• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 20 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home kultum

Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Dua, Iktikaf Bersama Nabi

01/04/2024
in kultum, Unggulan
Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Dua, Iktikaf Bersama Nabi

foto:pixabay

84
SHARES
646
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Iktikaf bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Iktikaf merupakan salah satu kegiatan ibadah favorit yang dilakukan Rasulullah di bulan Ramadan.

Dalam beberapa riwayat diterangkan bahwa Rasulullah nenperbanyak iktikaf di bulan Ramadan, mengajak keluarganya, dan meningkatkan di sepuluh hari terakhir.

Dari Aisyah, “Bahwasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam senantiasa beriktikaf pada sepuluh hari terakhir dari Ramadan, sehingga Allah mewafatkan beliau.” (HR. Bukhari Muslim).

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Iktikaf adalah berdiam dirinya seseorang di dalam masjid dengan niat ibadah kepada Allah.

Seorang mu’takif (orang yang beriktikaf) harus menjaga kesucian dirinya.

Seorang yang junub (menanggung hadas besar) tidak diperbolehkan untuk beriktikaf di dalam masjid.

Tujuan iktikaf adalah memfokuskan diri untuk beribadah kepada Allah dengan menjalankan berbagai kegiatan kebaikan di dalam masjid.

Target yang ingin dicapai adalah kesucian jiwa dan kejernihan hati.

Selepas iktikaf, seseorang diharap mampu menghadapi berbagai godaan dan rintangan hidup dengan penuh kegigihan.

Baca juga: Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Satu, Memaksimalkan Ibadah Malam

Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Dua, Iktikaf Bersama Nabi

Selain itu juga mencapai keimanan yang mampu melahirkan jiwa empati terhadap berbagai penderitaan sesama.

Dan terakhir melahirkan kecerdasan berpikir yang selalu positive thinking dalam menghadapi berbagai problem kehidupan.

Dengan target semacam itu, maka tidak benar jika ada yang mengatakan bahwa ibadah ini menjadi simbol eksklusivisme Islam.

Tuduhan semacam itu tentu jauh dari kebenaran.

Karena dalam iktikaf tidak berarti seseorang dilarang bergaul dengan orang lain.

Bahkan dalam kondisi tertentu, seseorang diwajibkan untuk meninggalkan iktikaf, seperti ketika ada seseorang yang membutuhkan pertolongan segera.

Agar target ibadah iktikaf dapat dicapai secara maksimal sebagaimana telah disebutkan, seorang mu’takif harus menjaga adab-adab iktikaf.

Di antaranya adalah menjaga keikhlasan, menghindari gurauan yang berlebihan, membuat target-target ibadah selama iktikaf, dan memaksimalkan waktu untuk ibadah.

Dengan kata lain, iktikaf tidak boleh identik dengan malas-malasan atau pindah tempat tidur.

Dalam iktikaf, seseorang dituntut untuk meningkatkan amal ibadahnya, melebihi dari ketika ia di luar iktikaf.

Kegagalan yang terjadi dalam mencapai target iktikaf, sering disebabkan karena ketidaksiapan seseorang dan ketidaktahuannya terhadap adab-adab ini.

Pada dasarnya, seluruh perintah agama bertujuan untuk mendidik kita agar mampu menjadi saleh, baik secara individual maupun sosial.

Sumber: Kumpulan Kultum Terlengkap Sepanjang Tahun – Dr. Hasan El Qudsy

[Sdz]

Tags: Iktikaf Bersama NabiKultum Ramadan Hari Kedua Puluh Dua
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Motif Floral Jadi Pattern Favorit Desainer di Ramadan Runway 2024

Next Post

Abu Bakar Ash-Shiddiq di Masa Jahiliyah

Next Post
Abu Bakar Ash-Shiddiq di Masa Jahiliyah

Abu Bakar Ash-Shiddiq di Masa Jahiliyah

Merangkul dengan Hati

Saatnya Berduaan dengan Allah

Syeikh Hamzah dari Palestina Ingatkan Keutamaan Sedekah Terbaik untuk Masjidil Aqsha

Syeikh Hamzah dari Palestina Ingatkan Keutamaan Sedekah Terbaik untuk Masjidil Aqsha

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8452 shares
    Share 3381 Tweet 2113
  • Rekomendasi Warna Hijab untuk Baju Abu-Abu

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3812 shares
    Share 1525 Tweet 953
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4325 shares
    Share 1730 Tweet 1081
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2139 shares
    Share 856 Tweet 535
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5386 shares
    Share 2154 Tweet 1347
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11349 shares
    Share 4540 Tweet 2837
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Menghina Allah dalam Hati

    505 shares
    Share 202 Tweet 126
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2262 shares
    Share 905 Tweet 566
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga