• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 18 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Cara Menjadi Ayah yang Baik bagi Anak Laki-Laki

21/01/2023
in Parenting
Cara menjadi ayah yang baik

Foto: Pixabay/4144132

93
SHARES
715
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGAIMANA cara menjadi ayah yang baik bagi anak laki-laki? Seperti diketahui, anak laki-laki perlu belajar menjadi laki-laki dari ayahnya.

Kelak mereka akan menjadi pemimpin dalam rumah tangganya. Mereka belajar menjadi pemimpin yang adil dan bijak dalam segala hal.

Mereka harus punya teladan yang mengajarkan kepada mereka bagaimana menyelesaikan setiap persoalan dalam hidup.

Baca Juga: Mohon Selalu Hidayah agar Tak Salah Langkah

Cara Menjadi Ayah yang Baik bagi Anak Laki-Laki

Berikut adalah beberapa tips untuk menjadi ayah yang baik bagi putra Anda:

1. Anak laki-laki tidak mengerjakan pekerjaan rumah

Masyarakat tradisional membagi pekerjaan berdasarkan gender feminin dan maskulin. Laki-laki dilarang ke dapur dan anak perempuan tidak perlu belajar tinggi-tinggi.

Namun, nampaknya anggapan seperti itu tidak lagi berlaku dalam masyarakat sekarang. Baik laki-laki maupun perempuan harus mumpuni dalam beragam keterampilan, apalagi keterampilan hidup seperti memasak, mencuci, dan merapikan rumah.

Karena bahkan pekerjaan rumah tangga yang dianggap remeh itu jika ditekuni bisa menjadi sebuah profesi yang menjanjikan.

Selain itu melakukan pekerjaan rumah tangga akan melatih motorik anak, ketika mereka beranjak besar akan melatih mereka untuk memanajemen waktu dan membangun rasa empati dalam diri mereka.

Jadi jangan larang anak laki-laki Anda untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

2. Bicara dengan mereka

Entah kenapa, banyak ayah yang mempunyai kesulitan membangunt hubungannya dengan anak laki-laki mereka.

Ayah hampir tidak pernah mengekspresikan dirinya di hadapan anak-anak. Anak laki-laki pun akhirnya hampir tidak pernah didorong untuk mengungkapkan perasaannya.

Ini menyebabkan mereka mengubur perasaan mereka dan menciptakan kepribadian introvert yang terlihat tangguh dari luar dan merasa tidak nyaman mengekspresikan emosi.

Kehadiran sosok yang lebih tua dan kuat dalam kehidupan mereka dapat membantu mereka menemukan kedewasaan dalam cara mereka berpikir.

Mampu membantu anak-anak menilai kekuatan dan kelemahannya sendiri yang nantinya membantu mereka untuk menangani penyelesaian masalah secara konstruktif.

3. Kesalahan adalah bagian dari pembelajaran

Laki-laki tidak boleh melakukan kesalahan sepertinya menjadi sebuah stigma bagi kepemimpinan laki-laki. Hal ini membuat laki-laki bersikap hati-hati dalam setiap pengambilan keputusan.

Namun yang sebaiknya diingat, orang yang terlalu berhati-hati hampir tidak pernah melakukan hal-hal yang spektakuler dalam hidupnya.

Kita harus melihat kesalahan sebagai sebuah pembelajaran. Tidak ada bayi yang langsung bisa berjalan. Semua membutuhkan proses.

Kesalahan hanyalah sebuah proses menuju kesempurnaan, karena orang yang cerdas akan banyak belajar dari kesalahan-kesalahannya.

Bersikap berhati-hati itu perlu untuk bisa mengkalkulasi sebuah kegagalan. Berhati-hati bukan berarti takut melakukan kesalahan dan akhirnya tidak bergerak maju sama sekali.

Hal-hal seperti inilah yang sebaiknya ditanamkan ke dalam benak dan kebiasaan anak-anak.

4. Menghormati perempuan

Sikap dan perlakuan Anda terhadap perempuan sangat menentukan cara pandang putra Anda. Putra Anda akan mempunyai pakem-pakem sendiri mengenai perlakuan mereka kepada perempuan.

Hal yang harus ditanamkan adalah perkataan Rasulullah tentang sebaik-baiknya lelaki adalah yang paling baik akhlaknya kepada istrinya (perempuan).

Kebanyakan orangtua menghindari pembicaraan tentang seksualitas kepada anak-anak mereka. Padahal anak harus belajar tentang siapa mereka dan bagaimana bersikap dengan lawan jenis.

Berbicara tentang topik seksualitas tidak melulu berbicara tentang seks tapi lebih jauh tentang identitas mereka, sebagai laki-laki atau perempuan.

Topik seksualitas akan menguatkan pribadi mereka sesuai dengan gendernya. Anak laki-laki akan mengerti mengapa Alla menciptakan mereka sebagai pemimpin perempuan.

 5. Pengetahuan praktis

Banyak hal yang berkaitan dengan keterampilan praktis yang bisa diajarkan kepada anak laki-laki. Selain pekerjaan rumah tangga, mereka perlu untuk belajar tentang manajemen keuangan termasuk tentang membayar tagihan-tagihan seperti listrik, gas, PAM atau tentang menghitung zakat.

Ayah bahkan bisa mengajak putranya untuk melakukan hobinya bersama-sama seperti otomotif, mendaki, berkuda dan lainnya. [Maya/Cms]

Tags: Cara menjadi ayah yang baik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Gaya Pengasuhan Slow Parenting

Next Post

Manfaat Kulit Jeruk untuk Kecantikan

Next Post
Manfaat kulit jeruk untuk kecantikan

Manfaat Kulit Jeruk untuk Kecantikan

Kabupaten Anggota LTKL Serukan Pentingnya Kolaborasi dalam Proses Mitigasi Bencana

Kabupaten Anggota LTKL Serukan Pentingnya Kolaborasi dalam Proses Mitigasi Bencana

Jangan Merasa Paling Benar

Hindari Tiga Mentalitas Ini

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    5127 shares
    Share 2051 Tweet 1282
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    576 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    378 shares
    Share 151 Tweet 95
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1733 shares
    Share 693 Tweet 433
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3391 shares
    Share 1356 Tweet 848
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7855 shares
    Share 3142 Tweet 1964
  • Dari Dokumentasi ke Cerita: Salimah Kota Bekasi Bekali Humas Skill Fotografi

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2851 shares
    Share 1140 Tweet 713
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5241 shares
    Share 2096 Tweet 1310
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga