• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 11 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Orangtua yang Enggak Tegaan

29/08/2026
in Parenting, Unggulan
Orangtua yang Enggak Tegaan

(foto: pixabay)

91
SHARES
698
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ORANGTUA yang enggak tegaan. Bunda, kita tidak tahu berapa lama lagi kita membersamai mereka. Bagaimanapun juga setiap manusia itu ada batas umurnya.

Sampai kapan batas umur kita itu, semua rahasia Tuhan.

Jadi kita harus menyiapkan anak supaya mereka mandiri. Jangan sedikit-sedikit, anak sering dibantu. Saat mereka sudah mampu menyelesaikan urusannya sendiri, biarkan mereka menyelesaikan masalahnya sendiri.

Biasanya dengan alasan agar waktu lebih cepat, orang tua terlalu banyak membantu urusan anak. Misalnya setelah bangun tidur anak akan berangkat sekolah.

Bunda memandikan anak, Bunda juga sudah siapkan bajunya, membantu memakai baju dan celana, menyiapkan makanan lalu menyuapi anak dan masih banyak keterlibatan orang tua yang sebenarnya membuat anak tidak mandiri karena sering mendapat bantuan.

Bagaimana Bun, kalau mulai sekarang kita minta anak untuk lebih mandiri, misalnya anak kita minta untuk memilih baju yang ia sukai dan biarkanlah mereka memakai bajunya sendiri.

Saat mau berangkat sekolah, biasanya Bunda memakaikan kaos kaki dan membantu mengikat tali sepatu, bagaimana Bun kalau Bunda membiarkan mereka memakai kaos kaki sendiri dan mengikat tali sepatu sendiri.

Mulai sekarang, Bunda tidak membantu mereka tetapi melakukan supervisi (mengawasi) apakah yang mereka lakukan itu sudah benar. Jangan jadi super woman Bun, apa-apa yang anak butuhkan, Bunda lakukan.

Makan disuapin, mandi dimandiin, pakai baju dipakaiin, tidak bisa mengikat tali sepatu dibantu, bahkan tidak bisa mengerjakan PR pun, Bunda yang kerjakan.

Enak sekali jadi anaknya Bunda itu ya, terus kapan anak bisa jika semua Bunda yang kerjakan. Sebagian besar alasannya, biar cepatlah, kasihanlah, tidak tegalah, masih kecillah.

Bun, apa Bunda tidak kasihan kepada anak saat anak tidak bisa mengancingkan baju sendiri disaat teman-temannya sudah bisa.

Saat anak tidak bisa mengikat tali sepatu sendiri disaat teman-temannya sudah bisa. Nanti jadi bahan olok-olok, kan anaknya bisa malu Bun.

baca juga: Afirmasi Positif untuk Ayah Bunda dalam Parenting

Orang Tua yang Enggak Tegaan

Lalu ini yang lebih penting Bun, setiap bala bantuan yang terus menerus Bunda lakukan itu, akan membuat anak tidak mandiri.

Anak akan memiliki karakter selalu tergantung pada orang lain, mudah terombang-ambing, tidak memiliki prinsip dan pendirian.

Ketika menghadapi masalah, anak akan gampang stres dan tertekan karena sudah terbiasa menerima bantuan.

Anak tidak bisa mengelola dirinya saat mendapatkan masalah, sebab mereka tidak terbiasa menyelesaikan masalahnya sendiri.

Anak terbuai dan merasa nyaman dengan berbagai bantuan saat mereka mendapatkan masalah.

Ketika bantuan tidak ada, dewa penolongnya sudah pergi, saat mereka mendapatkan masalah maka mereka akan stress, tertekan, menyerah, takut, lari, ringkih.

Bunda, biarkan anak mandiri dan belajar menemukan solusi sendiri saat mereka dihadapkan dengan masalah.

Buang rasa enggak tegaan yang Bunda rasakan Bun, demi masa depan anakmu yang lebih baik.

Biarkanlah ia menyelesaikan masalahnya sendiri, jangan dibantu, yang bisa Bunda lakukan adalah memberikan nasihat dan motivasi dan tentu saja supervisi (pengawasan).

Saat anak bertengkar dengan adiknya, jangan menjadi hakim yang memutus siapa yang benar dan siapa yang salah lalu memberi hukuman bagi yang salah.

Lebih baik, Bunda dorong mereka untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri.

Sederhananya Bun, saat mereka berebutan mainan dan keduanya tidak mau mengalah, lalu salah satunya protes dan mengadu pada Bunda, sampaikan kepada keduanya, agar menyelesaikan masalah mereka sendiri.

Nasihati keduanya, jangan sedikit-sedikit ada masalah mengadu, sedikit-sedikit mengadu. Doronglah untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri tanpa campur tangan Bundanya.

Ajarkan mereka untuk meminta maaf ketika bersalah dan memberi maaf jika ada orang yang minta maaf. Ajarkan kepada mereka sikap mengalah dan mendahulukan orang lain.

Ajarkan kepada mereka sikap memberi. Ajarkan kepada mereka untuk menjaga barang miliki orang lain. Ajarilah mereka untuk menghargai orang lain, tidak meremehkan dan merendahkan.

Bunda, orang-orang sukses itu adalah mereka yang bertahan terhadap masalah bukan mereka yang gampang menyerah, mampu bangkit lagi saat gagal, mampu bertanggung jawab dan mampu mengatasi kesulitannya sendiri.

Saat gagal mereka akan bangkit lagi, gagal lagi bangkit lagi hingga kegagalan itu sendiri yang merasa lelah, menyerah kalah dan ending-nya adalah sebuah keberhasilan.

Bunda, karakter mandiri, pantang menyerah dan mampu menyelesaikan masalah sendiri itu perlu ditanamkan sejak dini agar tersimpan dalam otak bawah sadar dan menjadi karakternya saat mereka beranjak dewasa.

Jangan menjadi orang tua yang nggak tegaan melihat anak tidak bisa menyelesaikan masalah sendiri lalu menangis, marah dan kesal.

Jangan karena anak sedikit-sedikit menangis, sedikit-sedikit marah, sedikit-sedikit kesal saat mereka tidak bisa menyelesaikan masalahnya sendiri, terus Bunda membantunya karena tidak tega.

Terus bimbing dan arahkan mereka sehingga mereka bisa mandiri dan mampu menyelesaikan masalahnya sendiri karena tidak selamanya kita ada dan menemani mereka.[ind]

Sumber: Komunitas Rumah Pintar Aisha

Tags: Orangtua yang Enggak Tegaan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Beberapa Alasan Menggunakan Sabun Cuci Muka yang Gentle

Next Post

Dari JISc Kodam ke London! Jeja, Peserta Termuda HIPPO Olympiad, Bawa Nama Indonesia

Next Post
Dari JISc Kodam ke London! Jeja, Peserta Termuda HIPPO Olympiad, Bawa Nama Indonesia

Dari JISc Kodam ke London! Jeja, Peserta Termuda HIPPO Olympiad, Bawa Nama Indonesia

Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

Kisah Kasim Pembersih Wajan, Sang Pencari Lailatul Qadar

Menyikapi Orangtua yang Awam Agama

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9510 shares
    Share 3804 Tweet 2378
  • Gayeng Guyub Sidomukti Hadirkan Kreasi Batik Hasil Kolaboraksi Pemkab Gunung Kidul Bersama Dompet Dhuafa Yogyakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1351 shares
    Share 540 Tweet 338
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2459 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11832 shares
    Share 4733 Tweet 2958
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2401 shares
    Share 960 Tweet 600
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4854 shares
    Share 1942 Tweet 1214
  • Hiduplah dengan Sederhana dan Jauhkan Diri dari Sifat Sombong

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Zero Mistake, Inspirasi Kreatif dari Wishnutama yang jadi Sosok di balik Megahnya Gala Dinner G20 Bali

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4295 shares
    Share 1718 Tweet 1074
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga