BANYAK orang mengira mesin cuci tidak perlu dibersihkan karena setiap hari digunakan untuk mencuci pakaian. Padahal, sisa deterjen, kotoran, serat kain, hingga jamur dapat menumpuk di dalam tabung mesin cuci.
Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga dapat mengurangi performa mesin dan membuat pakaian yang dicuci menjadi kurang bersih.
Menurut panduan perawatan dari beberapa produsen elektronik, membersihkan mesin cuci secara berkala dapat membantu memperpanjang usia pakai perangkat sekaligus menjaga kebersihan pakaian yang dicuci.
leh karena itu, perawatan sederhana ini sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas rumah tangga.
Baca Juga: Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif
Simak Tips Cara Merawat Mesin Cuci dengan Tepat di Sini!
Langkah-Langkah Membersihkan Mesin Cuci
Bersihkan Tabung Mesin Cuci
Langkah pertama adalah membersihkan bagian tabung. Untuk mesin cuci bukaan atas, isi tabung dengan air hangat, lalu tambahkan sekitar dua gelas cuka putih. Jalankan siklus pencucian tanpa pakaian selama beberapa menit agar larutan menyebar ke seluruh bagian tabung.
Setelah itu, tambahkan setengah gelas baking soda dan lanjutkan siklus pencucian hingga selesai. Kombinasi cuka dan baking soda membantu melarutkan sisa sabun serta mengurangi bau tidak sedap yang menempel di dalam mesin.
Perhatikan Laci Deterjen
Laci tempat deterjen sering menjadi area yang luput dari perhatian. Padahal, sisa deterjen yang mengeras dapat menjadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri. Lepaskan laci jika memungkinkan, lalu rendam dalam air hangat dan sikat perlahan hingga bersih.
Bersihkan Karet Pintu
Untuk mesin cuci bukaan depan, bagian karet pintu perlu mendapat perhatian khusus. Area ini sering menyimpan air dan kotoran yang memicu pertumbuhan jamur. Gunakan kain lembap yang telah dibasahi campuran air dan cuka untuk membersihkan sela-sela karet secara menyeluruh.
Lap Bagian Luar Mesin
Setelah bagian dalam selesai dibersihkan, jangan lupakan bagian luar mesin cuci. Lap permukaan menggunakan kain mikrofiber agar debu dan noda yang menempel dapat terangkat. Selain membuat mesin tampak lebih bersih, langkah ini juga membantu menjaga kondisi bodi mesin.
Kebiasaan Sederhana yang Membantu Mesin Tetap Awet
Selain pembersihan rutin, ada beberapa kebiasaan yang dapat menjaga mesin cuci tetap dalam kondisi prima. Salah satunya adalah membiarkan pintu mesin terbuka selama beberapa saat setelah digunakan. Cara ini membantu mengurangi kelembapan yang dapat memicu pertumbuhan jamur.
Hindari pula penggunaan deterjen secara berlebihan. Terlalu banyak deterjen justru dapat meninggalkan residu yang menumpuk di dalam mesin. Gunakan sesuai takaran yang dianjurkan oleh produsen.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Jangan Tunggu Mesin Mengeluarkan Bau Tak Sedap
Idealnya, mesin cuci dibersihkan setidaknya satu kali setiap bulan, terutama jika digunakan hampir setiap hari. Perawatan rutin tidak membutuhkan waktu lama, tetapi manfaatnya cukup besar, mulai dari menjaga kebersihan pakaian hingga memperpanjang usia mesin.
Mesin cuci yang bersih bukan hanya soal penampilan, melainkan juga investasi untuk menjaga kualitas pakaian dan efisiensi perangkat rumah tangga dalam jangka panjang. [DW]





