• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Hukum Menyentuh Kemaluan Saat Mandi Wajib

22/01/2026
in Syariah, Unggulan
Dihantui Penyakit Waswas

(foto: pixabay)

2.2k
SHARES
16.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

USTAZ, saya mau bertanya, bagaimana hukum jika menyentuh kemaluan saat mandi wajib, tepatnya di fase membasuh badan sebelah kanan kemudian sebelah kiri, apakah ketika itu menyentuh kemaluan tidak apa-apa?

Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan bahwa menyentuh kemaluan saat mandi wajib, bukan pembatal mandi, tapi pembatal wudhu, lanjutkan saja mandinya lalu setelah itu wudhu.

Baca Juga: Jangan Asal Mandi, Begini Cara Mandi Wajib yang Benar

Hukum Menyentuh Kemaluan Saat Mandi Wajib

Yang membuat harus mengulang mandi itu adalah hadas besar seperti junub, haid, dan nifas.

مسُ الذكر أو حلقة الدبر في أثناء الغسل لا يبطل الغسل ولكنه إن وقع بعد غسل أعضاء الوضوء فإنه إنما ينقض الوضوء فتجبُ إعادته بعد الغسل

Menyentuh kemaluan atau dubur di saat mandi wajib tidaklah membatalkan mandi, tapi jika hal itu terjadi setelah memandikan anggota badan wudhu maka itu membatalkan wudhu, maka dia wajib mengulangi wudhunya. (Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyyah no. 122475)

Demikian. Wallahu a’lam.

Sahabat Muslim, kamu juga perlu mengetahui tata cara mandi wajib, yaitu sebagai berikut.

Niat mandi junub tanpa melafalkan bacaan tertentu

Karena esensi niat adalah tekad yang kuat di dalam hati dan niat ini yang membedakan mandi junub dengan mandi biasa.

Menggunakan air secukupnya

Karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam melarang memakai air secara berlebihan.

Mencuci kedua telapak tangan

Menuang air dengan tangan kanan ke tangan kiri

Lalu mencuci kemaluan dengan tangan kiri berdasarkan hadis Maimunah.

Berwudhu dengan sempurna seperti wudhunya sholat

Bisa dilakukan pada awal mandi atau setelah mandi.

Mengambil air dengan jari-jemari lalu menyela-nyela rambut dengan hingga ke pangkalnya.

Menyiram kepala dari kanan sebanyak tiga kali kemudian ke sebelah kiri hingga rata seluruh kepala.

Mengalirkan air ke seluruh anggota tubuh.

Dari Aisyah Ummul Mukminin rodhiyallahu ‘anha beliau berkata,

“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam apabila mandi junub beliau mulai mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhu untuk sholat,

lalu memasukkan jari jemarinya ke dalam air dan menggosokkannya ke kulit kepala, lalu menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali,

kemudian beliau alirkan air ke seluruh kulit tubuhnya.”

(HR. Al-Bukhori 248 dan Muslim 316)

Cara mandi junub yang disebutkan di atas adalah cara mandi junub yang sempurna dan ini yang lebih utama. Demikian yang disampaikan oleh para ulama.

Adapun jika mandi junub dilakukan hanya dengan meratakan air ke seluruh tubuh tanpa mengikuti urutan di atas, mandinya tetap dianggap sah selama ada niat.[ind]

Tags: hukum menyentuh kemaluanhukum menyentuh kemaluan saat mandi wajib
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Barat Meluas hingga 10 Hektare

Next Post

Terlihat Serasi dan Elegan, Geng Mamayu Hadiri Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi

Next Post
Terlihat Serasi dan Elegan, Geng Mamayu Hadiri Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi

Terlihat Serasi dan Elegan, Geng Mamayu Hadiri Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi

Tips Menjadi Ayah yang Dicintai Anak dalam Perspektif Parenting Islami

Tips Menjadi Ayah yang Dicintai Anak dalam Perspektif Parenting Islami

Mau Nikah tapi Calon Suami Ingin Jadi Mualaf Dulu

Pernikahan Rasulullah dengan Aisyah (Bagian 4)

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9563 shares
    Share 3825 Tweet 2391
  • Menghina Allah dalam Hati

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1375 shares
    Share 550 Tweet 344
  • Kaldu Jamur untuk MPASI Anak Ini Manfaatnya dan Cara Aman Memberikannya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tak Hanya Sekadar Menyegarkan Ini Manfaat Air Nabeez Kurma bagi Kesehatan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Biden Tunjuk Muslim Sebagai Duta Kebebasan Beragama Internasional

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Salimah Tulungagung Berbagi Tips Menua dengan Bahagia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Tanda-tanda Wanita Rentan Kena Penyakit Jantung di Usia 40 Tahun

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga