• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 23 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Tuwailah binti Aslam, Shahabiyah yang Menjadi Saksi Perjalanan Mulia Rasulullah

10/07/2026
in Kisah
Tuwailah binti Aslam, Shahabiyah yang Menjadi Saksi Perjalanan Mulia Rasulullah

Sumber: Pixabay

74
SHARES
571
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEJARAH Islam mencatat ada seorang perempuan yang mendapat kehormatan karena pernah mengasuh Rasulullah SAW ketika masih bayi, dia adalah Tuwailah binti Aslam.

Tuwailah binti Aslam adalah seorang wanita yang hidup di Makkah pada masa awal kehidupan Rasulullah SAW. Ia merupakan budak milik Abu Lahab, paman Nabi Muhammad SAW. Meski hidup sebagai seorang budak, Allah memberikan kepadanya kemuliaan yang tidak dimiliki banyak orang, yakni menjadi salah satu perempuan yang menyusui Rasulullah SAW.

Menurut sejumlah riwayat sejarah, setelah Nabi Muhammad SAW lahir, Tuwailah termasuk wanita pertama yang memberikan air susu kepada beliau sebelum kemudian Rasulullah diasuh oleh Halimah As-Sa’diyah dari Bani Sa’ad. Selain Nabi Muhammad SAW, Tuwailah juga pernah menyusui Hamzah bin Abdul Muthalib dan Abu Salamah. Karena itu, Rasulullah SAW memiliki hubungan persaudaraan sesusuan dengan kedua sahabat tersebut.

Hubungan persaudaraan sesusuan dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat penting. Orang-orang yang memiliki hubungan sesusuan diperlakukan sebagaimana hubungan keluarga dalam beberapa hukum syariat, termasuk dalam perkara pernikahan. Hal ini menunjukkan bahwa Islam memberikan perhatian besar terhadap hubungan kekeluargaan, termasuk yang terjalin melalui penyusuan.

Meskipun Tuwailah merupakan budak Abu Lahab, Rasulullah SAW tidak pernah melupakan jasa perempuan yang pernah menyusuinya. Setelah diangkat menjadi nabi dan memiliki kehidupan yang lebih baik, beliau tetap menunjukkan penghormatan kepada Tuwailah. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW sering mengirimkan hadiah berupa pakaian atau bantuan sebagai bentuk penghargaan atas kebaikannya di masa lalu.

Sikap Rasulullah SAW ini memberikan teladan yang sangat indah. Beliau mengajarkan bahwa jasa sekecil apa pun tidak boleh dilupakan. Kebaikan yang pernah diterima hendaknya dibalas dengan kebaikan pula, meskipun telah berlalu bertahun-tahun. Rasa syukur kepada manusia merupakan bagian dari akhlak mulia yang diajarkan dalam Islam.

Nama Tuwailah juga sering dikaitkan dengan kisah Abu Lahab. Dalam riwayat yang masyhur disebutkan bahwa ketika Rasulullah SAW lahir, Tuwailah menyampaikan kabar gembira tersebut kepada Abu Lahab. Karena sangat senang mendengar kelahiran keponakannya, Abu Lahab dikisahkan membebaskan Tuwailah sebagai bentuk kegembiraan. Meskipun Abu Lahab kemudian menjadi salah satu penentang dakwah Islam, kisah ini menunjukkan bahwa kelahiran Rasulullah SAW membawa kebahagiaan bahkan bagi sebagian keluarganya pada saat itu.

Baca Juga: Jejak Ilmu Jabir bin Abdillah Al-Anshari, Sahabat Nabi yang Menjadi Penjaga Hadis Rasulullah

Tuwailah binti Aslam, Shahabiyah yang Menjadi Saksi Perjalanan Mulia Rasulullah

Dari kehidupan Tuwailah binti Aslam, terdapat beberapa pelajaran yang dapat diambil. Pertama, kemuliaan seseorang di sisi Allah tidak selalu diukur dari status sosialnya. Meski berstatus budak, Tuwailah memperoleh kehormatan karena menjadi bagian dari masa kecil Rasulullah SAW. Kedua, Islam mengajarkan pentingnya menghargai jasa orang lain. Rasulullah SAW tidak pernah melupakan orang yang pernah berbuat baik kepada beliau, sekalipun bantuan tersebut diberikan ketika beliau masih bayi.

Selain itu, kisah Tuwailah mengajarkan bahwa setiap kebaikan akan meninggalkan jejak yang panjang. Tindakan sederhana yang dilakukan dengan penuh ketulusan dapat menjadi amal yang dikenang sepanjang sejarah. Hal ini menjadi motivasi bagi setiap muslim untuk terus berbuat baik tanpa mengharapkan balasan dari manusia.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Meski informasi tentang kehidupan Tuwailah binti Aslam tidak sebanyak shahabiyah lainnya, namanya tetap tercatat dalam sejarah Islam sebagai perempuan yang mendapat kemuliaan luar biasa. Kisahnya mengingatkan kita bahwa Allah mampu mengangkat derajat siapa saja yang Dia kehendaki, dan setiap amal baik yang dilakukan dengan ikhlas akan bernilai besar di sisi-Nya. [DW]

Sumber: Ensiklopedia Nabi Muhammad SAW di antara Para Shahabiyah. Ichwan Fauzi. Lentera Abadi: 2020.

Tags: Tuwailah binti Aslam Shahabiyah yang Menjadi Saksi Perjalanan Mulia Rasulullah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gula Darah Tinggi bisa Menyebabkan Stroke hingga Serangan Jantung

Next Post

4 Keinginan yang Membuat Hidup tidak Bahagia

Next Post
Empat Kunci Hubungan yang Baik dengan Manusia

4 Keinginan yang Membuat Hidup tidak Bahagia

Wamenlu Anis Matta, Geopolitik Dunia Ditentukan Geografi dan Perebutan Energi

Wamenlu Anis Matta, Geopolitik Dunia Ditentukan Geografi dan Perebutan Energi

Cara Mengerjakan Shalat Witir setelah Shalat Isya

Kenapa Kita Harus Shalat

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9586 shares
    Share 3834 Tweet 2397
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2543 shares
    Share 1017 Tweet 636
  • 50 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 yang Penuh Makna dan Inspirasi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    306 shares
    Share 122 Tweet 77
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • KOB PW Salimah dan LPI Alkautsar Gorontalo Gelar Quranic Parenting

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Komisi Fatwa MUI Pusat Menetapkan Vaksin Covid-19 Produksi Sinovac Halal dan Suci

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Parenting in the West in Islamic Perspective (3)

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga