• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tips

Kiat Menghindari Penipuan dalam Bisnis Online

17/12/2022
in Tips
Ini 5 Cara Bagi Suami Mengatasi Istri Pemalas

Foto: Pexels

88
SHARES
679
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KIAT menghindari penipuan dalam bisnis online ini bisa kita ikuti. Berbelanja online ataupun menjadi penjual online sekarang ini sudah menjadi hal yang lazim.

Meski diketahui berbelanja ataupun berjualan online lebih hemat dan memliki sedikit resiko, tetapi sangat rentan terhadap penipuan.

Baca Juga: Kiat Sukses Bisnis Makanan Bittersweet by Najla

Kiat Menghindari Penipuan dalam Bisnis Online

Teknologi yang semakin canggih dan internet yang semakin terjangkau bagi masyarakat membuka banyak pintu untuk menjalani bisnis online.

Jual-beli kini semakin mudah dilakukan. Tak perlu jauh-jauh ke pasar atau supermarket dan berdesak-desakan, apalagi menghadapi antrian mengular di kasir saat awal bulan.

Tinggal buka gadget atau PC, klik-klik, dan beres. Tunggu barang diantar sampai ke rumah. Tak ada uang cash, transfer pun jadi; atau sebaliknya.

Berikut ini adalah kiat-kiat untuk menghindari dari penipuan dalam bisnis online yang disarikan dari laman ummiummi.com.

Pertanyaan yang paling sering di terima adalah, “Tidak takut kena tipu?”

Yap, penipuan dalam bisnis online memang salah satu momok terbesar, baik itu sebagai buyer maupun seller. Tapi, memang itu risikonya jual-beli online. Karenanya, kita harus ekstra hati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

1. Sebagai buyer (pembeli)

Pilih toko online yang sudah terpercaya. Ada ratusan bahkan ribuan toko online tersebar di jagat maya. Yang mana online-shop asli dan mana yang palsu, kadang agak susah dibedakan. Coba lakukan riset kecil-kecilan.

Misalnya, dengan mencari testimoni dari pembeli lain yang sudah pernah belanja di toko online yang sedang Anda incar. Periksa nomor teleponnya dan coba hubungi. Beberapa lapak online akan memasang widget “Polisi Online”; kalau widget ini terverifikasi, insya Allah aman.

Situs belanja semacam Tokopedia dan Lazada pun juga relatif aman, karena mereka memiliki sistem untuk melindungi customer (pelanggan) dari penipuan.

Teliti sebelum membeli. Biasanya toko online akan menyediakan deskripsi tentang produk yang dijualnya. Nah, sebelum membeli, baca dulu keterangannya baik-baik. Kalau ada yang kurang jelas, hubungi penjual.

Gunakan insting dan berusahalah lebih peka. Penjual palsu biasanya menunjukkan gelagat yang mencurigakan sejak awal. Misalnya, bahasanya terlalu dibuat-buat sok ramah atau muluk-muluk, memaksa dan mengejar-ngejar kita untuk segera transfer, nama penjual dengan nama pemilik rekening tidak sama atau beberapa rekening dengan nama yang berbeda-beda, menggunakan foto palsu alias bukan foto asli miliknya sendiri, serta alamatnya tidak jelas.

Jangan gampang tergoda dengan harga yang lebih murah. Banyak modus penipuan dengan iming-iming harga murah, bahkan sangat tidak wajar untuk barang tertentu.

Kalau sudah tidak wajar harganya, lebih baik tinggalkan.

Mintalah nomor resi pengiriman dari penjual. Dengan nomor resi itu, Anda bisa melacak barang yang sudah Anda beli.

2. Sebagai seller (penjual)

Waspada terhadap pembeli yang aneh. Pembeli yang aneh biasanya tidak menanyakan hal-hal umum yang ditanyakan saat belanja online.

Misalnya, ia belum mengetahui kriteria barang atau stok barang, tapi langsung pesan dalam jumlah besar serta berlagak akan membayar tunai.

Pembeli yang aneh biasanya juga “mengejar-ngejar” kita untuk segera mengirimkan barang.

Gunakan fasilitas internet banking atau sms banking untuk mengecek transaksi Anda. Banyak pembeli penipu yang mengaku-ngaku sudah mentransfer sejumlah uang, bahkan tidak jarang memberikan bukti transfer yang sekilas nampak asli.

Jadi, sebelum Anda mengirimkan barangnya, cek dulu apakah uang yang ditransfer sudah masuk atau belum. Jika belum, jangan kirimkan. Jika pembeli justru menuding Anda menipu, berikan bukti bahwa transferannya belum masuk, misalnya dengan screenshot mutasi rekening Anda.

Simpan resi pengiriman Anda dan cek secara berkala. Tidak jarang pembeli yang menipu akan mengaku barang belum diterimanya sehingga meminta Anda mengirimkan ulang barang pesanannya.

Jika hal ini terjadi, segera cek. Biasanya web (situs) pos atau kurir akan menampilkan siapa yang menerima barang tersebut.

Baik sebagai pembeli atau penjual memang tidak lepas dari penipuan. Meski kita ingin menjual produk kita ke sebanyak mungkin orang, berhati-hatilah saat menjual di media sosial.

Beberapa oknum menggunakan akun-akun media sosialnya untuk melakukan penipuan. Banyak bertanya saat akan membeli barang, mungkin membuat kesal penjual tetapi sedikitnya kita dapat mengetahui informasi yang detil. Semoga bermanfaat. [Cms]

Tags: Kiat menghindari penipuan bisnis
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Peduli kepada Disabilitas, Adara Relief International Adakan Event Family Fest 4

Next Post

Tips Atasi Sakit Gigi si Kecil

Next Post
Tips Atasi Sakit Gigi si Kecil

Tips Atasi Sakit Gigi si Kecil

Belanja Produk Halal di Muslim Life Fair Bandung Banjir Diskon, Promo dan Hadiah

Belanja Produk Halal di Muslim Life Fair Bandung Banjir Diskon, Promo dan Hadiah

RizkaAde Angkat Avantde dalam Jakpreneur Fashion Week 2022

RizkaAde Angkat Avantde dalam Jakpreneur Fashion Week 2022

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6157 shares
    Share 2463 Tweet 1539
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1752 shares
    Share 701 Tweet 438
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7866 shares
    Share 3146 Tweet 1967
  • Resep Singkong Keju Goreng

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5247 shares
    Share 2099 Tweet 1312
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kronologi Pendaki Syafiq Ali yang Hilang di Gunung Slamet, Kini Sudah Ditemukan

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga