• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 28 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Status Sosial Itu Bernama Kaya

20/09/2023
in Nasihat
Selalu Ada Keseimbangan

Ilustrasi, foto: ici.net.au

79
SHARES
609
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KAYA bukan hanya menunjukkan tingkat kesuksesan ekonomi seseorang. Kaya juga menunjukkan tingkat status sosial di masyarakat.

Ada pengamat sosial yang terheran-heran dengan sejumlah orang yang begitu hobi koleksi mobil. Jumlah mobil di garasi jauh lebih banyak dari jumlah anggota keluarga di rumah itu.

Mungkin pengamat itu lupa bahwa mobil bisa menunjukkan status sosial. Kalau mobil yang dipakai itu-itu saja, maka hal itu menunjukkan bahwa si pemilik mobil status sosialnya masih standar.

Mereka yang mobilnya lebih banyak dari jumlah anggota keluarga tentu bukan tanpa maksud. Apalagi kalau bukan ingin menunjukkan status sosial yang ia miliki.

Jadi, mobil-mobil itu digunakan untuk kebutuhan yang berbeda-beda. Jika ingin ke kantor mobilnya ini, untuk ke mal mobilnya yang itu, dan untuk kondangan maka mobilnya lain lagi. Dan seterusnya.

Begitu pun dengan harga mobil. Hal ini menunjukkan bahwa mobil bukan sekadar alat transportasi. Tapi juga sebagai alat untuk menunjukkan tingkat gengsi.

Itu baru mobil. Belum tentang busana, lokasi rumah tinggal, tas, sepatu, jam tangan, perhiasan, dan lainnya.

Dalam Islam, kalau hal itu memang bersumber dari yang halal, sah-sah saja orang memiliki harta yang banyak. Dan sah pula mau seperti apa orang itu memakainya.

Tapi, lain lagi jika seseorang berinteraksi dengan orang lain. Di situlah diperlukan empati. Yaitu, tidak menunjukkan kelebihan pendapatan di lingkungan yang minim pendapatan.

Kalau kita belum mampu membantu mereka, jangan tunjukkan kerendahan mereka.

Umumnya masyarakat kita memang lebih menghormati mereka dengan penampilan yang wah. Jika tamu datang dengan mobil mewah, maka tuan rumah begitu sibuk menyambut. Tapi ketika yang datang dengan bersepeda, satpam pun tak tertarik membukakan pintu.

Pernah para pengurus masjid kasak-kusuk tentang honor seorang penceramah. Hal ini bukan dipengaruhi karena isi ceramahnya, bukan pula karena gelar si penceramah. Tapi karena si penceramah datang dengan mobil merek merci terbaru.

Bayangkan jika si penceramah datang dengan motor bebek jadul, rasanya berapa pun honor yang diberikan tak perlu dirisaukan. Bayangkan, status sosial dan gengsi sudah merasuki dunia dakwah.

Perhatikan dengan keadaan rumah orang-orang kaya. Rumahnya besar, pagarnya tinggi-tinggi, dan ada sekuritinya. Dan hal itu menjadi hal lumrah di masyarakat kita.

Seolah-olah, orang-orang dan lingkungan di sekitar rumah itu begitu berbahaya. Kalau tidak ada pagar dan keamanan, orang akan bebas masuk dan mencuri.

Pertanyaannya dengan rumah-rumah seperti itu, adakah keakraban antar tetangga. Adakah persaudaraan sesama tetangga. Mereka saling menyapa saat bertemu, dan saling membawakan masakan untuk tetangga.

Rasanya, jangankan akrab dan bersaudara, saling kenal saja mungkin tidak. Bahkan mungkin, keseharian mereka kerap diliputi kecurigaan antar tetangga.

Lalu, bagaimana jika salah satu dari mereka ada yang meninggal dunia? Siapa yang akan mengurus jenazah, memandikan, mengkafani, menyalatkan, dan menguburkan?

Harta memang perlu untuk hidup yang layak. Tapi tidak berarti dengan harta, kita terkungkung dalam jebakan status sosial yang kita ciptakan sendiri.

Andai semua rumah tanpa pagar. Andai yang punya mobil menawarkan ke tetangganya untuk boleh dipakai. Andai kita bisa datang ke rumah tetangga kapan pun untuk sekadar mengobrol. Andai kita memahami firman Allah bahwa hanya orang beriman yang bisa bersaudara. [Mh]

 

 

 

Tags: Status Sosial Itu Bernama Kaya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hadirkan Keindahan Ragam Tanaman Hias dan Inovasi Dunia Tanaman, FLOII Expo 2023 Siap Digelar

Next Post

Ibu Curi Telur demi Makan Tiga Anaknya

Next Post
Ibu Curi Telur demi Makan Tiga Anaknya

Ibu Curi Telur demi Makan Tiga Anaknya

Ini 3 Tipe Keluarga Akhir Zaman

Ini 3 Tipe Keluarga Akhir Zaman

Pengacara Dini Eka Putri Ungkap Peran Perempuan di Ranah Hukum

Pengacara Dini Eka Putri Ungkap Peran Perempuan di Ranah Hukum

  • Leshia Tivana Billar Rayakan Ulang Tahun Pertamanya dengan Outfit Serba Putih

    Leshia Tivana Billar Rayakan Ulang Tahun Pertamanya dengan Outfit Serba Putih

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7896 shares
    Share 3158 Tweet 1974
  • Victory Waterpark Soreang, Referensi Liburan Keluarga di Bandung

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    476 shares
    Share 190 Tweet 119
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4092 shares
    Share 1637 Tweet 1023
  • Ayo Less Waste Bersama PNH Menyalurkan Bibit Pohon di Yogyakarta dalam Upaya Cegah Bencana Ekologis Berulang

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5265 shares
    Share 2106 Tweet 1316
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3430 shares
    Share 1372 Tweet 858
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Daftar Media Islam di Indonesia: Sumber Tepercaya untuk Edukasi, Dakwah, dan Keluarga Muslim

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga