• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 5 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Tatacara Pelaksanaan Shalat Gerhana

26/05/2021
in Syariah, Unggulan
tatacara pelaksanaan shalat gerhana

tatacara pelaksanaan shalat gerhana (foto: pixabay)

77
SHARES
596
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Tatacara pelaksanaan shalat gerhana. Tata cara pelaksanaan shalat gerhana telah dijelaskan secara rinci dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, sebagai berikut:

Tatacara Pelaksanaan Shalat Gerhana

Oleh: Ustaz Farid Nu’man Hasan

Dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha, katanya:

خَسَفَتْ الشَّمْسُ فِي حَيَاةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَرَجَ إِلَى الْمَسْجِدِ فَصَفَّ النَّاسُ وَرَاءَهُ فَكَبَّرَ فَاقْتَرَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قِرَاءَةً طَوِيلَةً ثُمَّ كَبَّرَ فَرَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا ثُمَّ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقَامَ وَلَمْ يَسْجُدْ وَقَرَأَ قِرَاءَةً طَوِيلَةً هِيَ أَدْنَى مِنْ

الْقِرَاءَةِ الْأُولَى ثُمَّ كَبَّرَ وَرَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا وَهُوَ أَدْنَى مِنْ الرُّكُوعِ الْأَوَّلِ ثُمَّ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ ثُمَّ سَجَدَ ثُمَّ قَالَ فِي الرَّكْعَةِ الْآخِرَةِ مِثْلَ ذَلِكَ فَاسْتَكْمَلَ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فِي أَرْبَعِ سَجَدَاتٍ وَانْجَلَتْ الشَّمْسُ قَبْلَ أَنْ يَنْصَرِفَ

Terjadi gerhana matahari pada saat hidup Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, Beliau keluar menuju masjid lalu dia berbaris bersama manusia di belakangnya, lalu Beliau bertakbir,

lalu Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam membaca surat dengan panjang (lama), lalu beliau bertakbir dan ruku dengan ruku yang lama, lalu bangun dan berkata: samiallahu liman hamidah,

Beliau berdiri lagi tanpa sujud, lalu Beliau membaca lagi dengan panjang yang hampir mendekati panjangnya bacaan yang pertama, lalu Beliau takbir,

dan ruku dengan ruku yang lama yang hampir mendekati lamanya ruku yang pertama, lalu mengucapkan: samiallahu liman hamidah rabbana wa lakal hamdu, kemudian Beliau sujud.

Kemudian dia berkata: pada rakaat terakhir dilakukan seperti itu juga maka sempurnalah empat kali ruku pada empat kali sujud. Lalu, matahari terbit sebelum Beliau pulang. 1)

Baca Juga: Fikih Shalat Gerhana

Melaksanakan Shalat Gerhana

Dalam hadits ini bisa dipahami:

Shalat gerhana dilakukan oleh Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam di dalam masjid secara berjamaah dan dilakukan sebanyak dua rakaat.

Rakaat pertama dua kali ruku, Rakaat kedua juga dua kali ruku, total empat kali ruku

Tertibnya: takbiratul ihram, membaca Al Fatihah, membaca surat yang panjang, lalu ruku yang lama, bangun lagi, membaca Al Fatihah, membaca surat yang panjangnya hampir sama dengan yang pertama,

lalu ruku yang lamanya hampir sama dengan ruku sebelumnya, setelah itu sujud seperti shalat biasa (lengkap dengan duduk di antara dua sujudnya),

lalu bangun lagi dan melakukan hal yang sama dengan rakaat pertama, hingga salam.

Tambahan:

Ada pun dalam riwayat lain, diceritakan bahwa sujudnya juga panjang. 2)

Dianjurkan imam mengucapkan “Ash Shalatu Jaami’ah”, boleh juga orang lain, untuk mengumpulkan manusia agar berkumpul di masjid, sebagaimana riwayat berikut:

Dari Abdullah bin Amr Radhiallahu Anhuma, katanya:

لَمَّا كَسَفَتْ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نُودِيَ إِنَّ الصَّلَاةَ جَامِعَةٌ

Ketika terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah diserukan bahwa sesungguhnya shalat ini berjamaah (Ash Shalatu Jaami’ah). 3)

Oleh karenanya, Syaikh Sayyid Sabiq berkata:

وينادى لها: (الصلاة جامعة)

Dan diserukan untuk shalat gerhana: Ash Shalatu Jaamiah! 4)

Demikian ini adalah tata cara shalat menurut jumhur ulama.[ind]

(Bersambung …)

Referensi:

[1] HR. Bukhari No. 1046, Muslim No. 901, 1, 3

[2] HR. Bukhari No. 3203

[3] HR. Bukhari 1045, menurut lafaz Imam Muslim No. 910, 20: nudiya bish shalati jaami’ah – diserukan dengan kalimat: Ash Shalatu Jaami’ah.

[4] Syaikh Sayyid Sabiq, Fiqhus Sunnah, 1/213

Tags: cara melaksanakan shalat gerhanatatacara pelaksanaan shalat gerhana
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menepati Janji itu Sifat Seorang Mukmin

Next Post

Super Blood Moon, Ketika Bulan Berwarna Merah

Next Post
Super Blood Moon, Ketika Bulan Berwarna Merah

Super Blood Moon, Ketika Bulan Berwarna Merah

Menjadi Cermin Terbaik untuk Anak

Menjadi Cermin Terbaik untuk Anak

keberkahan doa

Keberkahan Doa Nabi Ibrahim A.S di Tanah Thaif

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1838 shares
    Share 735 Tweet 460
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8037 shares
    Share 3215 Tweet 2009
  • Umroh Tetap Aman di Tengah Konflik Timur Tengah, Shafwah Holidays Gunakan Penerbangan Langsung Tanpa Transit

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • Kisah Agen Wanita Mossad yang Nyusup ke Iran (2)

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Kedutan Mata Kanan Atas Menurut Islam, Tanda Mau Dapat Rezeki?

    1419 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3251 shares
    Share 1300 Tweet 813
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2160 shares
    Share 864 Tweet 540
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1697 shares
    Share 679 Tweet 424
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga