MADINAH bukan hanya kota yang menenangkan hati, tetapi juga surga kuliner yang selalu dirindukan jamaah haji dan umrah. Setelah menunaikan salat di Masjid Nabawi, banyak jamaah memanfaatkan waktu untuk menikmati hidangan khas Arab, Pakistan, hingga ayam broast legendaris yang mudah ditemukan di sekitar kawasan haram.
Menariknya, sebagian besar restoran favorit berada dalam jarak berjalan kaki sehingga praktis dikunjungi tanpa harus menggunakan kendaraan. Berikut lima tempat wisata kuliner di Madinah yang paling sering menjadi tujuan jamaah, termasuk banyak jamaah asal Indonesia.
Baca Juga: Beberapa Cara Menghemat Gas LPG Saat Memasak
Surga Kuliner Madinah Favorit Jamaah Indonesia
1. Al Baik
Rasanya belum lengkap ke Madinah jika belum mencicipi Al Baik. Restoran cepat saji asli Arab Saudi ini terkenal dengan ayam broast berbumbu khas yang renyah di luar namun tetap juicy di dalam. Selain ayam goreng, menu udang goreng dan kentangnya juga menjadi favorit. Lokasinya yang sangat dekat dengan Masjid Nabawi membuat antrean hampir selalu ramai, terutama menjelang makan siang dan malam.
2. Zaitoon Restaurant
Bagi jamaah Indonesia yang menyukai nasi berbumbu dan kari, Zaitoon Restaurant menjadi pilihan yang sangat populer. Restoran ini menyajikan aneka hidangan Pakistan seperti chicken biryani, butter chicken, hingga roti naan yang lembut. Porsinya besar sehingga cocok dinikmati bersama keluarga atau rombongan. Harganya pun relatif ramah di kantong jamaah
3. Arabesque Restaurant
Jika ingin menikmati pengalaman makan yang lebih istimewa, Arabesque Restaurant layak dicoba. Restoran bergaya prasmanan ini menghadirkan beragam menu khas Timur Tengah, mulai dari kabsa, lamb roast, aneka mezze, hingga hidangan penutup tradisional. Suasana elegan dengan pemandangan kawasan sekitar Masjid Nabawi menjadikannya pilihan banyak jamaah untuk makan bersama keluarga setelah ibadah.
4. Jamil’s Restaurant
Restoran ini terkenal dengan sajian nasi mandi, ayam panggang, dan daging kambing berbumbu rempah yang kaya cita rasa. Banyak jamaah memilih Jamil’s karena kualitas makanannya konsisten dan porsinya melimpah. Selain itu, pelayanannya cepat sehingga cocok bagi jamaah yang memiliki waktu terbatas sebelum kembali ke Masjid Nabawi.
5. Arwa Taiba Restaurant
Berlokasi di kawasan Qurban yang tidak jauh dari Masjid Nabawi, Arwa Taiba menawarkan hidangan khas Arab dan Pakistan dengan harga yang bersahabat. Menu seperti nasi mandi ayam, kebab, sup hangat, dan teh karak menjadi pilihan favorit jamaah yang ingin menikmati makanan lezat tanpa menguras anggaran perjalanan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Wisata kuliner di Madinah bukan sekadar menikmati makanan, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman spiritual yang hangat. Duduk bersama keluarga atau sesama jamaah sambil menyantap nasi kabsa, ayam broast, atau biryani setelah beribadah menghadirkan kenangan yang sering kali terus melekat bahkan setelah kembali ke Tanah Air. [DW]





