• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 31 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home kultum

Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Dua, Iktikaf Bersama Nabi

01/04/2024
in kultum, Unggulan
Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Dua, Iktikaf Bersama Nabi

foto:pixabay

85
SHARES
655
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Iktikaf bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Iktikaf merupakan salah satu kegiatan ibadah favorit yang dilakukan Rasulullah di bulan Ramadan.

Dalam beberapa riwayat diterangkan bahwa Rasulullah nenperbanyak iktikaf di bulan Ramadan, mengajak keluarganya, dan meningkatkan di sepuluh hari terakhir.

Dari Aisyah, “Bahwasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam senantiasa beriktikaf pada sepuluh hari terakhir dari Ramadan, sehingga Allah mewafatkan beliau.” (HR. Bukhari Muslim).

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Iktikaf adalah berdiam dirinya seseorang di dalam masjid dengan niat ibadah kepada Allah.

Seorang mu’takif (orang yang beriktikaf) harus menjaga kesucian dirinya.

Seorang yang junub (menanggung hadas besar) tidak diperbolehkan untuk beriktikaf di dalam masjid.

Tujuan iktikaf adalah memfokuskan diri untuk beribadah kepada Allah dengan menjalankan berbagai kegiatan kebaikan di dalam masjid.

Target yang ingin dicapai adalah kesucian jiwa dan kejernihan hati.

Selepas iktikaf, seseorang diharap mampu menghadapi berbagai godaan dan rintangan hidup dengan penuh kegigihan.

Baca juga: Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Satu, Memaksimalkan Ibadah Malam

Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Dua, Iktikaf Bersama Nabi

Selain itu juga mencapai keimanan yang mampu melahirkan jiwa empati terhadap berbagai penderitaan sesama.

Dan terakhir melahirkan kecerdasan berpikir yang selalu positive thinking dalam menghadapi berbagai problem kehidupan.

Dengan target semacam itu, maka tidak benar jika ada yang mengatakan bahwa ibadah ini menjadi simbol eksklusivisme Islam.

Tuduhan semacam itu tentu jauh dari kebenaran.

Karena dalam iktikaf tidak berarti seseorang dilarang bergaul dengan orang lain.

Bahkan dalam kondisi tertentu, seseorang diwajibkan untuk meninggalkan iktikaf, seperti ketika ada seseorang yang membutuhkan pertolongan segera.

Agar target ibadah iktikaf dapat dicapai secara maksimal sebagaimana telah disebutkan, seorang mu’takif harus menjaga adab-adab iktikaf.

Di antaranya adalah menjaga keikhlasan, menghindari gurauan yang berlebihan, membuat target-target ibadah selama iktikaf, dan memaksimalkan waktu untuk ibadah.

Dengan kata lain, iktikaf tidak boleh identik dengan malas-malasan atau pindah tempat tidur.

Dalam iktikaf, seseorang dituntut untuk meningkatkan amal ibadahnya, melebihi dari ketika ia di luar iktikaf.

Kegagalan yang terjadi dalam mencapai target iktikaf, sering disebabkan karena ketidaksiapan seseorang dan ketidaktahuannya terhadap adab-adab ini.

Pada dasarnya, seluruh perintah agama bertujuan untuk mendidik kita agar mampu menjadi saleh, baik secara individual maupun sosial.

Sumber: Kumpulan Kultum Terlengkap Sepanjang Tahun – Dr. Hasan El Qudsy

[Sdz]

Tags: Iktikaf Bersama NabiKultum Ramadan Hari Kedua Puluh Dua
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Motif Floral Jadi Pattern Favorit Desainer di Ramadan Runway 2024

Next Post

Abu Bakar Ash-Shiddiq di Masa Jahiliyah

Next Post
Abu Bakar Ash-Shiddiq di Masa Jahiliyah

Abu Bakar Ash-Shiddiq di Masa Jahiliyah

Merangkul dengan Hati

Saatnya Berduaan dengan Allah

Syeikh Hamzah dari Palestina Ingatkan Keutamaan Sedekah Terbaik untuk Masjidil Aqsha

Syeikh Hamzah dari Palestina Ingatkan Keutamaan Sedekah Terbaik untuk Masjidil Aqsha

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    389 shares
    Share 156 Tweet 97
  • Ragam Manfaat Teh Rosella untuk Kesehatan Tubuh

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9215 shares
    Share 3686 Tweet 2304
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1971 shares
    Share 788 Tweet 493
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4170 shares
    Share 1668 Tweet 1043
  • Kiyai Miftachul Akhyar

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Kebahagiaan Berawal dari Hati yang Pandai Bersyukur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga