• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 23 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Teras

Cina Muslim

25/04/2018
in Teras
73
SHARES
560
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Bu Nina patut bersyukur karena bisa memiliki rumah sendiri. Walau tidak sampai seratus meter per segi, rumah baru Bu Nina di bilangan komplek itu terasa nyaman. Tinggal bersama suami, tiga anak, dan satu ipar; keluarga Bu Nina mulai adaptasi.
Sebagai orang yang lebih banyak tinggal di rumah, banyak hal yang perlu dilakukan Bu Nina mengenalkan keluarganya di lingkungan baru. Khususnya kepada ibu-ibu satu erte. 
Bu Nina menyadari kalau suaminya yang warga keturunan perlu lebih aktif mengenalkan diri. Sayangnya, kesibukan suami Bu Nina yang sering keluar kota harus diambil alih Bu Nina dengan baik. 
“Suami ibu keturunan Cina, ya?” ucap Bu Erte suatu hari saat melapor.
“Ya, Bu. Maaf, suami saya gak bisa ikut, masih sibuk di luar kota,” jelas Bu Nina sambil memperlihatkan dokumen identitas keluarga.
“Muslim apa non muslim, Bu?” tanya Bu Erte lagi agak sungkan.
“Oh, muslim, Bu Erte. Nama panjangnya Dodi Lie, panggilannya Dodi,” jelas Bu Nina. 
Bu Nina pun menjelaskan kalau keluarga suaminya sudah sangat lama tinggal dan menyatu dengan orang asli Indonesia. Sudah turun temurun. Orang biasa menyebutnya dengan Cina Benteng.
Satu hal lagi, Bu Nina juga menceritakan kalau ia tidak hanya tinggal bersama suami dan tiga anak mereka. Melainkan juga bersama adik ipar Bu Nina. 

“Panggil Lie saja, Bu Erte,” ungkap Bu Nina ketika menjelaskan nama panggilan iparnya. 
Jika melihat sepintas, orang tidak menyangka kalau Lie tidak normal seperti yang lainnya. Usianya sudah di atas tiga puluhan, badannya tegap, sehat, dan tanpa cacat fisik. Satu lagi yang siapa pun melihatnya, pasti akan menganggap Lie normal-normal saja. Yaitu, pakaiannya yang selalu rapi alias perlente.
Padahal, Bu Nina merasakan betul seperti apa repotnya mengurus Lie. Mulai menyiapkan baju dan celana, mengatur pola makan dan tidur, serta mengawasi agar tidak terlalu jauh dari rumah.
Menurut suami Bu Nina, Lie sejak usia dua tahun mengalami gegar otak karena terjatuh. Akibatnya, dokter memperkirakan perkembangan otak Lie sangat dan sangat lambat. Ia hanya bisa merespon senyum, marah, dan ucapan-ucapan singkat  seperti ya, tidak, mau, ogah, dan lain-lain. Selebihnya, tulalit. 
Namun, ada kelebihan tersendiri dari Lie yang membuatnya cepat dikenal lingkungan erte. Lie murah senyum kepada siapa pun, suka membantu orang yang merasa berat ketika mengangkat sesuatu, dan selalu berdiri di depan rumah untuk menyapa orang yang lewat.
Suatu hari, secara tertulis, Bu Erte mengundang Bu Nina atau suami untuk ikut hadir dalam pemilihan ketua erte. Sayangnya, pada saat pemilihan itu, Bu Nina dan anak-anak sedang pergi untuk menjenguk kakaknya yang sedang sakit. Mungkin pulangnya menjelang Maghrib.
Sore itu, tinggalah Lie seorang diri sambil tetap asyik menyapa orang-orang yang lewat depan rumah Bu Nina. Lie tersenyum ketika tiba-tiba orang-orang mengajaknya ke tempat pertemuan warga. “Hayo, Pak. Ikut sama-sama. Barengan yuk ke pemilihan erte!” ucap seorang bapak kepada Lie. 
Lie pun mengikut saja. Ia bersama-sama para warga berangkat ke tempat pertemuan pemilihan pengurus erte. 
Setibanya di rumah, Bu Nina agak panik mendapati Lie tidak berada di rumah. Saat itu, ia baru teringat kalau sore itu ada pemilihan pengurus erte. Bu Nina khawatir terjadi sesuatu terhadap Lie. Ia pun bergegas menuju tempat acara.
Dan, betapa terkejutnya Bu Nina ketika melihat Lie duduk bersama-sama sejumlah orang di depan forum warga. “Aduh, ngapain Lie duduk di depan?” gundah Bu Nina sambil mencari tahu keadaan acara.
Bu Nina mendengar seseorang berbicara, “Alhamdulillah, pengurus baru suda terpilih. Ketuanya, tetap ketua Erte lama. Hanya stafnya saja yang terlihat wajah baru. Salah satunya, Lie!”
“Waduh!” batin Bu Nina kian gusar. “Jangan-jangan…,” bisik Bu Nina sambil mencoba bergeser ke arah depan untuk memastikan tidak terjadi apa-apa dengan Lie.
“Selamat, ya Bu Nina. Adik ipar Ibu terpilih jadi salah seorang staf Erte,” ucap seorang ibu yang mempersilakan Bu Nina duduk.
Bu Nina pun memohon untuk bisa menyampaikan sesuatu ke hadapan forum. Setelah disetujui, Bu Nina menceritakan keadaan Lie yang sebenarnya.
“Maaf, bapak-bapak, ibu-ibu. Adik ipar saya ini sebenarnya tidak layak menjadi pengurus erte. Dari luarnya saja ia seperti pintar. Tapi, sebenarnya gak bisa apa-apa. Ia pernah gegar otak ketika masih kecil,” jelas Bu Nina yang disambut riuh oleh peserta pertemuan.
“Bu Nina, terima kasih penjelasannya,” ucap Bu Erte sambil meminta maaf atas kelalaian yang terjadi. “Sebenarnya, nama panjang Lie siapa, ya, Bu? Supaya kami bisa membedakan Lie yang ipar ibu dengan Lie suami ibu,” tambah Bu Erte lagi.
“Oh ya. Nama suami saya Dodi Lie. Nama panjang adik ipar saya ini Joko Lie. Tapi panggil saja Lie,” jawab Bu Nina sambil mengajak Lie pulang.  (muhammad nuh)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pasangan Nur-Firdaus Favorit di Kalangan Muda dan Pemula

Next Post

Bercak Putih di Mulut Bayi, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Next Post
Timbul Bercak Putih di Mulut Bayi, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Bercak Putih di Mulut Bayi, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Yuk Sarapan Pagi dengan Poached Egg nan Lumer

Wajah Baru Masjid Raya Baiturrahman Aceh dari Payung Elektronik, Marmer dan Basement

  • Pendaftaran Mudik Gratis Jasindo 2026 Dibuka Hari Ini, Simak Rutenya

    Pendaftaran Mudik Gratis Jasindo 2026 Dibuka Hari Ini, Simak Rutenya

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7996 shares
    Share 3198 Tweet 1999
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1915 shares
    Share 766 Tweet 479
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3521 shares
    Share 1408 Tweet 880
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1673 shares
    Share 669 Tweet 418
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Terus Tekan Trump, ‘Kartu Huckabee’ Dimainkan Israel

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1741 shares
    Share 696 Tweet 435
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5285 shares
    Share 2114 Tweet 1321
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga