ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Kamis, 12 Desember 2019 | 15 Rabiul Akhir 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
 
Jasa Aqiqah Murah, Budget Aqiqah, Kambing Aqiqah Murah, Aqiqah Tangerang
 
FASHION

6 Desainer Indonesia Kenalkan Wastra di Paris Fashion Week

24 September 2018 17:02:12
Press Conference Si.Se.Sa. “Fascinanting Java” go to Paris Fashion Week 2018 bertempat di Aljazeera Restaurant & Function Hall - Polonia. Jl. Cipinang Cempedak I No.29, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (21/9) Foto: CMM , Sisesa Goes To Paris,
Press Conference Si.Se.Sa. “Fascinanting Java” go to Paris Fashion Week 2018 bertempat di Aljazeera Restaurant & Function Hall - Polonia. Jl. Cipinang Cempedak I No.29, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (21/9) Foto: CMM

ChanelMuslim.com – 6 desainer Indonesia kenalkan wastra melalui parade Paris Fashion Week, event ini akan digelar di Paris mulai 25 September – 03 Oktober 2018.

Desainer pertama, Jeny Cahyawati. Koleksi busana yang ditampilkan mengandung unsur tenun endek. Bertema Bali the island paradise, kain tenun enduk masa kini bisa dipakai semua kalangan masyarakat Indonesia.

“Dulu, tenun endek cuma digunakan keluarga raja Bali, tapi kini fashion bisa mengembangkan tenun itu agar bisa dipakai siapapun,” ujar Jeny saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (21/09).

Ia menambahkan, pembuatan tenun endek pada songket koleksinya bisa dikerjakan selama 8 bulan untuk satu songket. Bahan yang digunakan berupa sutra, katun, viscode dan renda.

Baju muslimah yang dibuat dari tenun endek Bali ini dibuat seimbang antara modern, tradisional, masa lampau dan budaya lokal. Karya koleksi tersebut menghasilkan keindahan warisan budaya pesisir Indonesia.

Tak kalah menariknya dengan koleksi Jeny, desainer Nila Baharuddin juga membuat busana muslimah dari kain tenun Garut. Kecintaanya pada fashion muslimah menghasilkan karya wastra Indonesia berupa kain batik, tenun ikat dan singlet yang unik dan elegan.

Dalam mempersiapkan Paris Fashion Week, karya tenun Garut berbahan sutera dirubah lebih modern. Namun, motif kompleksnya tetap ada agar ciri khas budaya Indonesia bisa dilihat mancanegara.

“Koleksi tenun Garut ini juga terinspirasi dari Empire seventh heaven,” kata Nila.

Menurut Nila, ada 7 warna yang dipengaruhi oleh lapisan taman firdaus atau surga. Ada warna amber, mandarin red, paradise, tree top, magenta, evening haze dan dark aubergine.

Selain Nila, ada desainer Lia Afif. Desainer lulusan jurusan Arsitektur ITS ini selalu mengeksplorasi karyanya dengan kain tradisional. Ia bersama pemerintah Kabupaten Jember mengangkat unsur hasil bumi pada koleksinya.

Pada kain yang dibuat, ada unsur budaya Indonesia yang sengaja ditonjolkan. Kain batik produksi Jember ini menggunakan pewarnaan alam, sehingga tidak hilang dimakan zaman.

Tema yang diangkat pada karya Lia Afif di Paris Fashion Week berupa Criolla Charmera. Inspirasi nama tema diambil dari rangkaian pesona konsep batik Jember warna coklat yang cantik.

Ada juga desainer Ratu Anita Soviah. 15 gaun untuk event Paris Fashion Week terbuat dari songket Palembang. Koleksi gaun songket dikreasikan dengan motif hias seperti bunga cino dan nampan perak.

Meski songket Palembang lebih dikenal warna merah yang kuat, karya desainer Ratu ingin menunjukan sisi lain dari songket Palembang.

“Biasanya songket itu lebih identik warna merah, tapi disini kita mau tunjukin warna cerah lainnya gak kalah bagus dan menarik,” ujar Ratu.

Koleksi fashion inspirasi wastra Indonesia lainnya, Melia Wijaya juga turut berpartisipasi. Pada koleksinya, ia masukan seni wayang kulit untuk kenalkan budaya tersebut di Paris Fashion Week. Detail yang dipakai menggunakan siluet wayang dan gunungan.

6 Desainer Indonesia Kenalkan Wastra di Paris Fashion Week

Pada event Paris Fashion Week, ada juga desainer syar`i yang akan unjuk gigi menunjukan wastra Indonesia. SiSeSa, brand dengan tiga desainer ini akan menampilkan karya berbalut batik kudus.

Bertema Fascinating Java, pembuatan busananya mengaplikasikan unsur batik dan bordir. Tampilan batik dan bordir yang indah dikerjakan dengan teliti serta waktu yang lama.

Menurut salah satu pemilik brand SiSeSa, Sanaz mengatkan 15 koleksi SiSeSa ini diharapkan akan menjadi sumber referensi dunia fashion busana syar`i.

“Insya Allah kita, Indonesia akan menjadi trend setter busana syar`i. Apalagi alhamdulilah, SiSeSa jadi brand syar`i pertama dari Indonesia yang tampil di event internasional,”pungkasnya. (Firda)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
press conference si.se.sa. “fascinanting java” go to paris fashion week 2018 bertempat di aljazeera restaurant & function hall - polonia. jl. cipinang cempedak i no.29
jatinegara
jakarta timur
jumat (21/9) foto: cmm
sisesa goes to paris
 
BERITA LAINNYA
 
 
FASHION
28 July 2019 21:21:13

Vivi Zubedi: Modest dan Muslim Fashion itu Beda

 
FASHION
17 April 2018 15:48:04

Offline Store Hadir di Kota Bandung

 
iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Manajemen Masjid Berbasis Ekonomi Kreatif 4.0
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284