• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 31 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jadikan Hati Kita Sebening Kaca

07/04/2021
in Nasihat, Unggulan
Jadikan Hati Kita Sebening Kaca

Jadikan Hati Kita Sebening Kaca (Ilustrasi, foto: Wallpaperbetter)

99
SHARES
765
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Hati kita itu seumpama aliran listrik pada sebuah gedung. Jika mati, gedung akan lumpuh. Gelap, dan tak ada tanda kehidupan.

Orang Arab biasa menyebut hati dengan Qolbun. Orang bule menyebutnya dengan heart. Dan kita terbiasa mengatakan sebutan itu dengan hati.

Tentu bukan hati seperti kita menyebut bagian dari organ tubuh, hewan maupun manusia. Tapi hati yang ada di dada. Mungkin lebih tepatnya jantung. Persis seperti yang dikatakan orang Arab maupun orang bule.

Hati itu punya mata. Hati juga punya memori. Hati juga bisa bicara. Inilah bagian inti dari manusia. Ia seperti berada di dua alam: gaib dan nyata.

Dikatakan alam gaib, karena hati memiliki mata, memori, dan bisa bicara. Dan ketika disebut berada di alam nyata, karena hati bisa disentuh. Tepat di balik tulang dada. Ia terus berdetak. Kalau detak itu berhenti, manusia pun tidak hidup lagi.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menjelaskan tentang hati ini. “Dalam tubuh manusia ada segumpal darah. Jika ia baik, baiklah seluruh diri manusia. Tapi bila ia buruk, buruklah seluruh diri manusia. Dan itu adalah hati.”

Di abad ke-13, ada seorang ulama yang menjelaskan tentang hati. Ia bernama Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Merujuk pada firman Allah Surah Al-Hajj ayat 52-54, Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa hati bisa dalam tiga keadaan.

Yaitu, ada saatnya hati berada dalam keadaan sehat atau qalbun salim. Hati ini bersih dari noda syirik kepada Allah subhanahu wata’ala. Ia seratus persen murni dalam pantulan cahaya Allah. Seperti apa cahaya itu memancar, seperti itu pula ia dipantulkan hati ini.

Kedua adalah hati yang sakit. Hati ini dihinggapi begitu banyak noda. Dari dosa yang satu ke dosa yang lain, dari maksiat yang satu ke maksiat yang berikutnya; menghasilkan sekian banyak noda hitam. Noda-noda inilah yang mengeruhkan suasana hati.

Di hati ini jenis, tidak semua cahaya Allah yang memancar di alam raya ini bisa dipantulkan secara sempurna. Hanya sebagian kecil saja yang mampu dipantulkan. Sementara sebagian besarnya meredup dalam noda-noda itu.

Ketiga adalah hati yang paling bahaya. Yaitu, hati yang mati. Seperti halnya tumbuhan yang daun, batang, dan akarnya tertutup sesuatu sehingga tak tersentuh cahaya matahari; seperti itulah keadaan hati ini.

Noda-noda di hati ini bukan lagi sekadar menempel. Tapi sudah membuat karat hitam hingga menutupi seluruh hati.

Di hati seperti ini, seterang apa pun cahaya Allah; tak akan pernah bisa terpantul dengan jernih. Cahaya yang terang benderang itu berubah gelap gulita di hati ini. Padahal cahaya sangat dibutuhkan oleh hati untuk bisa melihat, bahkan berpikir.

Bayangkan jika hati tak bisa melihat dan berpikir, ia tak ubahnya seperti mobil yang berjalan di tempat gelap, lampu yang mati, dengan kaca gelap, dan tanpa pijakan rem sedikit pun.

Hati juga seumpama kaca pada kacamata seseorang. Harus selalu dibersihkan agar pandangan di luar sana tampak jernih apa adanya. Kalau tidak, kacamata bukan lagi menjadi penguat penglihatan, justru akan menjadi penghalang.

Pandangan hati jauh melampaui mata kita. Ia bisa melihat yang tak bisa dilihat mata biasa. Ia bisa menangkap cahaya yang redup dan temaram sekali pun. Ia jauh lebih peka dari kepekaan anjing penjaga.

Bayangkan manusia yang tanpa memiliki itu semua. Pandangannya hanya sebatas yang ia lihat. Ia tak akan mampu menatap sesuatu di balik sesuatu yang tampak. Tak akan merasakan sesuatu yang tak ia sentuh, meski berjarak beberapa mili saja.

Dunia yang terang ini begitu gelap gulita. Lebih gelap terasa dari orang buta. Dinamika alam ini pun seperti kumpulan benda mati yang nihil tanda. Tak ada ketenangan. Tak ada makna hidup yang sebenarnya.

Teruslah berusaha menjadikan hati ini selalu sehat. Bersih, bening seperti kaca. Agar terang benderangnya cahaya Allah bisa terus memandu kita dalam dinamika hidup yang berat dan penuh perangkap. [Mh]

 

 

 

Tags: cara membersihkan hatiJadikan Hati Kita Sebening KacaMuhasabahNasihat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Makan Siang Mudah dengan Telur Dadar Resto

Next Post

Pakaian Muslim itu Hemat

Next Post
Pakaian Muslim itu Hemat

Pakaian Muslim itu Hemat

Pemandian Hijaber di Gresik Jawa Timur

Pemandian Hijaber di Gresik Jawa Timur

BSB

BSB Menyerahkan Wakaf Al-Qur'an

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8999 shares
    Share 3600 Tweet 2250
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11644 shares
    Share 4658 Tweet 2911
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4716 shares
    Share 1886 Tweet 1179
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2313 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3513 shares
    Share 1405 Tweet 878
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4065 shares
    Share 1626 Tweet 1016
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2390 shares
    Share 956 Tweet 598
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh Tutup Pendampingan Dua Tahun, Program Bidan untuk Negeri Berlanjut di Sabang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5211 shares
    Share 2084 Tweet 1303
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga