-sebab lain.

Misalnya dorongan hawa nafsu yang selalu mengajak pada kejahatan, kemaksiatan, dan perbuatan dosa lainnya. Hawa nafsu yang ada dalam diri manusia, sudah memiliki kecenderungan untuk mengikuti hal-hal yang menyenangkan diri sendiri.

Pada orang-orang yang telah memiliki kebiasaan maksiat dan telah menikmati tindakan maksiat dalam masa yang panjang serta tidak bertaubat, maka kebiasaan maksiat tetap bisa terjadi kendati setan-setan sedang dibelenggu. Tanpa menunggu diganggu setan, mereka telah terbiasa menikmati tindakan kemaksiatan.

Ketiga, setan yang diikat adalah “umumnya setan” dan yang memiliki pasukan. Sedangkan setan yang tidak memiliki pasukan tidaklah dibelenggu.

Baca juga: Suamiku Berselingkuh, Aku Balas Berselingkuh

Jika Setan Dibelenggu Saat Ramadan, Mengapa Tetap Terjadi Perselingkuhan?

Jika menggunakan kemungkinan makna yang ketiga ini, maka berarti masih ada setan berkeliaran selama Ramadan. Wajar jika masih banyak manusia tergoda setan.

Dengan demikian, masih terjadinya perselingkuhan dan perzinahan di bulan Ramadan, bisa didekati dari tiga kemungkinan makna yang dijelaskan di atas.

Jika menggunakan pendekatan pertama, mungkin pasangan selingkuh ini tidak menjalankan puasa dengan benar, maka mereka tetap diganggu setan.

Jika menggunakan pendekatan kedua, artinya pasangan selingkuh ini tidak kuasa melawan dorongan hawa nafsu mereka. Mungkin pula perselingkuhan sudah terjadi dalam waktu lama sehingga telah menjadi kebiasaan. Maka Ramadan tak bisa menghentikan tindakan selingkuh, karena sudah menjadi kebiasaan.

Jika menggunakan pendekatan ketiga, artinya pasangan selingkuh ini diganggu oleh setan yang tak memiliki pasukan. Setan yang kesendirian ini, masih leluasa berkeliaran mencari mangsa, yaitu manusia lemah iman yang mudah terkena goda.

Waspadalah, waspadalah, waspadalah.[ind]

Tags: Jika Setan Dibelenggu Saat RamadanMengapa Tetap Terjadi Perselingkuhan?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Menjaga Kesehatan di Bulan Ramadan

Next Post

Tanda Diterimanya Amalan Soleh di Bulan Ramadan

Next Post
Tanda Diterimanya Amalan Soleh di Bulan Ramadan

Tanda Diterimanya Amalan Soleh di Bulan Ramadan

Dukung Peningkatan Kesehatan Masyarakat, Anis Byarwati Beri Bantuan Meja dan Kursi Posyandu Lansia dan Balita RW 03 Batu Ampar

Dukung Peningkatan Kesehatan Masyarakat, Anis Byarwati Beri Bantuan Meja dan Kursi Posyandu Lansia dan Balita RW 03 Batu Ampar

Tanggung Jawab Ayah terhadap Anak Ketika Telah Bercerai

Tips Mengelola Gaji dan THR agar Tak Kebablasan

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    236 shares
    Share 94 Tweet 59
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9290 shares
    Share 3716 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4211 shares
    Share 1684 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4791 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga