• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 6 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tips

Kiat Menghindari Penipuan dalam Bisnis Online

17/12/2022
in Tips
Ini 5 Cara Bagi Suami Mengatasi Istri Pemalas

Foto: Pexels

88
SHARES
680
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KIAT menghindari penipuan dalam bisnis online ini bisa kita ikuti. Berbelanja online ataupun menjadi penjual online sekarang ini sudah menjadi hal yang lazim.

Meski diketahui berbelanja ataupun berjualan online lebih hemat dan memliki sedikit resiko, tetapi sangat rentan terhadap penipuan.

Baca Juga: Kiat Sukses Bisnis Makanan Bittersweet by Najla

Kiat Menghindari Penipuan dalam Bisnis Online

Teknologi yang semakin canggih dan internet yang semakin terjangkau bagi masyarakat membuka banyak pintu untuk menjalani bisnis online.

Jual-beli kini semakin mudah dilakukan. Tak perlu jauh-jauh ke pasar atau supermarket dan berdesak-desakan, apalagi menghadapi antrian mengular di kasir saat awal bulan.

Tinggal buka gadget atau PC, klik-klik, dan beres. Tunggu barang diantar sampai ke rumah. Tak ada uang cash, transfer pun jadi; atau sebaliknya.

Berikut ini adalah kiat-kiat untuk menghindari dari penipuan dalam bisnis online yang disarikan dari laman ummiummi.com.

Pertanyaan yang paling sering di terima adalah, “Tidak takut kena tipu?”

Yap, penipuan dalam bisnis online memang salah satu momok terbesar, baik itu sebagai buyer maupun seller. Tapi, memang itu risikonya jual-beli online. Karenanya, kita harus ekstra hati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

1. Sebagai buyer (pembeli)

Pilih toko online yang sudah terpercaya. Ada ratusan bahkan ribuan toko online tersebar di jagat maya. Yang mana online-shop asli dan mana yang palsu, kadang agak susah dibedakan. Coba lakukan riset kecil-kecilan.

Misalnya, dengan mencari testimoni dari pembeli lain yang sudah pernah belanja di toko online yang sedang Anda incar. Periksa nomor teleponnya dan coba hubungi. Beberapa lapak online akan memasang widget “Polisi Online”; kalau widget ini terverifikasi, insya Allah aman.

Situs belanja semacam Tokopedia dan Lazada pun juga relatif aman, karena mereka memiliki sistem untuk melindungi customer (pelanggan) dari penipuan.

Teliti sebelum membeli. Biasanya toko online akan menyediakan deskripsi tentang produk yang dijualnya. Nah, sebelum membeli, baca dulu keterangannya baik-baik. Kalau ada yang kurang jelas, hubungi penjual.

Gunakan insting dan berusahalah lebih peka. Penjual palsu biasanya menunjukkan gelagat yang mencurigakan sejak awal. Misalnya, bahasanya terlalu dibuat-buat sok ramah atau muluk-muluk, memaksa dan mengejar-ngejar kita untuk segera transfer, nama penjual dengan nama pemilik rekening tidak sama atau beberapa rekening dengan nama yang berbeda-beda, menggunakan foto palsu alias bukan foto asli miliknya sendiri, serta alamatnya tidak jelas.

Jangan gampang tergoda dengan harga yang lebih murah. Banyak modus penipuan dengan iming-iming harga murah, bahkan sangat tidak wajar untuk barang tertentu.

Kalau sudah tidak wajar harganya, lebih baik tinggalkan.

Mintalah nomor resi pengiriman dari penjual. Dengan nomor resi itu, Anda bisa melacak barang yang sudah Anda beli.

2. Sebagai seller (penjual)

Waspada terhadap pembeli yang aneh. Pembeli yang aneh biasanya tidak menanyakan hal-hal umum yang ditanyakan saat belanja online.

Misalnya, ia belum mengetahui kriteria barang atau stok barang, tapi langsung pesan dalam jumlah besar serta berlagak akan membayar tunai.

Pembeli yang aneh biasanya juga “mengejar-ngejar” kita untuk segera mengirimkan barang.

Gunakan fasilitas internet banking atau sms banking untuk mengecek transaksi Anda. Banyak pembeli penipu yang mengaku-ngaku sudah mentransfer sejumlah uang, bahkan tidak jarang memberikan bukti transfer yang sekilas nampak asli.

Jadi, sebelum Anda mengirimkan barangnya, cek dulu apakah uang yang ditransfer sudah masuk atau belum. Jika belum, jangan kirimkan. Jika pembeli justru menuding Anda menipu, berikan bukti bahwa transferannya belum masuk, misalnya dengan screenshot mutasi rekening Anda.

Simpan resi pengiriman Anda dan cek secara berkala. Tidak jarang pembeli yang menipu akan mengaku barang belum diterimanya sehingga meminta Anda mengirimkan ulang barang pesanannya.

Jika hal ini terjadi, segera cek. Biasanya web (situs) pos atau kurir akan menampilkan siapa yang menerima barang tersebut.

Baik sebagai pembeli atau penjual memang tidak lepas dari penipuan. Meski kita ingin menjual produk kita ke sebanyak mungkin orang, berhati-hatilah saat menjual di media sosial.

Beberapa oknum menggunakan akun-akun media sosialnya untuk melakukan penipuan. Banyak bertanya saat akan membeli barang, mungkin membuat kesal penjual tetapi sedikitnya kita dapat mengetahui informasi yang detil. Semoga bermanfaat. [Cms]

Tags: Kiat menghindari penipuan bisnis
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Peduli kepada Disabilitas, Adara Relief International Adakan Event Family Fest 4

Next Post

Tips Atasi Sakit Gigi si Kecil

Next Post
Tips Atasi Sakit Gigi si Kecil

Tips Atasi Sakit Gigi si Kecil

Belanja Produk Halal di Muslim Life Fair Bandung Banjir Diskon, Promo dan Hadiah

Belanja Produk Halal di Muslim Life Fair Bandung Banjir Diskon, Promo dan Hadiah

RizkaAde Angkat Avantde dalam Jakpreneur Fashion Week 2022

RizkaAde Angkat Avantde dalam Jakpreneur Fashion Week 2022

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1847 shares
    Share 739 Tweet 462
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8041 shares
    Share 3216 Tweet 2010
  • Potret Anak Ketiga Lesti Kejora Lakukan Photoshoot Bersama Kedua Kakaknya

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • IRRESSRAMADHAN 2026 Mengusung Konsep Eksklusif dan Bernuansa Reflektif

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kemenhaj RI Sikapi Kondisi Keamanan Timur Tengah yang Berdampak pada Perjalanan Umroh

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Materi Kultum, Bersyukur Kepada Allah

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • 6 Ustadz yang Ceramahnya Lucu dan Asyik, Bikin Nggak Ngantuk saat Belajar Islam

    1506 shares
    Share 602 Tweet 377
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4162 shares
    Share 1665 Tweet 1041
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga