• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 3 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Hindari Kata-kata Ini agar Tetap Harmonis

07/01/2022
in Suami Istri, Unggulan
Momen-momen rentan hubungan suami istri

Momen-momen rentan hubungan suami istri (Ilustrasi, foto: publicdomainpictures.net)

80
SHARES
617
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Suami istri itu saling menyeimbangkan. Inputnya baik, outputnya juga akan baik. Jangan berharap output baik kalau inputnya kata-kata yang menyakitkan.

Interaksi suami istri selalu akan membuahkan hasil. Ada sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ada ketenangan, cinta, dan kasih sayang.

Hasil berupa samawa itu bisa dibilang yang jangka panjang. Yang jangka pendeknya juga banyak. Antara lain, semangat untuk bekerja, semangat untuk berkreasi di rumah seperti olahan di dapur, semangat ibadah. Dan lainnya.

Namun dari semua interaksi itu, ada sejumlah ucapan pantangan yang baiknya dihindari. Karena ucapan atau kata-kata ini bisa merusak keharmonisan. Antara lain.

Kata Poligami

Secara umum kata ‘poligami’ merupakan hal biasa. Sejumlah ayat Al-Qur’an menyebutnya. Begitu pun dengan hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Para ulama pun biasa membahas topik tentang kata ini. Karena hal itu merupakan bagian dari syariat Islam yang masuk dalam aturan dan bahasannya.

Namun, kata ‘poligami’ ini bisa dibilang tabu jika diucapkan suami kepada istrinya. Meskipun maksud mengungkapkannya bukan untuk isyarat berpoligami.

Kenapa? Karena wanita itu sangat sensi. Poligami boleh jadi dipahami menjadi ungkapan bahwa ada wanita lain yang bisa dinikahi selain sang istri.

Meski hanya sekadar ucapan biasa atau mungkin sekadar candaan, hal itu bisa multi tafsir buat istri. “Apakah aku sudah tidak cantik lagi?”, “Apa ada wanita lain di luar sana yang sedang menanti suaminya.”, “Apa ada yang salah dengan diri saya?” Dan lainnya.

Lebih dahsyat lagi efeknya jika suami istri itu belum dikaruniai anak. Kata itu seolah seperti gugatan keras tentang “ketidakmampuan” istri. Padahal, belum tentu itu murni masalah istri.

Jadi, hati-hati sekali kalau mau mengungkapkan kata itu. Karena efeknya boleh jadi memang berat. Mungkin saja secara fisik istri tidak memperlihatkan reaksi yang signifikan. Tapi siapa tahu psikisnya sangat terluka.

Kalau sekadar untuk menjadi bahan diskusi suami istri? Hitung-hitungannya mungkin akan menjadi lain karena mudaratnya boleh jadi lebih besar dari maslahatnya.

Meminjam kaidah fisik, dar’ul mafasid muqaddam ‘ala jalbil masholih, menghilangkan keburukan harus lebih diutamakan dari mengambil maslahat, kata ‘poligami’ baiknya dihindari untuk diucapkan. Apalagi sekadar candaan suami kepada istri.

Buat pasangan suami istri yang masih junior, baiknya jangan menyentuh kata-kata ini. Lupakan saja untuk sementara. Seolah-olah bahwa kata ini lenyap dari memori.

Luka di badan bisa sembuh dalam sepekan. Tapi luka di hati istri, sembuhnya boleh jadi bisa tahunan. [Mh/bersambung]

 

 

 

 

 

 

 

Tags: Hindari Kata-kata Ini agar Tetap Harmonis
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jamaah Umrah Diberikan 34 Jalur di Daerah Tawaf yang Berjarak Sosial

Next Post

Akhir Kisah Hidup Muadz bin Jabal

Next Post
Akhir Kisah Hidup Muadz bin Jabal

Akhir Kisah Hidup Muadz bin Jabal

Aturan Penggunaan Gadget pada Anak-Anak ala Bill Gates

Efek Negatif Screen Time bagi Tumbuh Kembang Balita (Bag.2)

Merasa Hidup Tidak Ada Perubahan

Merasa Hidup Tidak Ada Perubahan

  • Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Mix and Match Pakaian Batik untuk Aktivitas Sehari-Hari

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8780 shares
    Share 3512 Tweet 2195
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1035 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11532 shares
    Share 4613 Tweet 2883
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3954 shares
    Share 1582 Tweet 989
  • PKS Soroti Narasi Normalisasi LGBT, Dorong Kajian Akademik yang Utuh dari Perspektif Ilmiah, Sosial, Budaya, dan Agama

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4656 shares
    Share 1862 Tweet 1164
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Resep Membuat Bubur Sumsum Enak dan Mudah Anti Gagal

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga