• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 23 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Tegarnya Dua Perempuan Mulia dalam Kondisi Pemboikotan

19/06/2023
in Kisah
Kisah dua perempuan mulia di tengah pemboikotan

Foto: Pexels/NEOSIAM 2021

104
SHARES
802
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KISAH tegarnya dua perempuan mulia dalam kondisi pemboikotan ini menjadi inspirasi bagi para Muslimah. Dua perempuan mulia itu adalah Khadijah dan Fatimah.

Saat itu, kaum musyrik Quraisy semakin gencar melakukan serangan. Mereka berkumpul di perkampungan Bani Kinanah untuk membuat kesepakatan bersama Bani Hasyim dan Bani Muththalib.

Isinya larangan untuk menikah, berjual beli, berteman, berkumpul, memasuki rumah, berbicara dengan mereka kecuali jika secara sukarela mereka menyerahkan Muhammad untuk dibunuh.

Baca Juga: Kisah Perempuan Yang Pernah Tak Memilih Beragama

Kisah Tegarnya Dua Perempuan Mulia dalam Kondisi Pemboikotan

Selesai dibuat, piagam ini digantung di bagian dalam Ka’bah. Bani Hasyim dan Bani Muththalib bergabung menjadi satu, yang mukmin maupun yang kafir, kecuali Abu Lahab.

Mereka mulai diisolir di wilayah kaum Abu Thalib pada malam awal bulan Muharram tahun ketujuh kenabian.

Pemboikoitan itu benar-benar ketat. Bahan makanan sudah habis. Sementara itu kafir Quraisy tidak membiarkan bahan makanan masuk ke dalam pemukiman kaum Abu Thalib.

Bani HAsyim dan Bani Muththalib benar-benar kelaparan. Mereka hanya bisa menanak dedaunan dan kulit binatang. Tidak jarang terdengar suara rintihan anak-anak dan kaum perempuan karena kelaparan.

Saat itu Khadijah telah memasuki usia senja. Namun, ia sedikit pun tidak menampakan kegelisahan dan kesusahan. Ia menjalani semua itu dengan keikhalasan.

Di tengah pedihnya menjalani ujian, Khadijah tak kuasa menahan kesedihan demi melihat anaknya, Fatimah. Saat itu Fatimah berumur lima tahun,

Hati ibu mana yang tidak sedih melihat anaknya yang masih belia menanggung derita kelaparan sedemikian rupa. Khadijah pun berujar, “Anakku, apakah kiranya yang akan engkau alami sepeninggalanku? Dalam usia semuda ini engkau telah mengalami kesukaran hidup. Dan engkau akan menghadapi cobaan dan penderitaan yang lebih berat lagi.”

Tidak disangka Fatimah menjawab dengan mantap, “Aku tidak apa-apa, Bu. Justru kamilah yang mengkhawatirkan kondisi ibu.”

Inilah dialog dua generasi yang mencengangkan. Khadijah telah berhasil mendidik anak-anaknya menjadi manusia yang beriman kepada Allah.

Mereka tidak sedikit pun mengkhawatirkan kondisi mereka sendiri. Di tengah ujian yang menyengat, mereka percaya bahwa Allah akan menurunkan pertolongan pada mereka. Dan mereka ikhlas menjalani semua ujian karena yakin akan janji Allah yaitu surga. [Maya Agustiana/Cms]

Tags: Kisah tegarnya dua perempuan mulia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Selalu Ada yang Harus Ditutupi

Next Post

Jakarta Islamic School Gelar Wisuda TK Bernuansa Frozen

Next Post
Jakarta Islamic School Gelar Wisuda TK Bernuansa Frozen

Jakarta Islamic School Gelar Wisuda TK Bernuansa Frozen

Laznas BMH Fokus Pemerataan Distribusi Qurban di Lokasi Paling Membutuhkan

Laznas BMH Fokus Pemerataan Distribusi Qurban di Lokasi Paling Membutuhkan

Graduation day 2023 jakarta islamic school

Graduation Day 2023 Jakarta Islamic School Usung Konsep Be My Self, Ajarkan Siswa dan Siswi Lebih Percaya Diri

  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9389 shares
    Share 3756 Tweet 2347
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4823 shares
    Share 1929 Tweet 1206
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4248 shares
    Share 1699 Tweet 1062
  • Ular dan Penampakan Jin

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1303 shares
    Share 521 Tweet 326
  • Lima Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh, Dapat Mencegah Kanker

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11784 shares
    Share 4714 Tweet 2946
  • 5 Wisata Kuliner Dekat Stasiun Serpong yang Bisa Dicoba

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2378 shares
    Share 951 Tweet 595
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga