• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 27 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Moentji, Manusia Bermulut Ketjil

24/09/2018
in Suami Istri
144
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Istilah Moentji biasa dipakai oleh para tentara Belanda untuk menyebut perempuan pribumi yang menjadi gundiknya. Regie Baay menulis bahwa moentji merupakan plesetan dari kosa kata bahasa Belanda, yakni Mondje (berarti mulut kecil). Istilah tersebut merujuk pada kenyataan para perempuan gundik dalam barak-barak tentara Belanda adalah perempuan penurut, tidak banyak bicara atau protes dengan keadaan dan status mereka. Mereka juga tidak memberontak ketika mendapat perlakuan kasar oleh para serdadu dan pegawai Belanda.

Setelah kemarin kita membahas tentang gambaran perbudakan perempuan Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Setelah perbudakan dihapuskan, VOC membolehkan para pegawai dan tentaranya mengambil perempuan-perempuan pribumi menjadi gundik mereka.

Pergundikan

Panggilan yang paling umum untuk seorang gundik adalah Nyai. Kata nyai didapati dalam bahasa Bali, bahasa Sunda dan bahasa Jawa dengan pengertian ‘perempuan (muda), adik perempuan’, dan juga dipakai sebagai istilah panggilan. Selain itu para gundik juga biasa dipanggil moentji/munci atau Snaar/Snoer (senar/dawai). Sapaan Snaar, di Belanda, biasa dipakai untuk para pelacur, wanita panggilan dan penjaja seks komersial. Para gundik juga disebut meubel (perabot) atau inventarisstuk (barang investasi). Dengan dua istilah itu, para gundik diidentikkan dengan barang-barang, harta benda orang Belanda. Perlakuan terhadap mereka juga sama dengan perlakuan terhadap barang-barang. Para gundik dapat dijual, dilelang seperti barang lainnya ketika para serdadu pergi ke Belanda, atau ketika sudah tidak dikehendaki. Berkaitan dengan peran para gundik yang biasa membantu menerjemahkan dalam komunikasi tuan Belandanya, mereka sering disebut dan disamakan dengan boek (buku) atau woordenboek (kamus).

Moentji berperan sebagai pembantu, teman tidur, istri dan semua peran yang ada. Sementara statusnya berada di antara budak dan pembantu rumah tangga. Merekai bertanggung jawab mengatur seluruh urusan rumah tangga tuan Eropanya. Ia menjadi pemimpin para pembantu rumah tangga. Ketika tuan Eropa meninggalkan rumah, moentji bertanggung jawab sepenuhnya atas rumah dan semua pembantu tuannya. Ia berhak mengaturnya.

Menjadi nyai atau gundik merupakan pilihan untuk memperbaiki taraf hidup. Mereka rata-rata berasal dari keluarga petani miskin. Ada juga yang diambil alih dari rekan pribumi, ada perempuan yang menawarkan diri, atas permintaan para serdadu, atau ditawarkan sebagai nyai oleh keluarga perempuan.

Seorang nyai boleh dikatakan tidak punya hak apa-apa, tidak punya hak atas anaknya, pun tidak punya hak atas posisinya sendiri. Setiap saat ia dapat ditinggalkan oleh majikannya tanpa bantuan dalam bentuk apapun. Di kalangan ketentaraan, nyai kadang diserahkan begitu saja dari seorang tentara kepada lainnya.

Bagi kaum pribumi, menjadi nyai juga sama dengan menjadi pelacur, karena kehidupan bersama dengan lelaki Belanda adalah tidak sah. Lebih dari itu, bagi kaum pribumi, mereka dianggap mengkhianati saudaranya sendiri karena mereka menunjang kebutuhan kolonial. Mereka juga diaggap mengkhianati agama dengan hidup bersama orang kafir, seorang Kristen. Islam adalah agama kebanyakan pribumi sebelum kedatangan Belanda. Hidup bersama dengan lelaki Belanda, yang de facto Kristen tanpa ikatan yang sah menurut agama Islam adalah tindakan yang haram. Dan mereka dikucilkan dari masyarakatnya. (MAY)

 

*Sumber: Manusia “Bermulut Ketjil” (Kajian Poskolonial tentang Perempuan Indonesia Masa Penjajahan Belanda), Alfons No Embu

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Memanggang Makanan agar Matang Sempurna

Next Post

Saling Mengerti Sajalah

Next Post

Saling Mengerti Sajalah

6 Desainer Indonesia Kenalkan Wastra di Paris Fashion Week

Bangga, Indonesia jadi Negara Pionir Fashion Syari di Dunia

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9411 shares
    Share 3764 Tweet 2353
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1313 shares
    Share 525 Tweet 328
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4259 shares
    Share 1704 Tweet 1065
  • Ular dan Penampakan Jin

    546 shares
    Share 218 Tweet 137
  • Simak Beberapa Dampak Buruk Akibat Mencuci Muka secara Berlebihan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ketahui Beberapa Cara untuk Mengatasi Rambut Kusut

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4829 shares
    Share 1932 Tweet 1207
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2427 shares
    Share 971 Tweet 607
  • Kemenag Luncurkan e-SMART KOMITE untuk Perkuat Madrasah Seluruh Indonesia

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga