• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 30 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Manusia di Alam Semesta yang Besar

13/06/2023
in Nasihat
Lima Hikmah Ibadah Haji

Ilustrasi, foto: blogspot.com

82
SHARES
628
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEORANG mahasiswa filsafat menceritakan pengalamannya menjadi mualaf. Hanya Islam yang bisa menjawab kebingungannya selama ini.

Ia pernah menyimpan pertanyaan besar tentang manusia dan alam semesta. Pertanyaan itu adalah kenapa harus ada kiamat kalau hanya untuk memusnahkan umat manusia.

Menurutnya, bumi di mana manusia tinggal tak ubahnya seperti butiran pasir di jutaan galaksi yang tak terbilang. Sayang sekali harus menghancurkan yang besar itu hanya untuk memusnahkan bumi di mana manusia tinggal.

Jawaban itu tak kunjung ia temukan di agamanya. Pun tak ia temukan di agama-agama lain hingga akhirnya ia menemukan Islam.

Setidaknya kegusarannya itu terjawab dalam Surah Al-Baqarah ayat 29. “Dialah (Allah) yang menciptakan segala apa yang ada di bumi untukmu, kemudian Dia menuju ke langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.”

Logika kita yang tidak seberapa rasanya sulit memahami bahwa alam raya yang besar ini hanya ‘aksesoris’ untuk manusia di bumi.

Imam Ibnu Katsir menafsirkan ayat di atas. Menurutnya, Allah menciptakan bumi terlebih dahulu baru kemudian menyempurnakannya dengan tujuh lapis langit.

Para ahli lain pun menjelaskan bahwa Ka’bah yang berada di Mekah merupakan titik pusat alam semesta yang terhubung langsung dengan ‘Arsy Allah subhanahu wata’ala.

Seolah seisi alam semesta berputar terus-menerus tanpa henti mengelilingi Ka’bah, seperti berputarnya jamaah haji atau umrah yang melaksanakan thawaf.

Jadi, keberadaan manusia bukan di posisi yang terpisah satu sama lain dengan seisi alam semesta. Sebaliknya, semua satu rangkaian dalam satu putaran beribadah kepada Allah subhanahu wata’ala. Dan pusatnya ada pada eksistensi manusia itu sendiri.

Masya Allah. Betapa besar dan agungnya Allah subhanahu wata’ala. Kalau aksesoris untuk manusia di bumi yang sementara ini saja sebesar dan sedahsyat itu, bagaimana dengan balasan yang telah Ia siapkan untuk hamba-hambaNya yang beriman dan bertakwa.

Maha Benar Allah dalam firman-Nya, “Dan bersegeralah kalian mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran: 133)

Karena itu, jangan terbuai dan terpedaya dengan ‘remeh-temeh’ kehidupan saat ini. Tugas utama hidup ini adalah beribadah kepada Allah. Suatu saat, dengan iman dan takwa itu, kita akan menikmati kenikmatan yang bukan lagi aksesoris, melainkan yang sebenarnya. [Mh]

Tags: Manusia di Alam Semesta yang Besar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ulama Yahudi yang Mengajukan 3 Pertanyaan kepada Rasulullah

Next Post

BAKN Kritisi Ambisi Pemerintah dalam Pembangunan Infrastruktur yang Tidak Disertai Kemampuan Domestik

Next Post
BAKN Kritisi Ambisi Pemerintah dalam Pembangunan Infrastruktur yang Tidak Disertai Kemampuan Domestik

BAKN Kritisi Ambisi Pemerintah dalam Pembangunan Infrastruktur yang Tidak Disertai Kemampuan Domestik

Membangun Keluarga Harus Sukses

Membangun Keluarga Harus Sukses

Kita Sampai di Penghujung Bulan Dzulqa'dah

Keutamaan Amalan pada Bulan Dzulqa'dah

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    567 shares
    Share 227 Tweet 142
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8538 shares
    Share 3415 Tweet 2135
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4375 shares
    Share 1750 Tweet 1094
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Keindahan Tersembunyi di Kaki Gunung Semeru

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Perbedaan Air Mani dan Madzi

    252 shares
    Share 101 Tweet 63
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga