ChanelMuslim.com- Penjelasan tentang aqiqah dalam syariat Islam. Aqiqah merupakan bagian dari Sunnah Nabi saw. Boleh jadi, tidak semua kita memahami tentang aqiqah.
Seperti, hukum aqiqah, arti aqiqah, bolehkah digabung niatnya dengan qurban, bolehkah untuk bayi laki hanya satu kambing, apakah dagingnya diberikan mentah atau dimasak dulu,, dan lain-lain.
Berikut ini pembahasannya.
Oleh: Abu Muhammad โIshom bin Marโi
Penjelasan tentang Aqiqah
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya โTuhfatul Maududโ hal.25-26, mengatakan bahwa : Imam Jauhari berkata : Aqiqah ialah โMenyembelih hewan pada hari ketujuhnya dan mencukur rambutnya.โ Selanjutnya Ibnu Qayyim rahimahullah berkata : โDari penjelasan ini jelaslah bahwa aqiqah itu disebut demikian karena mengandung dua unsur diatas dan ini lebih utama.โ
Imam Ahmad rahimahullah dan jumhur ulama berpendapat bahwa apabila ditinjau dari segi syarโi maka yang dimaksud dengan aqiqah adalah makna berkurban atau menyembelih (An-Nasikah).
Dalil-dalil Syar’i tentang Aqiqah
ุนููู ุณูููู ูุงูู ุจููู ุนูุงู ูุฑู ุงูุถููุจููู ููุงูู: ุณูู ูุนูุชู ุฑูุณููููู ุงูููู ุต ูููููููู: ู ูุนู ุงููุบููุงูู ู ุนูููููููุฉู ููุงูููุฑูููููููุง ุนููููู ุฏูู ูุง ูู ุงูู ูููุทูููุง ุนููููู ุงููุงูุฐูู
Dari Salman bin โAmir Ad-Dhabiy, dia berkata : Rasulullah bersabda : โAqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.โ [Shahih Hadits Riwayat Bukhari (5472), untuk lebih lengkapnya lihat Fathul Bari (9/590-592), dan Irwaul Ghalil (1171), Syaikh Albani]
Makna menghilangkan gangguan adalah mencukur rambut bayi atau menghilangkan semua gangguan yang ada [Fathul Bari (9/593) dan Nailul Authar (5/35), Cetakan Darul Kutub Al-โIlmiyah, pent]
ุนููู ุณูู ูุฑูุฉู ุจููู ุฌูููุฏูุจู ุงูููู ุฑูุณููููู ุงูููู ุต ููุงูู: ููููู ุบููุงูู ู ุฑูููููููุฉู ุจูุนูููููููุชููู ุชูุฐูุจูุญู ุนููููู ููููู ู ุณูุงุจูุนููู ูู ููุญููููู ูู ููุณูู ููู
Dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah bersabda : โSemua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.โ [Shahih, Hadits Riwayat Abu Dawud 2838, Tirmidzi 1552, NasaโI 7/166, Ibnu Majah 3165, Ahmad 5/7-8, 17-18, 22, Ad Darimi 2/81, dan lain-lainnya]
ุฃูููู ุนูุงุฆูุดูุฉู ุฃูุฎูุจูุฑูุชูููุง ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฃูู ูุฑูููู ู ุนููู ุงููุบูููุงู ู ุดูุงุชูุงูู ู ูููุงููุฆูุชูุงูู ููุนููู ุงููุฌูุงุฑูููุฉู ุดูุงุฉู
Dari Aisyah dia berkata : Rasulullah bersabda: โBayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.โ [Shahih, Hadits Riwayat Ahmad (2/31, 158, 251), Tirmidzi (1513), Ibnu Majah (3163), dengan sanad hasan]
ุนููู ุงุจููู ุนูุจููุงุณู ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุนูููู ุนููู ุงููุญูุณููู ููุงููุญูุณููููู ููุจูุดูุง ููุจูุดูุง
Dari Ibnu Abbas bahwasannya Rasulullah bersabda : โMengaqiqahi Hasan dan Husain dengan satu kambing dan satu kambing.โ [HR Abu Dawud (2841) Ibnu Jarud dalam kitab al-Muntaqa (912) Thabrani (11/316) dengan sanadnya shahih sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Daqiqiel โIed]
ุนููู ุนูู ูุฑูู ุจููู ุดูุนูููุจู ุนููู ุงูุจููููู ุนููู ุฌูุฏููู ููุงููุ ููุงูู ุฑูุณููููู ุงูููู ุต ู ููู ุงูุญูุจูู ู ูููููู ู ุงููู ููููุณููู ุนููู ููููุฏููู ููููููููุนููู ุนููู ุงููุบููุงูู ู ุดูุงุชูุงูู ู ูููุงููุฆูุชูุงูู ูู ุนููู ุงููุฌูุงุฑูููุฉู ุดูุงุฉู
Dari โAmr bin Syuโaib dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah bersabda : โBarangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing.โ [Sanadnya Hasan, Hadits Riwayat Abu Dawud (2843), NasaโI (7/162-163), Ahmad (2286, 3176) dan Abdur Razaq (4/330), dan shahihkan oleh al-Hakim (4/238)]
Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, dia berkata: Rasulullah bersabda: โCukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.โ [Sanadnya Hasan, Hadits riwayat Ahmad (6/390), Thabrani dalam โMuโjamul Kabirโ 1/121/2, dan al-Baihaqi (9/304) dari Syuraiq dari Abdillah bin Muhammad bin Uqoil]
Dari dalil-dalil yang diterangkan di atas maka dapat diambil hukum-hukum mengenai seputar aqiqah dan hal ini dicontohkan oleh Rasulullah para sahabat serta para ulama salafus sholih.
Sumber:ย https://almanhaj.or.id/856-ahkamul-aqiqah.html


