• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Sejarah Membuktikan bahwa Yahudi Sangat Penakut

12/02/2026
in Quran Hadis
Inilah Kenapa Israel Begitu Ambisius Kuasai Palestina

Ilustrasi, foto: washingtonpost.com

75
SHARES
579
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

YAHUDI itu sangat penakut. Dan, sejarah panjang mereka membuktikan hal itu.

Kaum Yahudi memiliki sejarah perjalanan yang begitu panjang. Sejak di masa Nabi Ya’kub alaihissalam hingga di masa kini.

Penakut di Masa Nabi Musa

Al-Qur’an menyebut mereka sebagai Bani Israil. Di masa Nabi Musa alaihissalam, Yahudi diselamatkan dari kezaliman dan kejaran Firaun. Mereka tak berani melakukan perlawanan terhadap Firaun hingga datang Nabi Musa mengajak mereka untuk hijrah ke Palestina atau saat itu disebut negeri Kan’an.

Allah menyelamatkan mereka dari kejaran Firaun melalui laut yang terbelah menjadi daratan. Mereka pun bisa melaluinya dengan selamat.

Tapi ketika tiba di tanah baru itu, mereka tak mau berjuang melawan penguasa zalim yang menguasai wilayah itu. Mereka hanya ingin ‘enaknya’ saja.

Mereka begitu tega mengatakan kepada Nabi Musa, “Hai Musa, di sana ada penguasa yang hebat. Kami takut kesana. Silakan Anda dan Tuhan Anda berperang berdua. Kami tunggu di sini saja!”

Hal itu Allah sebutkan dalam Al-Qur’an, “Mereka berkata: wahai Musa, sesungguhnya di dalam negeri itu ada orang-orang yang perkasa. Kami tidak akan masuk kesana sebelum mereka keluar.

“Mereka berkata pula: wahai Musa, sampai kapan pun kami tidak akan memasukinya selama mereka ada di sana. Maka, pergilah engkau bersama Tuhanmu dan berperanglah kamu berdua. Sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja!” (QS. Al-Maidah: 22-24)

Tidak akan Berperang kecuali Punya Benteng Kuat

Inilah karakter Yahudi yang digambarkan dalam Al-Qur’an. Persenjataan mereka sangat memadai. Pasukan pun dalam jumlah banyak. Tapi, mereka baru akan berperang kalau sudah punya benteng yang kuat. Karena di situlah mereka bersembunyi, bukan berperang.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu. Kecuali, di dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka sangat hebat. Kamu kira mereka bersatu, padahal hati mereka berpecah belah.” (QS. Al-Hasyr: 14)

Kelemahan ini begitu dikuasai Rasulullah dan umat Islam di Madinah waktu itu. Karena itulah, mereka dengan mudah ditaklukkan.

Ditaklukkan bukan dengan peperangan. Tapi, hanya dengan pengepungan. Benteng mereka dikepung, dan akhirnya mereka pun menyerah.

Hal itulah yang terjadi di tiga benteng Yahudi dari suku Nadhir, Qainuka, dan Quraizha. Hal yang sama juga terjadi di Khaibar, wilayah sebelah utara Madinah.

Di Khaibar itu, ada sedikitnya 6 lapis benteng. Tapi, mereka tidak berani keluar benteng. Padahal, jumlah pasukan mereka puluhan ribu, sementara jumlah pasukan Rasulullah hanya  sekitar 1.400 orang.

Mereka pun menyatakan kalah bukan karena peperangan yang dahsyat. Bukan. Tapi karena takut setelah dikepung selama kurang lebih 40 hari.

Dalam Al-Qur’an, Allah menegaskan lagi, “Sesungguhnya kamu lebih ditakuti dalam hati mereka daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti.” (QS. Al-Hasyr: 13)

Meski Senjata Canggih, Israel Hanya Berani kalau Ada Amerika

Seolah membuktikan semua yang Allah sampaikan dalam Al-Qur’an, Israel begitu takut berperang melawan siapa pun. Kecuali ada ‘beking’ dari AS.

Jangankan berperang dengan sebuah negara, dengan ormas seperti Hamas pun mereka perlu beking AS. Dan meski sudah dibeking, tetap saja mereka kalah. Hal ini karena ketakutan sudah menyergap hati mereka sebelum berangkat perang.

Fenomena terakhir ini menunjukkan, mereka merengek-rengek ke AS minta dibantu total untuk melawan Iran. Dengan kata lain, bukan mereka yang nantinya akan berperang, tapi AS. Mereka hanya nonton dan ngatur saja.

Tanpa bantuan AS, Israel tak lebih hanya sekumpulan saudagar rakus yang sedang bermukim di kawasan padang pasir Arab.

Sekiranya negara-negara muslim tidak sakit wahan sepeti yang diucapkan Rasulullah, Israel sudah kabur dari sejak lama. Dan mereka akan kabur tanpa peperangan sedikit pun. Cukup kepung 40 hari, mereka akan menyerah total. [Mh]

 

 

Tags: Sejarah Membuktikan bahwa Yahudi Sangat Penakut
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengapa Ibadahku Belum Membat Hatiku Bahagia?

Next Post

Belajar Menjadikan Allah sebagai Orientasi Terbesar dalam Hidup dari Sejarah Islam

Next Post
Foto: Pexels/Pixabay

Belajar Menjadikan Allah sebagai Orientasi Terbesar dalam Hidup dari Sejarah Islam

Sesuai Jenis Kulit, Berikut Empat Cara Memilih Produk Eksfoliasi

Sesuai Jenis Kulit, Berikut Empat Cara Memilih Produk Eksfoliasi

Sejarah Perjuangan Media dan Pers Islam di Nusantara

Jika Umur Dipanjangkan dalam Ketaatan

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    358 shares
    Share 143 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8697 shares
    Share 3479 Tweet 2174
  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    259 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4445 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    243 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11480 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3914 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2323 shares
    Share 929 Tweet 581
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga