• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 3 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Jangan Jadi Orangtua Panikan

19/10/2025
in Parenting, Unggulan
Jangan Jadi Orangtua Panikan

(foto: bullying/pixabay)

86
SHARES
658
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JANGAN jadi orangtua panikan. Memang sih, namanya wanita itu dominan perasaan. Seringkali perasaan yang terlalu dominan menyebabkan wanita kurang mampu berpikir rasional.

Salah satu output yang muncul disebabkan dominasi perasaan pada wanita adalah kepanikan. Wanita itu mudah sekali panik jika menghadapi sebuah masalah.

Kepanikan yang ditunjukkan oleh seorang ibu itu, memiliki pengaruh negatif terhadap anak-anak. Misalnya nih, saat anak membuat masalah yaitu memecahkan piring lalu Bunda mendengar piring pecah langsung panik.

Seketika itu pula tanpa berpikir terlebih dahulu, Bunda langsung memarahi anak karena tidak hati-hati dan ceroboh dengan kata-kata negatif keluar dengan deras dari mulutnya.

Motivator parenting dari Komunitas Rumah Pintar Aisha, Randy Ariyanto, menjelaskan mengenai dampak ketika orangtua panikan.

Bun, berusahalah untuk tidak panik atau minimal belajar berusaha tidak panik, tetap tenang atau minimal lawan kepanikan itu dengan tetap tenang.

Ketahuilah Bun, kepanikan orang tua itu akan menular kepada anak. Dampaknya adalah anak juga akan mudah panik jika mendapatkan masalah.

Bunda telah mengajari anak untuk mudah panik. Bunda telah menanamkan kepanikan dalam jiwa dan karakter anak. Saat anak memiliki masalah maka anak cenderung mudah panik.

Itu disebabkan karena anak memiliki banyak pengalaman berada pada sebuah kondisi kepanikan yang Bunda ciptakan. Padahal Bun, sikap yang tepat saat menghadapi masalah adalah ketenangan.

Ketenangan itu berarti kita masih mengontrol diri kita sendiri. Dalam ketenangan, kita masih mampu menggunakan akal pikiran dengan baik.

baca juga: Orangtua Ada Tetapi Tidak Hadir

Jangan Jadi Orangtua Panikan

Sebuah masalah, jika dihadapi dengan ketenangan dan kesabaran maka pikiran kita akan mencari dan memberikan solusi yang lebih baik.

Sebaliknya masalah jika dihadapi dengan kepanikan dan ketegangan yang muncul adalah emosi dan kemarahan yang pasti berdampak negatif.

Jadi Bun, memang dominasi wanita itu perasaan yang dapat berwujud kepanikan saat mendapatkan masalah namun kita harus belajar untuk bersikap tenang dan sabar saat menghadapi masalah.

Jangan Bunda bagi mental kepanikan itu kepada anak tetapi bagilah sikap ketenangan kepada anak, agar kelak mereka mampu menghadapi berbagai masalah dengan penuh ketenangan karena ketenangan adalah sumber dari penyelesaian masalah.[ind]

Tags: Jangan Jadi Orangtua Panikan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

5 Inspirasi Masakan Anak Kos Super Simpel dan Bergizi

Next Post

Wanita Juga Piawai Menjadi Aktivis

Next Post
Inilah Negara Penghafal Qur’an Terbanyak

Wanita Juga Piawai Menjadi Aktivis

Bersabar dan Tidak Membocorkan Rahasia antara Suami Istri

Bersabar dan Tidak Membocorkan Rahasia antara Suami Istri

Yarmuk, dan Hari-hari Kita Kini yang Penuh Kecamuk

Ketika Kaisar Heraklius Memilih Mundur dari Peperangan

  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8141 shares
    Share 3256 Tweet 2035
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2002 shares
    Share 801 Tweet 501
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Tetap Shalih Setelah Ramadan

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3623 shares
    Share 1449 Tweet 906
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4514 shares
    Share 1806 Tweet 1129
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1968 shares
    Share 787 Tweet 492
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5067 shares
    Share 2027 Tweet 1267
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga