• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 1 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Mengatasi Kegelisahan Akibat dari Perkembangan Zaman yang Pesat

23/11/2022
in Khazanah, Unggulan
Mengatasi Kegelisahan Akibat dari Perkembangan Zaman yang Pesat

Foto: unsplash

84
SHARES
646
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAAT ini kita saksikan banyak orang sulit mengatasi kegelisahan karena banyaknya kebutuhan yang harus ia penuhi. Perkembangan zaman bukan saja membawa dampak positif, namun juga menuntut manusia memiliki list kebutuhan yang bukan lagi masuk dalam kategori primer.

Masalah yang utama bukanlah kemajuan zaman itu sendiri, namun penyesuaian manusia terhadapnya.

Mereka justru selalu diliputi kegelisahan karena khawatir tertinggal dengan segala hal baru yang terus bermunculan, alih-alih mengendalikan emosinya.

Mengatasi Kegelisahan Akibat dari Perkembangan Zaman yang Pesat

Di samping itu, ukuran kebahagian sudah bergeser pada hal-hal yang terwujud di depan mata, sedangkan ketenangan batin yang memiliki aspek spiritualitas, dalam hal ini agama, sudah mulai ditinggalkan.

Padahal ketentraman sejati ada saat kita mengingat Allah. Rezeki yang telah kita upayakan juga perlu dirangkul dengan kepasrahan atas pemberian yang telah Allah tetapkan.

Allah subhanahu wa ta’ala mengingatkan dalam firman-Nya,

اَلَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَتَطۡمَٮِٕنُّ قُلُوۡبُهُمۡ بِذِكۡرِ اللّٰهِ‌ ؕ اَلَا بِذِكۡرِ اللّٰهِ تَطۡمَٮِٕنُّ الۡقُلُوۡبُ

“Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

(QS. Ar-Ra’d: 28)

Jika kita telah berusaha keras untuk meraih apa yang kita ingin, namun belum juga tercapai apa yang kita mau. Maka cara untuk menghidari kegelisahan yang diakibatkan olehnya adalah dengan berprasangka baik pada ketetapan Allah.

Siapa yang Allah kehendaki taufiq kepadanya maka Allah mudahkan dirinya banyak mengingat Allah sehingga hatinya menjadi tenteram tidak dibayang-bayangi oleh kegelisahan dan ketakutan.

Selain itu, agar ingatan kita tentang keputusan terbaik Allah semakin melekat kita juga perlu melakukan hal-hal berikut:

1) Merealisasikan tauhid di dalam hati dan pikiran dengan cara mempelajarinya.

2) Mendirikan shalat sesuai petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di samping shalat fardhu shalat yang sunnah terutama shalat malam.

3) Menghadiri majelis ilmu karena Allah akan menurunkan kepadanya sakinah, rahmat, dinaungi malaikat, dan Allah menyebut-nyebut dirinya di antara penduduk langit.

4) Mentadabburi Al-Qur’an yaitu membaca Al-Qur’an dengan mempelajari kandungan maknanya dan mengamalkannya.

5) Berdoa, beristighfar, bershalawat kepada Nabi, dan banyak berdzikir yang disertai penghayatan akan keagungan Allah dan kesucian-Nya.

6) Duduk bersama orang-orang saleh agar dapat wejangan mereka.

Semua itu asupan bergizi bagi hati yang akan menguatkannya, menenangkannya, mempertebal keimanan, dan mengusir segala penyakitnya.

Jika hati tidak diisi dengan mengingat Allah maka lambat laun hati itu akan mengeras seperti batu, sukar menerima nasihat, dan yang dipikirkannya hanya hal-hal yang tidak berguna. [Ln]

Tags: Mengatasi Kegelisahan Akibat dari Perkembangan Zaman yang Pesat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Thalhah Si Baik Hati, Pemurah, dan Dermawan

Next Post

Menangkap Fatwa Hati

Next Post
Biasakan Diri untuk Tidak Berbohong

Menangkap Fatwa Hati

Ini 5 Cara Bagi Suami Mengatasi Istri Pemalas

Tidak Ada yang Bisa Mencegah Bencana Kecuali Allah

Amr bin Jumuh Dilarang Mengikuti Perang oleh Nabi

Bara` dan Anas bin Malik Berperang untuk Menggapai Surga

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    255 shares
    Share 102 Tweet 64
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8552 shares
    Share 3421 Tweet 2138
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11390 shares
    Share 4556 Tweet 2848
  • Resep Siomay Gluten Free ala Chef Devina Hermawan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3848 shares
    Share 1539 Tweet 962
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Cikarang yang Cocok untuk Liburan Singkat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Rakerwil Salimah Jakarta Konkretkan Kesolidan untuk Program Berdampak

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga