• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 9 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Saatnya Berhenti Mengejar Perhatian Manusia

06/09/2026
in Ustazah
Saatnya Berhenti Mengejar Perhatian Manusia

Sumber: Pixabay

69
SHARES
527
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERNAHKAH kita bertanya kepada diri sendiri, untuk siapa sebenarnya kita menjalani hidup? Mengapa begitu banyak tenaga dihabiskan agar disukai orang lain, dipuji, diperhatikan, dan diterima? Kita rela mengubah diri demi mendapatkan pengakuan manusia, tetapi sering lupa memperbaiki hubungan dengan Allah yang menciptakan hati kita.

Sampai kapan kita terus mengejar perhatian orang? Sampai kapan kita menjadikan cinta manusia sebagai ukuran kebahagiaan? Padahal hati manusia mudah berubah. Hari ini seseorang memuji, esok bisa saja ia mencela. Hari ini kita dianggap penting, besok mungkin dilupakan. Jika kebahagiaan bergantung pada penilaian manusia, maka hati tidak akan pernah benar-benar tenang.

Baca Juga:  5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

Saatnya Berhenti Mengejar Perhatian Manusia

Banyak orang memiliki segalanya di mata dunia, tetapi tetap merasa kosong. Jabatan, harta, popularitas, bahkan ribuan pengikut di media sosial ternyata tidak mampu mengisi ruang yang hanya bisa dipenuhi oleh kedekatan dengan Allah. Sebab fitrah hati memang diciptakan untuk mengenal dan mencintai Rabb-nya.

Kasih sayang Allah jauh lebih indah daripada pujian manusia. Ketika Allah mencintai seorang hamba, Dia bukan hanya mengampuni dosanya, tetapi juga memberikan ketenangan yang tidak bisa dibeli dengan apa pun. Hati menjadi lapang, jiwa lebih mudah bersyukur, dan kehidupan terasa cukup meski tidak selalu memiliki semua yang diinginkan.

Mengejar cinta Allah bukan berarti meninggalkan dunia sepenuhnya. Kita tetap bekerja, belajar, berkarya, dan mencintai keluarga. Bedanya, semua itu dilakukan karena ingin mendapatkan ridha-Nya, bukan sekadar mencari tepuk tangan manusia. Saat niat berubah, aktivitas yang sama pun bisa bernilai ibadah.

Mulailah dengan langkah sederhana. Perbaiki shalat yang sering tergesa-gesa. Luangkan beberapa menit untuk membaca Al-Qur’an. Perbanyak istighfar ketika hati mulai gelisah. Dan saat muncul keinginan untuk mencari validasi dari manusia, ingatkan diri bahwa penilaian Allah jauh lebih berharga daripada penilaian siapa pun.

Rasulullah mengajarkan bahwa siapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuan utamanya, Allah akan menjadikan kecukupan di dalam hatinya dan dunia akan datang kepadanya dalam keadaan tunduk. Sebaliknya, orang yang hanya menjadikan dunia sebagai tujuan akan terus merasa kurang, meskipun memiliki banyak hal.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Jangan biarkan umur habis untuk mengejar cinta yang fana. Jadikan Allah sebagai tujuan terbesar dalam hidup. Ketika Dia mencintaimu, hati tidak lagi haus akan pengakuan manusia, karena kasih sayang-Nya telah menjadi sumber ketenangan yang paling sempurna. [DW]

Tags: Saatnya Berhenti Mengejar Perhatian Manusia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Evaluasi Diri Sebagai Proses Perbaikan Diri

Next Post

7 Sebab Istri Boleh Menuntut Cerai dalam Islam

Next Post
7 Sebab Istri Boleh Menuntut Cerai dalam Islam

7 Sebab Istri Boleh Menuntut Cerai dalam Islam

Pentingnya Perawatan Kulit sesuai Kebutuhan

Pentingnya Perawatan Kulit sesuai Kebutuhan

5 Makanan Pencetus Kelenjar Getah Bening

5 Makanan Pencetus Kelenjar Getah Bening

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9711 shares
    Share 3884 Tweet 2428
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1490 shares
    Share 596 Tweet 373
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2545 shares
    Share 1018 Tweet 636
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4393 shares
    Share 1757 Tweet 1098
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11901 shares
    Share 4760 Tweet 2975
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2626 shares
    Share 1050 Tweet 657
  • Wisata Satwa: Hiburan Manusia atau Bentuk Eksploitasi Hewan?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Produk Skincare Kedaluwarsa Sebelum Habis, Apakah Masih Aman Digunakan?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hobi Berbagi Gunting Kuku dengan Keluarga? Dokter Kulit Ungkap Risiko di Baliknya!

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Sulit Memaafkan Kesalahan Orang Lain? Berikut 5 Cara Berdamai dengan Rasa Kecewa

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga