BAGI banyak orang, mengiris bawang merah merupakan salah satu pekerjaan dapur yang paling tidak menyenangkan. Belum selesai memotong beberapa siung saja, mata sudah mulai terasa perih, berair, bahkan sulit dibuka. Akibatnya, proses memasak menjadi kurang nyaman dan memakan waktu lebih lama.
Rasa perih tersebut sebenarnya bukan disebabkan oleh aroma bawang, melainkan karena senyawa alami yang dilepaskan saat bawang dipotong. Ketika sel-sel bawang merah rusak akibat pisau, terbentuk senyawa volatil yang dapat bereaksi dengan air mata di permukaan mata. Reaksi inilah yang memicu sensasi pedih dan membuat mata mengeluarkan lebih banyak air mata sebagai mekanisme perlindungan.
Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar mengiris bawang merah terasa lebih nyaman.
Baca Juga: Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Fermentasi, Apa Saja Risikonya bagi Kesehatan?
Ini Tips Mengiris Bawang Merah dengan Lebih Nyaman
1. Dinginkan Bawang Sebelum Dipotong
Salah satu cara yang cukup efektif adalah menyimpan bawang merah di dalam lemari pendingin sekitar 20–30 menit sebelum digunakan.
Suhu dingin membantu memperlambat pelepasan senyawa volatil penyebab iritasi sehingga jumlah gas yang mencapai mata menjadi lebih sedikit. Cara ini cukup mudah dilakukan, terutama jika Anda sudah mengetahui menu yang akan dimasak.
2. Gunakan Pisau yang Tajam
Pisau yang tajam justru membantu mengurangi rasa perih.
Saat menggunakan pisau tumpul, bawang akan lebih banyak tertekan dan hancur sehingga semakin banyak senyawa penyebab iritasi yang dilepaskan. Sebaliknya, pisau tajam mampu memotong bawang dengan lebih bersih tanpa merusak terlalu banyak jaringan.
Selain membuat mata lebih nyaman, hasil irisan juga menjadi lebih rapi.
3. Potong di Dekat Ventilasi
Apabila memungkinkan, iris bawang di dekat jendela yang terbuka atau gunakan exhaust fan di dapur.
Sirkulasi udara membantu mengalihkan gas dari bawang agar tidak langsung mengenai wajah dan mata. Sebagian orang juga menggunakan kipas kecil yang diarahkan menjauhi wajah untuk membantu mengurangi paparan senyawa tersebut.
4. Jangan Memotong Bagian Akar Terlebih Dahulu
Bagian akar bawang merah mengandung konsentrasi senyawa sulfur yang lebih tinggi dibandingkan bagian lainnya.
Karena itu, sebaiknya iris bagian atas bawang terlebih dahulu dan biarkan bagian akar tetap utuh hingga proses mengiris hampir selesai. Cara sederhana ini dapat membantu mengurangi jumlah zat yang dilepaskan ke udara.
5. Basahi Talenan atau Pisau
Sebagian orang merasa lebih nyaman mengiris bawang di atas talenan yang sedikit dibasahi.
Air membantu melarutkan sebagian senyawa volatil sebelum menyebar ke udara. Walaupun efeknya tidak terlalu besar, cara ini cukup mudah dicoba sebagai tambahan dari metode lainnya.
6. Hindari Menggosok Mata
Saat mata mulai terasa perih, usahakan jangan langsung menguceknya. Menggosok mata dengan tangan yang baru saja memegang bawang justru dapat memperparah iritasi. Jika mata terasa sangat pedih, bilas menggunakan air bersih mengalir atau berhenti sejenak hingga rasa perih berkurang.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
7. Gunakan Kacamata Pelindung Jika Diperlukan
Bagi orang yang sangat sensitif terhadap bawang, memakai kacamata pelindung saat mengiris bisa menjadi solusi.
Kacamata membantu menghalangi gas bawang agar tidak langsung mengenai permukaan mata. Cara ini cukup populer di kalangan koki yang harus mengiris bawang dalam jumlah banyak setiap hari.
Mengiris bawang merah memang sulit dipisahkan dari aktivitas memasak. Namun dengan teknik yang tepat, rasa perih pada mata dapat dikurangi secara signifikan. Mulailah dengan menggunakan pisau yang tajam, mendinginkan bawang sebelum dipotong, serta memastikan sirkulasi udara di dapur berjalan baik. Langkah-langkah sederhana tersebut akan membuat aktivitas memasak menjadi lebih nyaman tanpa harus terus-menerus menghapus air mata. [DW]





