• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 26 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Dusta dan Ketenangan Hati

06/06/2026
in Quran Hadis
Dusta dan Ketenangan Hati

Dusta dan Ketenangan Hati (foto: pixabay)

107
SHARES
823
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DUSTA dan ketenangan hati. Orang yang gemar dusta hatinya tidak tenang, begitupun hidupnya. Pada dasarnya setiap hati manusia itu cenderung pada kejujuran (fitrah), hanya gegara nafsu kepentingan materi dan duniawi orang tega mendustai hati nuraninya sendiri.

Baca Juga: Meneladani Cara Ibrahim At-Taimi Menghindari Dusta

Dusta dan Ketenangan Hati

Oleh: Ustaz Umar Hidayat, M.Ag.

Nah… kalau sudah begitu, hampir bisa dipastikan jika hati nurani sendiri saja didustai apalagi Tuhannya? Apalagi orang lain? Waduh bahaya juga ya…

Orang yang kerap berdusta hati tak bakalan tenang hidupnya. Sejenak mungkin iya, tetapi itu tak akan berlangsung lama.

Akan terus terjadi perang batin. Semakin parah lagi bila yang didustakan itu agama, alamat tidak tenang dunia akhirat. Bagaimana membebaskannya?

Nampaknya ini dua urusan besar yang bertemu; kedustaan dan ketenangan hati. Bisa ada hubungannya. Bisa juga saling mempengaruhi.

Atau masing-masing berdiri sendiri mematuk masalah. Atau malahan bertemu melahirkan masalah besar. Nampaknya yang terakhir justru yang lebih potensial.

Dalam sebuah dialog dengan para sahabatnya, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bertanya, ”Apakah kalian menginginkan hati yang tenang dan terpenuhinya kebutuhan hidupmu ?”

Para sahabat menjawab dengan antusias, ”Benar, kami menginginkannya.”

Lalu Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ”Sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya, berilah makanan yang sama dengan makananmu, maka akan tenang hatimu dan akan terpenuhi pula kebutuhan hidupmu.” (HR Imam Thabrani dari Abu Darda).

Kunci menenangkan hati anak yatim dengan memenuhi kebutuhan makannya dan menenangkan jiwanya dengan menanda “kelekatan” mengusap kepalanya (yang menandai rasa sangat sayang dan dekat dengannya).

Demikian pula menjadi kunci ketenangan hidup (Allah pun memberi imbalan atas tindakan kita terhadap yatim) dengan dicukupkannya kebutuhan hidup kita oleh Allah Subhanahu wa taala. Subhanallah.

Baca Juga: Jadikan Hati Kita Sebening Kaca

Ketenangan Hati

Soal ketenangan hati memang sering menjadi efek atas kebutuhan hidup. Misal, hati menjadi tenang bila terpenuhi kebutuhan hidupnya. Tidak muncul rasa khawatir maupun gelisah.

Di antara keuntungan memiliki hati yang tenang; seseorang akan mampu memecahkan berbagai persoalan hidupnya, betapapun kompleks dan berat masalah yang dihadapinya.

Di samping sang empunya akan mudah membangun optimisme dalam mencari dan mendapatkan rezeki yang halal hingga terpenuhi kebutuhannya.

Sedang siapa yang termasuk mendustakan agama? Menghardiknya, dan membiarkan anak yatim terlunta-lunta (terutama dari keluarga atau tetangga dekat) dianggap perbuatan yang mendustakan agama; dinyatakan dalam firman Allah Qs. 107: 1-3:

”Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak memberi bagian makanan pada orang miskin.”

Mengapa dianggap mendusta agama? Di antara jawaban yang paling dekat adalah karena agama Islam mengajarkan keselamatan, peduli dan kasih sayang.

Orang yang melakukan pembiaran terhadap nasib hidup (mininal enggan memberi makan) anak yatim, ia berarti telah mendustai apa yang diajarkan Islam.

Ia mendustai agama. Ini menandakan betapa pentingnya memperhatikan nasib mereka hingga Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menyatakan, ”Aku akan bersama para pengurus anak yatim di surga nanti, seperti dua jari tangan (berdekatannya).”[ind]

Tags: Dusta dan Ketenangan Hati
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Apapun Masalahmu Cari Jalan Keluar dengan Shalat

Next Post

Menanti Panggilan ke Tanah Suci, Ustadz Dary Fahrinadi, Haji dan Umroh Adalah Undangan Allah

Next Post
Menanti Panggilan ke Tanah Suci, Ustadz Dary Fahrinadi, Haji dan Umroh Adalah Undangan Allah

Menanti Panggilan ke Tanah Suci, Ustadz Dary Fahrinadi, Haji dan Umroh Adalah Undangan Allah

Tidak Ada yang Mustahil bagi Allah, Semua Bisa Terjadi!

Tidak Ada yang Mustahil bagi Allah, Semua Bisa Terjadi!

Peran Amigdala pada Penderita Trauma

Mengatasi Rasa Rendah Diri pada Anak

  • Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1954 shares
    Share 782 Tweet 489
  • 5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Siswa JISc, Ainun Nadhifia Jalil Torehkan Prestasi Taekwondo, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Korea

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Sukses Memelihara Ikan Koi bagi Pemula

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1364 shares
    Share 546 Tweet 341
  • Sedekah Diam-diam yang Menjadi Naungan di Padang Mahsyar

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga