• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 14 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Aktivis Medan Gelar Diskusi Jurnalistik Dakwah dan Kemanusiaan

07/02/2018
in Berita
70
SHARES
542
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sudah dua tahun terakhir, Tarmizy Harva tak mau menerima order foto prewed (pre-wedding). Kalau kepepet lantaran yang meminta saudara atau karibnya, dia akan lempar ke fotografer lain. Hatta bayarannya menggiurkan sekalipun.

Itulah salah satu konsekuensi hijrah Tarmizy. Saya baru dua tahun hijrah, ujar fotografer senior tersebut dalam diskusi Kelas Berbagi di Kede Wa Jenggot Jalan Perjuangan, Setia Budi, Medan, Sumatera Utara, Senin (5/2) malam.

 Belasan aktivis dakwah dan kemanusiaan mengikuti perbincangan itu. Mereka berasal dari sejumlah organisasi atau komunitas yakni Ikatan Alumni IPB, Daarul Quran, Dewan Dakwah, PKPU, BSMI, LAZ Ulil Albab, Pesantren Raudhatul Hasanah, Komunitas Medan Bergerak, dan Yayasan Harva.
Bertindak sebagai fasilitator diskusi adalah Nurbowo yang aktif di Daarul Quran, Dewan Dakwah, dan Forum Jurnalis Muslim (Forjim).

Tarmizy yang pernah menjadi juru foto Majalah Tempo, Gamma, dan belasan tahun jadi stringer kantor berita Reuters, mengungkapkan, perubahan hidupnya disebabkan kondisi lingkungan pekerjaan dan dukungan sang istri.

Ketika saya merasa tidak puas dan kecewa dengan lingkungan pekerjaan saya, istri saya mengingatkan untuk kembali ke Al Quran. Waktu itu saya memang sudah jauh dari Quran, ungkapnya didampingi istri.

Setelah mulai membaca Quran lagi, spiritulitas Tarmizy terbangunkan. Alhamdulillah dalam waktu dua tahun terakhir saya sudah khatam baca Quran dan terjemahnya tiga kali, tuturnya.

Kini, Tarmizy selektif dalam menerima pekerjaan dan pertemanan. Sehari-hari ia mengajar di kampus, menggerakkan yayasan kepedulian, dan menjadi fotografer free-lance.

Dia berharap, melalui diskusi itu terjalin komunitas jurnalistik dakwah dan kemanusiaan di Sumatera Utara. Saya siap menyedekahkan profesi saya untuk kepentingan tersebut, tandasnya.

Koko, peserta lain, curhat karena selama ini belum kesampaian untuk keluar negeri sebagai aktivis kemanusiaan. Ia juga meminta tips untuk menulis yang mampu menggerakkan pembaca untuk berdonasi.

Apakah masih ada masa depan bagi media cetak? gugat Surya, relawan LAZ Ulil Albab Kota Medan. 

Fasilitator menjelaskan masih ada walau semakin tergerus media digital berbasis internet. Namun, media cetak kudu menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman. Misal, penampilan harus atraktif, banyak foto yang menarik dan tidak berpanjang-panjang kata.

Diskusi berlanjut hingga nyaris tengah malam. Peserta sepakat untuk membentuk komunitas jurnalistik dakwah dan kemanusiaan Medan. Ahmad Ridho didapuk sebagai koordinatornya.

Kede Wa Jenggot beserta fasilitasnya terbuka untuk markas dan aktivitas komunitas. Silakan dipakai, free, soal ada yang beli makan-minum atau tidak itu rejeki saya, kata Ridho, pemilik kedai, sambil tersenyum.[ah/bowo]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Nasib Warga Pulau Kera NTT, Tak Miliki KTP, dan Terancam Direlokasi

Next Post

Masjid Turki di Jerman Kembali Diserang Kelompok PKK

Next Post

Masjid Turki di Jerman Kembali Diserang Kelompok PKK

Polandia Bantah Tuduhan Terlibat dalam Genosida Yahudi

Denmark Berencana Larang Penggunaan Cadar

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    502 shares
    Share 201 Tweet 126
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9315 shares
    Share 3726 Tweet 2329
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4223 shares
    Share 1689 Tweet 1056
  • Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026: Kuatkan Keluarga untuk Cetak Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11757 shares
    Share 4703 Tweet 2939
  • 5 Wisata Halal Singapura yang Wajib Masuk Itinerary

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4801 shares
    Share 1920 Tweet 1200
  • Perempuan Berpengetahuan dan Berdaya Jadi Kunci Penguatan Kesehatan Keluarga di Asia Pasifik

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1281 shares
    Share 512 Tweet 320
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga