• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 12 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Tiga Pasang Surut Cinta Suami Istri

10/11/2022
in Suami Istri
Menjadi Sosok Suami Istri Tangguh (8)

Ilustrasi, foto: islamhastag.com

98
SHARES
752
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CINTA suami istri ada pasang surutnya. Yaitu, ketika fase-fase hidup terlalui selama perjalanan bahtera rumah tangga.

Ada tiga pasang surut cinta suami istri. Pasang surut itu biasanya mengikuti tiga fase besar yang akan dilalui suami istri. Yaitu:

Satu, Fase Awal Menikah

Umumnya suami istri berada dalam cinta yang prima saat awal menikah. Makan berdua, tidur berdua, pergi berdua, dan lainnya berdua.

Pernikahan memadukan energi cinta mereka yang tertahan selama bertahun-tahun. Bukan berarti cinta pada masa pacaran. Tapi cinta alami antara pria dan wanita, dan baru tersalurkan setelah menikah.

Inilah suasana pasang yang paling berkesan. Karena itu, mumpung masih dalam suasana prima, suami istri di fase ini harus mengoptimalkan kesempatan sebaik-baiknya.

Misalnya, jangan diselewengkan dengan kasus PIL atau WIL. Jangan pernah berdiskusi tentang poligami. Dan, jangan cerita-cerita tentang drama cinta masa lalu.

Dua, Fase Punya Anak.

Di fase ini ada suasana baru yang belum pernah dialami pada fase awal pengantin baru. Yaitu kehadiran buah hati, anak-anak tercinta.

Memang relatif apakah cinta suami istri terbagi ke anak-anak. Karena cinta suami istri dan cinta ayah ibu ke anak-anak adalah hal yang berbeda.

Namun begitu, setidaknya ada perhatian atau urusan baru yang mau tidak mau akan menyita fokus pikiran dan hati suami istri ke hal anak-anak.

Boleh jadi ada surut di fase ini. Ruang dan waktu untuk romantis pun harus berbagi ke anak-anak.

Untuk membangkitkan cinta suami istri di fase ini, keduanya harus merasakan bahwa fase ini merupakan pembuktian cinta mereka. Bukan sekadar konsukuensi sebuah pernikahan. Apalagi jika bebannya dilepaskan ke pihak istri saja.

Seolah, hanya istri yang wajib sibuk ngurus anak-anak, sementara suami bisa beralih ke sibuk yang lain. Jika keduanya bisa bersinergi, cinta suami istri di fase ini akan bisa terjaga pasangnya.

Tiga, Fase Punya Cucu

Wujud cinta suami istri sebenarnya tidak ada yang berubah. Saat masih muda, atau pun ketika masuk usia tua.

Cuma bedanya, saat usia tua, aksesoris daya tarik cinta kian pudar. Suami tidak segagah dahulu, dan istri pun tidak secantik mudanya.

Namun begitu, siklus hidup itu selalu melingkar. Ketika di awal menikah mereka hanya berdua, dan di saat tua pun akan kembali berdua. Karena anak-anak sudah membangun rumah tangga sendiri.

Di sinilah fase cinta rahmah yang boleh jadi menjadi dominan. Hal ini karena sakinah dan mawaddahnya sudah mulai pudar. Namun begitu, keutuhan cinta masih tetap terjaga. [Mh]

 

 

Tags: Tiga Pasang Surut Cinta Suami Istri
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pahlawan Laksamana Keumalahayati, Pemimpin Armada Laut Aceh

Next Post

Tubuh Kita Dirancang untuk Bergerak

Next Post
Hati-hati Sifat Sombong

Tubuh Kita Dirancang untuk Bergerak

Cara menulis novel yang menghasilkan uang

Cara Menulis Novel yang Menghasilkan Uang

4 Penyebab Lemahnya Iman

Alasan Syar’i Istri Boleh Meminta Cerai

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9302 shares
    Share 3721 Tweet 2326
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Tren Kecantikan Kembali Nuansa Era 2000-an

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4796 shares
    Share 1918 Tweet 1199
  • Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11752 shares
    Share 4701 Tweet 2938
  • 5 Style Hijab Tanpa Peniti yang Praktis dan Tetap Modis

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga