• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Membangun Keluarga dalam Keluarga (5)

25/06/2021
in Suami Istri, Unggulan
Membangun Keluarga dalam Keluarga (5)

Ilustrasi, foto: i.pinimg.com

79
SHARES
611
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Pernikahan menghasilkan sebuah keluarga baru. Seperti halnya tanaman hias, pohon baru akan tumbuh di lahan kosong. Bukan tetap di pot yang sama bersama iduknya.

Semua orang mendambakan sebuah keluarga bahagia. Ada kelengkapan anggota, ada juga kelengkapan sarana.

Kelengkapan anggota adalah adanya ayah, ibu, dan anak. Kalaupun ada sosok lain, hanya sebagai pelengkap saja. Seperti, asisten rumah tangga, dan lainnya.

Kelengkapan sarana adalah adanya wadah di mana keluarga itu tumbuh dan berkembang. Tumbuh dan berkembangnya secara mandiri.

Wadah utama dalam keluarga adalah rumah. Di situlah keluarga memiliki identitas. Seperti siapa kepala keluarganya, anaknya berapa, alamatnya di mana, dan seterusnya.

Namun begitu, ada kalanya keluarga baru menetap dalam keluarga lama. Ada juga keluarga lama yang tetap menetap dalam keluarga yang lebih lama lagi.

Tak Rugi Belajar Mandiri

Menikah dan membangun keluarga adalah satu paket yang selalu menyatu. Sebelum menikah, bahkan visi ini harus sudah terbangun baik. Bahwa setelah masa transisi, selanjutnya harus mandiri.

Semakin singkat masa transisi, semakin cepat proses belajar untuk menjadi mandiri. Karena mandiri bukan sekadar soal sarana, tapi kesiapan mental dan kematangan merencanakan masa depan.

Sebelum mandiri menjadi aksi, harus ada kesepakatan suami istri. Harus ada kesamaan visi. Bahwa, keluarga baru yang akan dibangun adalah keluarga yang mampu berdiri sendiri. Bukan lagi di balik bayang-bayang orang tua.

Mandiri tidak berarti pisah segala-galanya dengan orang tua. Karena tidak semua orang tua tergolong lemah ekonomi. Mereka tentu tidak akan membiarkan anaknya merasakan kesenjangan antara tinggal di rumah orang tua dengan berada di rumah baru milik sendiri.

Tidak ada salahnya membuka “campur tangan” orang tua untuk membantu anaknya. Dan boleh jadi, ini juga merupakan bagian dari birrul walidain terhadap mereka. Menyenangkan hati mereka dengan menghargai bantuan yang mereka tawarkan.

Di pihak orang tua, menyenangkan anaknya juga menjadi bagian kepuasan diri. Biasanya, orang tua yang mampu secara ekonomi akan memfasilitasi “pelepasan” itu. Mereka berusaha menyediakan rumah yang memadai, dan tentunya yang tidak jauh dari rumah mereka.

Namun, apa pun bantuan yang diulurkan orang tua, tidak mengecilkan tekad dan semangat untuk terus mandiri. Jangan justru memunculkan rasa ketergantuan lain terhadap orang tua. Meskipun mereka senang.

Jika orang tua tergolong tidak mampu seperti itu, tekad mandiri akan memunculkan banyak ide dan cara. Terutama mencari rumah yang memadai untuk membangun keluarga Islami.

Soal rumah didapat dari membeli atau mengontrak, itu urusan lain. Karena persoalannya bukan pada status rumah, tapi pada kepuasan hidup sebagai keluarga mandiri.

Soal perabot? Jangan juga pikirkan hal itu. Karena jika tekad mandiri terwujud, perabot akan muncul sendiri sejalan dengan kebutuhan. Tentu tidak langsung serba sempurna dan memadai.

Justru sebaliknya, jika tanpa rumah baru yang mandiri, perkembangan soal perabot akan berjalan di tempat. Karena secara psikologis, semua terasa sudah tersedia. Tak perlu lagi beli yang baru.

Yang lebih penting dari keluarga mandiri adalah munculnya tekad dan pengalaman menjadi mandiri. Meskipun, bergerak tidak cepat dan kadang tertatih karena terkendala masalah ekonomi.

Jika ada tekad kuat untuk menjadi lebih baik, insya Allah, akan ada solusi. Faidza ‘azamta, fatawakkal ‘alallah. [Mh]

 

Tags: membangun keluarga dalam keluarga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

6 Gaya Komunikasi Alqur’an

Next Post

Kisah Dua Utusan Nabi Isa Berdakwah di Negeri Antakiah (2)

Next Post
Kisah Dua Utusan Nabi Isa Berdakwah di Negeri Antakiah (2)

Kisah Dua Utusan Nabi Isa Berdakwah di Negeri Antakiah (2)

Panduan Memilih Lipstik Nude Sesuai Jenis Kulit

Panduan Memilih Lipstik Nude Sesuai Jenis Kulit

Tips Mengatur Keuangan Keluarga Selama Pandemi

Tips Mengatur Keuangan Keluarga Selama Pandemi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9562 shares
    Share 3825 Tweet 2391
  • Menghina Allah dalam Hati

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Tak Hanya Sekadar Menyegarkan Ini Manfaat Air Nabeez Kurma bagi Kesehatan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Biden Tunjuk Muslim Sebagai Duta Kebebasan Beragama Internasional

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Warga Prancis Demo Tolak RUU yang Dinilai Diskriminatif Terhadap Muslim

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1374 shares
    Share 550 Tweet 344
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • 7 Manfaat Telur Rebus Jika Dikonsumsi Setiap Hari untuk Kesehatan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • LAZ Al Azhar Gelar Training Relawan Ramadan 1442 H

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga