• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 15 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Sekolah

Temukan Parameter Baru Mendiagnosis Glaukoma, Dokter ini Berhasil Raih Gelar Doktor

24/01/2022
in Sekolah
Temukan Parameter Baru Mendiagnosis Glaukoma, Dokter ini Berhasil Raih Gelar Doktor

Foto: ugm.ac.id

78
SHARES
598
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Penemuan parameter baru mendiagnosis glaukoma merupakan penemuan yang sangat penting. Seperti diketahui, glaukoma merupakan salah satu penyakit mata yang dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan penglihatan dan kebutaan.

Baca Juga: Dokter Muslim Ini Bantu Melahirkan Bayi di Pesawat

Temukan Parameter Baru Mendiagnosis Glaukoma, Dokter ini Raih Gelar Doktor

Glaukoma sendiri adalah penyakit mata yang disebabkan oleh adanya kerusakan atau gangguan pada saraf mata.

Sedangkan, Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronik yang diteliti dokter Iwan dalam disertasinya adalah salah satu varian dari penyakit glaukoma tersebut.

Penyakit glaukoma ini diketahui juga sebagai penyebab utama kebutaan yang irreversible (tidak dapat dibatalkan atau diubah).

Kerusakan saraf dalam penyakit glaukoma diakibatkan oleh adanya fenomena peningkatan intraokular (TIO) atau tekanan pada dinding mata.

Peningkatan tekanan pada dinding mata tersebut dapat terjadi karena rusaknya aliran keluar (outflow) cairan bernama aqueos humor (AH). Cairan AH tersebut adalah cairan yang berfungsi untuk menjaga bentuk mata sebagaimana mestinya atau dapat menjaga supaya tidak terjadi peningkatan intraokular atau tekanan pada dinding mata.

Kemudian, untuk mendiagnosis penyakit Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronik, maka biasanya dilakukan dengan melakukan penilaian kepada jaringan trabekular, atau jalur pembuangan Cairan AH.

Namun, untuk melakukan penilaian tersebut bukan hal yang mudah dan praktis, sebab diperlukan alat-alat kedokteran tertentu untuk melakukannya.

Oleh sebab itu, dikutip dari laman ugm.ac.id, Dokter Iwan Soebijantoro., Sp.M(K) melalui penelitiannya berusaha menemukan cara lebih mudah dan praktis sehingga dapat digunakan oleh para dokter ketika melakukan operasi di daerah terpencil atau pedalaman yang tidak memiliki alat kedokteran memadai.

Dokter Iwan kemudian meneliti kepada alternatif lain dengan menguji keterhubungan bilik mata depan dengan kerusakan pada sel endotel (suatu lapisan pada mata yang memiliki asal embriologi yang sama dengan jaringan trabekular).

Alhasil, Dokter Iwan pun menemukan beberapa parameter baru, salah satunya adalah besaran sudut bilik mata depan (BMD).

Berkat penelitiannya tersebut, Dokter Iwan pun berhasil meraih gelar doktor dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada.

Dokter spesialis mata konsultan itu dinyatakan lulus doktor Program S3 FKKMK UGM setelah mempertahankan disertasi berjudul ‘Hubungan Bilik Mata Depan yang Dangkal dengan Perubahan Morfologi Sel Endotel Kornea pada Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronik.’

Melalui penelitian tersebut dokter Iwan tampak mengindikasi sebuah parameter baru untuk mendiagnosa penyakit Glaukoma, khususnya Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronik.

“(Penelitian) ini dapat mempermudah sejawat spesialis mata untuk menegakkan diagnosa dari glaukoma itu sendiri. Di mana Apabila kita bekerja di pedalaman atau di rumah sakit yang tidak mempunyai alat-alat untuk mengukur Retinal Nerve Fiber Layer atau segmen posterior.

Selain itu, tidak mempunyai alat-alat untuk mengukur lapang pandang yang sangat diperlukan untuk (mendiagnosa) penderita glukoma itu, maka dengan ditemukannya parameter baru pada penelitian ini sudah sangat membantu dari teman-teman sejawat spesialis mata untuk menegakkan diagnosa glukoma itu sendiri,” tutur dokter Iwan dalam Ujian Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Kamis, (20/1). [Cms]

Tags: Parameter mendiagnosis glaukoma
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Alasan Al-Qur’an Diturunkan secara Berangsur-angsur

Next Post

Cara Mengatasi Grogi ketika Bertemu Orang Baru

Next Post
Cara Mengatasi Grogi ketika Bertemu Orang Baru

Cara Mengatasi Grogi ketika Bertemu Orang Baru

Menengok Para Ibu Penyintas Semeru Berlatih Menyulam

Menengok Para Ibu Penyintas Semeru Berlatih Menyulam

YBSMU Gandeng BSI Gelar Pelatihan UMKM untuk Keluarga Program BWM 

Yayasan BSMU Gandeng BSI Gelar Pelatihan UMKM untuk Keluarga Program BWM 

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    2858 shares
    Share 1143 Tweet 715
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    201 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1696 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Kronologi Pendaki Syafiq Ali yang Hilang di Gunung Slamet, Kini Sudah Ditemukan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3375 shares
    Share 1350 Tweet 844
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7842 shares
    Share 3137 Tweet 1961
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Rusuh Iran dan Ketakutan Israel

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    270 shares
    Share 108 Tweet 68
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga