• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 16 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Membangun Keluarga dalam Keluarga (5)

25/06/2021
in Suami Istri, Unggulan
Membangun Keluarga dalam Keluarga (5)

Ilustrasi, foto: i.pinimg.com

78
SHARES
597
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Pernikahan menghasilkan sebuah keluarga baru. Seperti halnya tanaman hias, pohon baru akan tumbuh di lahan kosong. Bukan tetap di pot yang sama bersama iduknya.

Semua orang mendambakan sebuah keluarga bahagia. Ada kelengkapan anggota, ada juga kelengkapan sarana.

Kelengkapan anggota adalah adanya ayah, ibu, dan anak. Kalaupun ada sosok lain, hanya sebagai pelengkap saja. Seperti, asisten rumah tangga, dan lainnya.

Kelengkapan sarana adalah adanya wadah di mana keluarga itu tumbuh dan berkembang. Tumbuh dan berkembangnya secara mandiri.

Wadah utama dalam keluarga adalah rumah. Di situlah keluarga memiliki identitas. Seperti siapa kepala keluarganya, anaknya berapa, alamatnya di mana, dan seterusnya.

Namun begitu, ada kalanya keluarga baru menetap dalam keluarga lama. Ada juga keluarga lama yang tetap menetap dalam keluarga yang lebih lama lagi.

Tak Rugi Belajar Mandiri

Menikah dan membangun keluarga adalah satu paket yang selalu menyatu. Sebelum menikah, bahkan visi ini harus sudah terbangun baik. Bahwa setelah masa transisi, selanjutnya harus mandiri.

Semakin singkat masa transisi, semakin cepat proses belajar untuk menjadi mandiri. Karena mandiri bukan sekadar soal sarana, tapi kesiapan mental dan kematangan merencanakan masa depan.

Sebelum mandiri menjadi aksi, harus ada kesepakatan suami istri. Harus ada kesamaan visi. Bahwa, keluarga baru yang akan dibangun adalah keluarga yang mampu berdiri sendiri. Bukan lagi di balik bayang-bayang orang tua.

Mandiri tidak berarti pisah segala-galanya dengan orang tua. Karena tidak semua orang tua tergolong lemah ekonomi. Mereka tentu tidak akan membiarkan anaknya merasakan kesenjangan antara tinggal di rumah orang tua dengan berada di rumah baru milik sendiri.

Tidak ada salahnya membuka “campur tangan” orang tua untuk membantu anaknya. Dan boleh jadi, ini juga merupakan bagian dari birrul walidain terhadap mereka. Menyenangkan hati mereka dengan menghargai bantuan yang mereka tawarkan.

Di pihak orang tua, menyenangkan anaknya juga menjadi bagian kepuasan diri. Biasanya, orang tua yang mampu secara ekonomi akan memfasilitasi “pelepasan” itu. Mereka berusaha menyediakan rumah yang memadai, dan tentunya yang tidak jauh dari rumah mereka.

Namun, apa pun bantuan yang diulurkan orang tua, tidak mengecilkan tekad dan semangat untuk terus mandiri. Jangan justru memunculkan rasa ketergantuan lain terhadap orang tua. Meskipun mereka senang.

Jika orang tua tergolong tidak mampu seperti itu, tekad mandiri akan memunculkan banyak ide dan cara. Terutama mencari rumah yang memadai untuk membangun keluarga Islami.

Soal rumah didapat dari membeli atau mengontrak, itu urusan lain. Karena persoalannya bukan pada status rumah, tapi pada kepuasan hidup sebagai keluarga mandiri.

Soal perabot? Jangan juga pikirkan hal itu. Karena jika tekad mandiri terwujud, perabot akan muncul sendiri sejalan dengan kebutuhan. Tentu tidak langsung serba sempurna dan memadai.

Justru sebaliknya, jika tanpa rumah baru yang mandiri, perkembangan soal perabot akan berjalan di tempat. Karena secara psikologis, semua terasa sudah tersedia. Tak perlu lagi beli yang baru.

Yang lebih penting dari keluarga mandiri adalah munculnya tekad dan pengalaman menjadi mandiri. Meskipun, bergerak tidak cepat dan kadang tertatih karena terkendala masalah ekonomi.

Jika ada tekad kuat untuk menjadi lebih baik, insya Allah, akan ada solusi. Faidza ‘azamta, fatawakkal ‘alallah. [Mh]

 

Tags: membangun keluarga dalam keluarga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

6 Gaya Komunikasi Alqur’an

Next Post

Kisah Dua Utusan Nabi Isa Berdakwah di Negeri Antakiah (2)

Next Post
Kisah Dua Utusan Nabi Isa Berdakwah di Negeri Antakiah (2)

Kisah Dua Utusan Nabi Isa Berdakwah di Negeri Antakiah (2)

Panduan Memilih Lipstik Nude Sesuai Jenis Kulit

Panduan Memilih Lipstik Nude Sesuai Jenis Kulit

Tips Mengatur Keuangan Keluarga Selama Pandemi

Tips Mengatur Keuangan Keluarga Selama Pandemi

  • Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1928 shares
    Share 771 Tweet 482
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8072 shares
    Share 3229 Tweet 2018
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3576 shares
    Share 1430 Tweet 894
  • Kedutan Mata Kanan Atas Menurut Islam, Tanda Mau Dapat Rezeki?

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4497 shares
    Share 1799 Tweet 1124
  • Guru Ngaji Berhak Mendapat Zakat

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2118 shares
    Share 847 Tweet 530
  • Bank Jakarta Syariah Dukung Penuh Jelajah Ramadan ChanelMuslim, Perkuat Layanan Keuangan Berbasis Syariah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga