• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 28 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Katakan No Stress saat UTS

21/11/2023
in Parenting, Unggulan
Copyright dalam Pandangan Islam

(foto: pixabay)

86
SHARES
662
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Katakan No Stress Saat UTS. Kupandangi wajah si Bungsu yang sedang tertidur pulas. Anak yang selalu ceria dan suka mengeluarkan ide-ide unik yang kreatif itu kelihatan lelah akhir-akhir ini.

Oleh: Hifizah Nur, S.Psi., M.Ed.

Mungkin juga agak stres karena pekan ini adalah pekan pertama ia menjalani ujian tengah semester setelah masuk SD dua bulan yang lalu.

Syukurlah selama 6 bulan sebelum sekolah, Salsa sudah dipersiapkan latihan membaca, menulis dan berhitung, sehingga meskipun belum lancar, masih bisa mengikuti pelajaran online dengan baik.

Karena masih ada juga beberapa temannya yang belum lancar membaca dan menulis. Hal ini tentu menjadi stressor tersendiri untuk anak dan orang tua.

Anak-anak kelas 1 SD memang menghadapi kurikulum yang sangat padat setelah masuk sekolah. Meskipun diajarkan membaca dan menulis, tapi ritmenya sangat cepat sekali.

Mungkin guru juga dibuat pusing oleh kurikulum kita yang padat, dan harus dicapai hanya dalam jangka waktu yang singkat. Mungkin ini juga yang menyebabkan TK di Indonesia menekankan pembelajaran calistung di kelas TK B-nya.

Selama UTS ini, saya juga ikut merasa cemas seperti ibu-ibu yang lain. Bagaimana kalau anak saya tidak bisa menjawab soal-soal yang dibuat ustazah, bagaimana kalau nilai anak saya jelek.

Bagaimana kalau rasa PD anak saya terjun bebas, ia merasa bodoh, karena tidak bisa mengerjakan soal-soal itu.

Alhamdulilllah, Allah masih melindungi saya dari terbawa emosi negatif tersebut.

Baca Juga: Stress Masalah Keluarga? Coba 11 Langkah Ini

Katakan No Stress saat UTS

Supaya tidak stres dengan pikiran-pikiran negatif itu, sebelum UTS saya sudah meluruskan niat, bahwa UTS-nya Salsa yang masih kelas 1 SD ini, hanyalah sebagian kecil dari perjalanan panjang dalam hidupnya.

Saat UTS inilah saat yang baik untuk mengajarkan kepada anak tentang berjuang keras untuk mencapai hasil terbaik.

Ini juga berarti ibunya juga harus bekerja keras mendampingi anak belajar, me-review semua pelajaran yang sudah diterimanya sebelum ujian.

Saya juga harus melatih mentalnya untuk bersiap menghadapi hasil yang tidak perfect, meskipun sudah serius dan sungguh-sungguh mempersiapkannya.

Ini adalah waktu yang baik untuk belajar tentang tentang ihsan dalam belajar dan ridho dengan takdir Allah.

Memang masih banyak sekali yang harus dipelajari anak-anak kita.

Semoga kita bisa selalu mendampinginya melalui perjalanan hidup anak-anak kita dengan baik, insya Allah.

Yaa Allah, jadikanlah kami dan anak-anak kami orang yang suka bekerja keras dan selalu ridho dengan ketetapan yang Engkau buat, aamiin.[ind]

Tags: Stres
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Arab Saudi Menahan Jamaah yang Berdoa untuk Gaza di Tanah Suci

Next Post

Keragaman Modest Wear dengan Wastra dan Konsep Sustainability di Panggung SPOTLIGHT Indonesia 2023 Culture: Then and Now

Next Post
Keragaman Modest Wear dengan Wastra dan Konsep Sustainability di Panggung SPOTLIGHT Indonesia 2023 – Culture: Then and Now

Keragaman Modest Wear dengan Wastra dan Konsep Sustainability di Panggung SPOTLIGHT Indonesia 2023 Culture: Then and Now

Kolaborasi Karya Sustainable Fashion, Wastra, Hingga Funky Kebaya Menutup SPOTLIGHT Indonesia 2023 Culture: Then and Now

Kolaborasi Karya Sustainable Fashion, Wastra, Hingga Funky Kebaya Menutup SPOTLIGHT Indonesia 2023 Culture: Then and Now

Memahami dan Memenuhi Kebutuhan Pasangan

Memahami dan Memenuhi Kebutuhan Pasangan

  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    535 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    448 shares
    Share 179 Tweet 112
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8516 shares
    Share 3406 Tweet 2129
  • 3 Resep Olahan Daging Sapi Recommended Dicoba

    526 shares
    Share 210 Tweet 132
  • Menghina Allah dalam Hati

    524 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2176 shares
    Share 870 Tweet 544
  • Bacaan Doa Iftitah sesuai Sunnah Rasulullah

    239 shares
    Share 96 Tweet 60
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4357 shares
    Share 1743 Tweet 1089
  • Membaca Inni Wajjahtu Wajhiya dalam Doa Iftitah juga Sunnah

    793 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    229 shares
    Share 92 Tweet 57
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga