• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 29 November, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Aktivis Medan Gelar Diskusi Jurnalistik Dakwah dan Kemanusiaan

Februari 7, 2018
in Berita
69
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sudah dua tahun terakhir, Tarmizy Harva tak mau menerima order foto prewed (pre-wedding). Kalau kepepet lantaran yang meminta saudara atau karibnya, dia akan lempar ke fotografer lain. Hatta bayarannya menggiurkan sekalipun.

Itulah salah satu konsekuensi hijrah Tarmizy. Saya baru dua tahun hijrah, ujar fotografer senior tersebut dalam diskusi Kelas Berbagi di Kede Wa Jenggot Jalan Perjuangan, Setia Budi, Medan, Sumatera Utara, Senin (5/2) malam.

 Belasan aktivis dakwah dan kemanusiaan mengikuti perbincangan itu. Mereka berasal dari sejumlah organisasi atau komunitas yakni Ikatan Alumni IPB, Daarul Quran, Dewan Dakwah, PKPU, BSMI, LAZ Ulil Albab, Pesantren Raudhatul Hasanah, Komunitas Medan Bergerak, dan Yayasan Harva.
Bertindak sebagai fasilitator diskusi adalah Nurbowo yang aktif di Daarul Quran, Dewan Dakwah, dan Forum Jurnalis Muslim (Forjim).

Tarmizy yang pernah menjadi juru foto Majalah Tempo, Gamma, dan belasan tahun jadi stringer kantor berita Reuters, mengungkapkan, perubahan hidupnya disebabkan kondisi lingkungan pekerjaan dan dukungan sang istri.

Ketika saya merasa tidak puas dan kecewa dengan lingkungan pekerjaan saya, istri saya mengingatkan untuk kembali ke Al Quran. Waktu itu saya memang sudah jauh dari Quran, ungkapnya didampingi istri.

Setelah mulai membaca Quran lagi, spiritulitas Tarmizy terbangunkan. Alhamdulillah dalam waktu dua tahun terakhir saya sudah khatam baca Quran dan terjemahnya tiga kali, tuturnya.

Kini, Tarmizy selektif dalam menerima pekerjaan dan pertemanan. Sehari-hari ia mengajar di kampus, menggerakkan yayasan kepedulian, dan menjadi fotografer free-lance.

Dia berharap, melalui diskusi itu terjalin komunitas jurnalistik dakwah dan kemanusiaan di Sumatera Utara. Saya siap menyedekahkan profesi saya untuk kepentingan tersebut, tandasnya.

Koko, peserta lain, curhat karena selama ini belum kesampaian untuk keluar negeri sebagai aktivis kemanusiaan. Ia juga meminta tips untuk menulis yang mampu menggerakkan pembaca untuk berdonasi.

Apakah masih ada masa depan bagi media cetak? gugat Surya, relawan LAZ Ulil Albab Kota Medan. 

Fasilitator menjelaskan masih ada walau semakin tergerus media digital berbasis internet. Namun, media cetak kudu menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman. Misal, penampilan harus atraktif, banyak foto yang menarik dan tidak berpanjang-panjang kata.

Diskusi berlanjut hingga nyaris tengah malam. Peserta sepakat untuk membentuk komunitas jurnalistik dakwah dan kemanusiaan Medan. Ahmad Ridho didapuk sebagai koordinatornya.

Kede Wa Jenggot beserta fasilitasnya terbuka untuk markas dan aktivitas komunitas. Silakan dipakai, free, soal ada yang beli makan-minum atau tidak itu rejeki saya, kata Ridho, pemilik kedai, sambil tersenyum.[ah/bowo]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Nasib Warga Pulau Kera NTT, Tak Miliki KTP, dan Terancam Direlokasi

Next Post

Masjid Turki di Jerman Kembali Diserang Kelompok PKK

Next Post

Masjid Turki di Jerman Kembali Diserang Kelompok PKK

Polandia Bantah Tuduhan Terlibat dalam Genosida Yahudi

Denmark Berencana Larang Penggunaan Cadar

  • Nur Izzaty Hafizah, Meninggal Dunia Akibat Infeksi Bagian Paru-Paru

    Nur Izzaty Hafizah, Meninggal Dunia Akibat Infeksi Bagian Paru-Paru

    166 shares
    Share 66 Tweet 42
  • Dari Mandi Lumpur Hingga Makan Cicak, Muhammadiyah Soroti Fenomena Ngemis Online di Tiktok

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Jangan Putus Asa, Ada 20 Pintu Rezeki yang Bisa Kamu Usahakan

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3234 shares
    Share 1294 Tweet 809
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5159 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1590 shares
    Share 636 Tweet 398
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7664 shares
    Share 3066 Tweet 1916
  • Islamic Relief Indonesia Dirikan 83 Huntara di Cianjur dan Cash Voucher untuk 5.600 Penerima Manfaat

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga