• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 13 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

19/12/2022
in Khazanah, Unggulan
Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

Foto: Pixabay

102
SHARES
781
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SETIAP kali terjadi bencana alam, ramai dibicarakan apakah peristiwa yang terjadi merupakan azab dari Allah atau bukan?

Sebagian orang menyakini bahwa hal tersebut merupakan azab akibat berbagai kemaksiatan dan kemunkaran yang terjadi di daerah tersebut.

Biasanya hal ini akan diiringi dengan semacam invesitigas, kemunkaran apa yang terjadi di daerah tersebut sehingga mengundang bencana?

Pandangan ini tidak sepenuhnya salah, karena memang beberapa dalil baik dalam Al-Quran maupun sunah memberikan isyarat bahwa akibat dari banyaknya kemaksiatan dan kemunkaran adalah turunnya ‘bala’ dan ‘hukuman’ dari Allah.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Jurnalis Siaga Bencana

Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

Beberapa hadis menunjukkan bahwa jika kemaksiatan sudah merajalela di tengah masyarakat, Allah akan turunkan ‘azab’Nya. Di antaranya hadis berikut:

ما ظهرَ في قومٍ الزِّنا والرِّبا ؛ إلَّا أحلُّوا بأنفسِهِم عذابَ اللهِ

“Manakala zina dan riba merebak di suatu negeri, itu artinya mereka sedang mengundang azab Allah.” (HR. Ahmad, no. 3809, Ibnu Hibban, no. 4410)

Bahkan dalam Al-Quran, Allah menyatakan bahwa berbagai kerusakan (bencana) di daratan dan di lautan (di desa maupun di kota), tujuannya adalah;

لِيُذِيقَهُم بَعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟

“….Supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka… “ (QS. Ar Rum: 42)

Para ulama tafsir mengatakan, kata ‘sebagian’ pada ayat tersebut menggambarkan bahwa berbagai bencana yang menimpa umat manusia adalah baru ‘sebagian kecil’ dari azab yang Allah perlihatkan di dunia. Sebagian besar sisanya, jika tidak bertaubat, akan jauh lebih dahsyat nanti Allah timpakan di hari kiamat.

Namun demikian, melakukan vonis bahwa pada setiap bencana sebagai azab, juga tidak sepenuhnya dapat dibenarkan, apalagi jika wilayah tersebut banyak orang beriman dan ahli ketaatan.

Pertama karena azab yang sifatnya massif di suatu negeri itu sudah Allah ‘hapuskan’.

Bahkan para ulama menyatakan bahwa hal tersebut sudah ‘dihapus’ sejak diturunkannya kitab Taurat pada masa Nabi Musa alaihissalam, setelah ditenggelamkannya Fir’aun, sebagaimana diisyaratkan dalam Surat As-Syuara:

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ مِنۢ بَعْدِ مَآ أَهْلَكْنَا ٱلْقُرُونَ ٱلْأُولَىٰ بَصَآئِرَ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَرَحْمَةً لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

“Sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) sesudah Kami binasakan generasi-generasi yang terdahulu, untuk menjadi pelita bagi manusia dan petunjuk dan rahmat, agar mereka ingat.” (QS. Al-Qashash: 43)

Dalam hadis riwayat Al Hakim, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam mengutip ayat ini untuk menjelaskan bahwa sejak diturunkannya Taurat, Allah meniadakan azab yang membinasakan suatu negeri (HR. Hakim, no. 3534)

Kedua, banyak riwayat hadis yang menyatakan bahwa berbagai musibah yang menimpa muslim, justru akan meninggikan derajatnya di sisi Allah, bahkan hingga derajat syahid.

Sebab bedasarkan hadis riwayat Muslim, orang yang wafat karena penyakit tho’un (wabah), orang yang mengalami sakit pada perutnya, orang yang tertimpa reruntuhan (longsor) dan orang yang mati tenggelam dan yang terbunuh dalam perang di Sabilillah, maka dia tergolong mati syahid.

Bahkan, boleh jadi musibah atau bencana yang menimpa seseorang justru alamat cinta dari Allah. Karena Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menyatakan bahwa jika Allah mencintai seseorang maka Dia akan menguji mereka, semakin tinggi bala’nya semakin besar pahalanya..

إنَّ عِظَمَ الجزاءِ مع عِظَمِ البلاءِ ؛ و إنَّ اللهَ تعالى إذا أحبَّ قومًا ابتلاهم

“Sesungguhnya besarnya balasan tergantung besarnya ujian. Sesugguhnya Allah Taala jika mencintai suatu kaum, maka Dia akan mengujinya.” (HR. Tirmizi, no. 2396)

Jadi bagaimana kesimpulannya? Apakah bencana yang terjadi dapat dibilang azab atau bukan?

Mungkin dapat kita rangkum semuanya dengan menyatakan bahwa bencana yang terjadi di berbagai tempat adalah azab Allah bagi ahli maksiat, penghapus dosa dan peninggi derajat bagi orang saleh, dan lambang cinta Allah bagi para kekasih dan wali Allah yang sangat tinggi kedudukannya karena ketakwaannya kepadaNya.

Wallahu a’lam.

Catatan: Ustadz Abdullah Haidir, Lc

Tags: Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Doa dan Dzikir agar Tidak Malas

Next Post

Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

Next Post
Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

Paragon Gelar Graduation Ceremony Wardah Inspiring Teacher 2022

Paragon Gelar Graduation Ceremony Wardah Inspiring Teacher 2022

Anak-anak SMU JIBBS Studi di Madinah

Memasukkan Sekolah dengan Latar Belakang Agama yang Bagus

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8383 shares
    Share 3353 Tweet 2096
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4299 shares
    Share 1720 Tweet 1075
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3782 shares
    Share 1513 Tweet 946
  • Senam Ling Tien Kung: Sejarah, Cara Pelaksanaan, dan Manfaatnya

    435 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Istana Nurul Iman Brunei Tercatat Terbesar di Dunia, Luasnya hingga 200.000 Meter Persegi

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11325 shares
    Share 4530 Tweet 2831
  • Pemuda Indonesia Hadir di Pembukaan OIC Youth Capital Konya 2026, Kota Kelahiran Rumi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga