• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 18 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Cara Mengurangi Bayi Muntah saat MPASI

12/05/2026
in Tumbuh Kembang
Tips Menstimulasi Anak Belajar Berbicara

Tips Menstimulasi Anak Belajar Berbicara (foto: popmama)

93
SHARES
717
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Cara mengurangi bayi muntah saat pemberian MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) adalah dengan membiarkan bayi mengeksplorasi benda dalam mulutnya. Hal itu disampaikan oleh Dokter Anak Dr. Meta Hanindita, Sp. A (K), pada Jumat (19/3/2021).

“Untuk mengurangi gerakan akan muntah, biarkan bayi mengeksplorasi benda dalam mulutnya dengan menggunakan bibir, lidah, dan gusi untuk mengenal bentuk dan tekstur yang dapat mengurangi sensitivitas rongga mulut,” kata Dr. Meta dalam Mommyclopedia 567 Fakta tentang MPASI.

Waktu pemberian MPASI yaitu saat bayi usia 6 bulan. Respon si Kecil terhadap makanan yang Bunda berikan adalah yang paling ditunggu. Kalau terlihat suka dan melahapnya sampai habis, Bunda pasti senang. Tapi kalau Si Kecil malah menunjukkan gagging atau gerakan akan muntah, Bunda pasti sedih sekaligus bingung memikirkan apa penyebabnya.

Baca Juga: Kenali Gejala Stroke pada Bayi dan Anak

Cara Mengurangi Bayi Muntah

Lalu, caranya bagaimana? Kata dokter Meta, Bunda bisa memberikan sesuatu agar bayi bereksplorasi seperti jari tangan atau mainan yang teksturnya sesuai dengan perkembangan makan bayi.

Ada tiga alasan yang membuat bayi mengalami gagging saat pertama kali makan makanan pendamping ASI, yakni makanan terlalu kental atau terlalu banyak di sendok, makanan masuk ke bagian belakang lidah sebelum bayi siap menelan, dan sendok yang dimasukkan ke dalam mulut terlalu dalam.

Bunda juga tidak perlu khawatir jika bayi masih sedikit makan di awal periode MPASInya, kata dokter Meta. Kapasitas lambung bayi masih kecil.

Bunda bisa memberikan makanannya dalam porsi kecil yakni sekitar 2-3 sendok makan orang dewasa.

Pemberian MPASI juga harus diberikan secara responsif, seperti yang direkomendasikan WHO. Artinya anak diberikan makan sesuai sinyal lapar atau kenyang.

“Jika orangtua tidak merespons tanda lapar dengan baik, bayi atau anak bisa kekurangan makan,” kata Dokter Meta.

Umumnya, ada tiga cara orang tua terlibat dalam proses makan anak:

1. Orangtua memegang kendali penuh terhadap proses makan bayi dan anak termasuk kapan dan berapa banyak yang harus dimakan. Cara ini bisa termasuk dengan memaksa bayi dan anak makan.

2. Bayi dan anak memegang kendali terhadap proses makannya sendiri. Orangtua percaya bahwa bayi dan anak akan makan saat lapar dan berhenti ketika kenyang walaupun hanya mengonsumsi sedikit makan.

3. Proses pemberian makan sebagai respons terhadap tanda lapar dan kenyang bayi dan anak atau sinyal menggunakan dorongan.

Dalam responsive feeding, memang orangtua atau pengasuh yang menentukan kapan anak makan, apa yang dimakan anak, dan di mana anak makan. Sedangkan anak yang menentukan berapa banyak makanan yang dimakan dan mau tidaknya ia makan.

“Ibu atau pengasuh harus sabar dan tidak memaksa, memperhatikan tanda lapar atau kenyang serta menghindari gangguan pengalih perhatian,” ujarnya.

Lantas bagaimana kalau bayi menolak makanannya? Apabila itu terjadi, menurut dr Putri Maharani Tristanita Marsubrin, SpA, bisa jadi sebabnya karena bayi sudah kenyang.

“Mungkin sebelum makan sudah menyusu pada ibunya, jadinya perut bayi sudah kenyang. Jadi tidak excited makan itu bukan berarti belum siap makan,” kata dr Putri beberapa waktu lalu.

Dalam hal ini, Bunda perlu mengevaluasi jadwal makan MPASI si Kecil dan latih ia agar merasa lapar ketika jam makannya. Serta, Bunda harus bersabar dan menciptakan kebiasaan makan yang baik untuknya.

Itulah beberapa cara mengurangi bayi muntah saat MPASI. Semoga bermanfaat. [ind]

sumber: vivanews

Tags: Cara Mengurangi Bayi Muntah saat MPASI
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bukan KDRT, ini 5 Cara Menegur Pasangan dengan Baik

Next Post

5 Manfaat Lidah Buaya Bagi Kulit Wajah

Next Post
5 Manfaat Lidah Buaya Bagi Kulit Wajah

5 Manfaat Lidah Buaya Bagi Kulit Wajah

Jangan Sepele, 4 Tips Aman Menggunakan Kipas Angin Saat Tidur

Jangan Sepelekan, 4 Tips Aman Menggunakan Kipas Angin Saat Tidur

Pemuda Indonesia Hadir di Pembukaan OIC Youth Capital Konya 2026, Kota Kelahiran Rumi

Pemuda Indonesia Hadir di Pembukaan OIC Youth Capital Konya 2026, Kota Kelahiran Rumi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8900 shares
    Share 3560 Tweet 2225
  • Praktisi Hukum Dini Eka Putri Edukasi 200 Siswa SIT Al-Kautsar tentang Bahaya Bullying dan Konsekuensi Hukumnya

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Di Negara Tropis Performa Parfum dapat Dinilai Setelah 8-10 Jam Pemakaian

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1100 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11590 shares
    Share 4636 Tweet 2898
  • Lightplus Hadirkan Lightperience Picnic 2026, Ajak Gen Z Rawat Kulit dan Kesehatan Mental Secara Seimbang

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3477 shares
    Share 1391 Tweet 869
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4011 shares
    Share 1604 Tweet 1003
  • Lightplus Lightperience Picnic 2026 Soroti Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Gen Z

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga