MUKENA berbahan parasut menjadi pilihan banyak muslimah karena ringan, mudah dilipat, dan cepat kering. Bahan ini sangat praktis untuk dibawa saat bepergian maupun digunakan sehari-hari.
Namun, serat sintetis pada kain parasut memerlukan perawatan khusus agar tidak mudah rusak, kusut, atau kehilangan warna. Dengan teknik pencucian yang tepat, mukena parasut dapat tetap nyaman digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Baca Juga: Bahan Mukena yang Nyaman dan Adem untuk Ibadah
Tips Mencuci Mukena Berbahan Parasut agar Bersih dan Awet
Peralatan dan Bahan yang Dibutuhkan
- 1 baskom atau ember bersih
- Air dingin atau air suhu ruang
- Deterjen cair lembut untuk pakaian halus
- Pelembut pakaian (opsional)
- Handuk bersih untuk menyerap air berlebih
- Hanger atau jemuran
Cara Mencuci Mukena Parasut yang Benar
1. Pisahkan dari Pakaian Lain
Sebelum mencuci, pisahkan mukena dari pakaian yang berbahan kasar seperti jeans atau jaket. Gesekan dengan bahan kasar dapat membuat serat parasut cepat rusak atau tertarik
2. Rendam dengan Deterjen Lembut
Isi baskom dengan air dingin, lalu tambahkan sedikit deterjen cair. Rendam mukena selama 10–15 menit agar kotoran dan keringat terangkat. Hindari penggunaan pemutih karena dapat merusak warna dan serat kain.
3. Cuci dengan Tangan
Pencucian manual lebih disarankan dibandingkan mesin cuci. Kucek perlahan pada bagian yang kotor tanpa menyikat terlalu keras. Bahan parasut cenderung tipis sehingga gesekan berlebihan dapat menyebabkan kain cepat aus.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
4. Bilas Hingga Bersih
Bilas mukena beberapa kali sampai tidak ada sisa busa deterjen. Residu sabun yang tertinggal dapat membuat kain terasa kaku dan kurang nyaman saat digunakan. Jika ingin menggunakan pelembut pakaian, gunakan dalam jumlah sedikit pada bilasan terakhir. [DW]





