RASULULLAH SAW, adalah teladan dan contoh bagi umat Islam,
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu uswatun hasanah (suri teladan yang baik) bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” [QS. Al-Ahzaab: 21]
Selain seorang Nabi dan Rasul yang mulia, beliau adalah seorang suami yang patut diteladani umatnya. Beliau SAW bersabda:
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِى. رواه الترمذى
“Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” [Hadits Riwayat Tirmidzi].
Mestinya sikap dan prilaku suami yang baik terhadap orang lain juga dirasakan oleh istri dan keluarganya. Begitu juga dengan seorang istri, harus menghormati posisi suami dan mentaatinya selama dia tidak memerintahkan perbuatan yang bertentangan dengan perintah Allah SWT.
Sebaik-Baik Kalian adalah Suami yang Paling Baik Terhadap Keluarganya
Termasuk dalam adab memberitahu suami, ketika suami memiliki kekurangan seperti tidak lancar dalam membaca al Quran. Jangan sampai ada kesan menggurui apalagi menyalah-nyalahkannya. Suami akan menolak bahkan tidak mau membacanya dihadapan anda. Tentu saja anda tidak berdosa ketika tahu suami salah dalam membaca al Quran. Apalagi setelah anda memberitahunya dengan cara yang lembut, tidak mengguruinya.
Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya.” Hadis ini mengingatkan bahwa ukuran kemuliaan seorang suami bukan hanya dilihat dari keberhasilannya mencari nafkah, tetapi juga dari akhlaknya di rumah. Suami yang baik adalah yang lembut dalam bertutur kata, menghargai istri, menyayangi anak-anak, serta menjadi teladan dalam ibadah dan akhlak.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Keluarga membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan komunikasi yang baik agar tercipta rumah tangga yang penuh ketenangan. Ketika seorang suami memperlakukan keluarganya dengan cinta dan kelembutan, ia sedang meneladani akhlak mulia Rasulullah
Sumber: Telegram Kajian Ustadzah Herlini Amran





