• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 26 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Sejarah Membuktikan bahwa Yahudi Sangat Penakut

12/02/2026
in Quran Hadis
Inilah Kenapa Israel Begitu Ambisius Kuasai Palestina

Ilustrasi, foto: washingtonpost.com

72
SHARES
557
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

YAHUDI itu sangat penakut. Dan, sejarah panjang mereka membuktikan hal itu.

Kaum Yahudi memiliki sejarah perjalanan yang begitu panjang. Sejak di masa Nabi Ya’kub alaihissalam hingga di masa kini.

Penakut di Masa Nabi Musa

Al-Qur’an menyebut mereka sebagai Bani Israil. Di masa Nabi Musa alaihissalam, Yahudi diselamatkan dari kezaliman dan kejaran Firaun. Mereka tak berani melakukan perlawanan terhadap Firaun hingga datang Nabi Musa mengajak mereka untuk hijrah ke Palestina atau saat itu disebut negeri Kan’an.

Allah menyelamatkan mereka dari kejaran Firaun melalui laut yang terbelah menjadi daratan. Mereka pun bisa melaluinya dengan selamat.

Tapi ketika tiba di tanah baru itu, mereka tak mau berjuang melawan penguasa zalim yang menguasai wilayah itu. Mereka hanya ingin ‘enaknya’ saja.

Mereka begitu tega mengatakan kepada Nabi Musa, “Hai Musa, di sana ada penguasa yang hebat. Kami takut kesana. Silakan Anda dan Tuhan Anda berperang berdua. Kami tunggu di sini saja!”

Hal itu Allah sebutkan dalam Al-Qur’an, “Mereka berkata: wahai Musa, sesungguhnya di dalam negeri itu ada orang-orang yang perkasa. Kami tidak akan masuk kesana sebelum mereka keluar.

“Mereka berkata pula: wahai Musa, sampai kapan pun kami tidak akan memasukinya selama mereka ada di sana. Maka, pergilah engkau bersama Tuhanmu dan berperanglah kamu berdua. Sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja!” (QS. Al-Maidah: 22-24)

Tidak akan Berperang kecuali Punya Benteng Kuat

Inilah karakter Yahudi yang digambarkan dalam Al-Qur’an. Persenjataan mereka sangat memadai. Pasukan pun dalam jumlah banyak. Tapi, mereka baru akan berperang kalau sudah punya benteng yang kuat. Karena di situlah mereka bersembunyi, bukan berperang.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu. Kecuali, di dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka sangat hebat. Kamu kira mereka bersatu, padahal hati mereka berpecah belah.” (QS. Al-Hasyr: 14)

Kelemahan ini begitu dikuasai Rasulullah dan umat Islam di Madinah waktu itu. Karena itulah, mereka dengan mudah ditaklukkan.

Ditaklukkan bukan dengan peperangan. Tapi, hanya dengan pengepungan. Benteng mereka dikepung, dan akhirnya mereka pun menyerah.

Hal itulah yang terjadi di tiga benteng Yahudi dari suku Nadhir, Qainuka, dan Quraizha. Hal yang sama juga terjadi di Khaibar, wilayah sebelah utara Madinah.

Di Khaibar itu, ada sedikitnya 6 lapis benteng. Tapi, mereka tidak berani keluar benteng. Padahal, jumlah pasukan mereka puluhan ribu, sementara jumlah pasukan Rasulullah hanya  sekitar 1.400 orang.

Mereka pun menyatakan kalah bukan karena peperangan yang dahsyat. Bukan. Tapi karena takut setelah dikepung selama kurang lebih 40 hari.

Dalam Al-Qur’an, Allah menegaskan lagi, “Sesungguhnya kamu lebih ditakuti dalam hati mereka daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti.” (QS. Al-Hasyr: 13)

Meski Senjata Canggih, Israel Hanya Berani kalau Ada Amerika

Seolah membuktikan semua yang Allah sampaikan dalam Al-Qur’an, Israel begitu takut berperang melawan siapa pun. Kecuali ada ‘beking’ dari AS.

Jangankan berperang dengan sebuah negara, dengan ormas seperti Hamas pun mereka perlu beking AS. Dan meski sudah dibeking, tetap saja mereka kalah. Hal ini karena ketakutan sudah menyergap hati mereka sebelum berangkat perang.

Fenomena terakhir ini menunjukkan, mereka merengek-rengek ke AS minta dibantu total untuk melawan Iran. Dengan kata lain, bukan mereka yang nantinya akan berperang, tapi AS. Mereka hanya nonton dan ngatur saja.

Tanpa bantuan AS, Israel tak lebih hanya sekumpulan saudagar rakus yang sedang bermukim di kawasan padang pasir Arab.

Sekiranya negara-negara muslim tidak sakit wahan sepeti yang diucapkan Rasulullah, Israel sudah kabur dari sejak lama. Dan mereka akan kabur tanpa peperangan sedikit pun. Cukup kepung 40 hari, mereka akan menyerah total. [Mh]

 

 

Tags: Sejarah Membuktikan bahwa Yahudi Sangat Penakut
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengapa Ibadahku Belum Membat Hatiku Bahagia?

Next Post

Belajar Menjadikan Allah sebagai Orientasi Terbesar dalam Hidup dari Sejarah Islam

Next Post
Foto: Pexels/Pixabay

Belajar Menjadikan Allah sebagai Orientasi Terbesar dalam Hidup dari Sejarah Islam

Sesuai Jenis Kulit, Berikut Empat Cara Memilih Produk Eksfoliasi

Sesuai Jenis Kulit, Berikut Empat Cara Memilih Produk Eksfoliasi

Sejarah Perjuangan Media dan Pers Islam di Nusantara

Jika Umur Dipanjangkan dalam Ketaatan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8103 shares
    Share 3241 Tweet 2026
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3601 shares
    Share 1440 Tweet 900
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5053 shares
    Share 2021 Tweet 1263
  • Lily Jay, Aktris dan Penyanyi Internasional dari Australia, Temukan Islam Lewat ChatGPT

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Perusahaan di Cikarang Wajibkan Karyawannya Shalat Berjamaah

    197 shares
    Share 79 Tweet 49
  • Beda Silaturahmi dengan Ziarah dan Keutamaan Mengunjungi Orang Saleh

    200 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    472 shares
    Share 189 Tweet 118
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2973 shares
    Share 1189 Tweet 743
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga