• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 21 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Anak Guru Ngaji Saya Nakal

19/03/2025
in Parenting, Unggulan
Syawal telah Tiba

(foto: productnation.co)

124
SHARES
956
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAYA mau bertanya, saya punya guru ngaji, dan anak guru ngaji saya nakal. Ia seorang ustazah yang sering ceramah agama di kampung saya.

Tetapi yang saya heran itu, kenapa anaknya nakal banget suka teriak-teriak, bentak-bentak, bahkan saat saya mengaji ke rumahnya anak ini menakut-nakuti kami sambil membawa pisau.

Yang saya herankan itu, seharusnya seorang ustazah yang sering berdakwah bisa mendidik anaknya dengan baik, kenapa ustazah ini tidak bisa mendidik anaknya?

Baca Juga: 19 Cara Positive Parenting yang Wajib Diketahui Orangtua

Anak Guru Ngaji Saya Nakal

Motivator parenting dari Rumah Pintar Aisha Randy Ariyanto W. menjelaskan bahwa mari kita ber-husnudzon bahwa ustazah ini sudah mendidik anaknya dengan baik.

Dengan pengetahuan agamanya dan juga seringnya ia berdakwah, maka ustazah ini sudah memiliki banyak pengetahuan tentang agama.

Bunda, yang perlu kita pahami pertama kali adalah kita tidak boleh menilai seseorang dari hasilnya. Kita tidak boleh menilai orang tua dari kondisi anaknya.

Misalnya, kedua orang tua sholeh tetapi anaknya tidak, kita tidak boleh mengatakan kedua orang tua itu telah gagal mendidik anaknya.

Selama orang tua itu benar dalam mendidik anak meskipun anaknya belum juga bisa benar, kita tidak boleh men-judge orang tua itu gagal.

Kecuali orang tua itu memang benar-benar abai kepada anaknya.

Bisa jadi, mungkin orang tuanya sudah mendidik anaknya dengan baik tetapi barangkali anak ini terpengaruh dengan temannya yang lain.

Apalagi usianya masih belum baligh. Jadi terkadang anak itu mudah meniru temannya. Kalau anaknya masih belum baligh, coba saja dimaklumi, namanya juga anak-anak.

Bunda sekali lagi, jangan kita menilai orang tua dari perilaku anak. Kalau anaknya bandel, nakal bukan berarti orang tua gagal mendidik anak tapi nilailah sikap orang tuanya saat menghadapi anak.

Anak sering tantrum saat bepergian jangan nilai anaknya yang tantrum. Jangan berkesimpulan melihat anak tantrum lalu kita men-judge orang tua telah gagal mendidik anak.

Nilailah bagaimana sikap orang tua dalam menghadapi anak yang tantrum apakah orang tua itu sabar menghadapi anaknya atau malah ikut marah-marah, membentak atau bahkan bermain fisik.

Kalau ia sabar menghadapi anaknya, orang tua itu tidak gagal dalam mendidik anak. Karena mendidik anak itu adalah proses yang hasilnya terkadang tidak instan.

Bunda, sehebat apapun orang tua, apakah ia pakar parenting, atau seorang ustaz ternama, seorang ulama terkenal yang banyak jamaah,

seorang psikolog anak tetap saja tidak memiliki kemampuan untuk menjadikan anaknya menjadi anak yang sholeh dan baik. Hidayah itu milik Allah.

Apakah seseorang itu menjadi baik atau tidak juga kehendak Allah. Kita sebagai manusia hanya bisa berikhtiar dan berdoa, hasilnya hak prerogatif Allah.

Baca Juga: Ibu, Role Model Anak untuk Berhijab Syar`i

Ingat Nabi Nuh, seorang Nabi yang termasuk Nabi utama, Nabi yang termasuk Ulul ‘azmi yaitu sebuah gelar khusus bagi golongan rasul pilihan yang mempunyai ketabahan luar biasa.

Beliau saja tidak mampu mengubah istri dan anaknya yang durhaka kepada Allah. Nabi Nuh adalah seorang Nabi tetapi beliau tidak mampu mengubah istri dan anaknya sendiri.

Apakah Nabi Nuh adalah sosok Ayah yang buruk saat tidak mampu mendidik anaknya? Apakah Nabi Nuh seorang suami yang buruk saat tidak mampu mendidik istrinya. Inikan kesimpulan yang fatal.

Lalu ada juga kisah Nabi Luth, yang istrinya juga durhaka kepada Allah. Asiyah yang tidak mampu membimbing suaminya Firaun ke jalan yang benar.

Nabi Ibrahim yang gagal mensholehkan ayahnya. Nabi Muhammad sendiri juga tidak mampu mengajak Pamannya Abu Thalib masuk Islam.

Ayah Bunda, seorang Nabi tidak punya kuasa mengubah seseorang, apalagi diri kita. Hanya Allah lah yang mampu memberi hidayah kepada hamba-Nya.

Hanya Allah-lah yang mampu menjadikan anak kita menjadi anak yang sholeh dan baik.

Kita sebagai orang tua tidak hanya sekadar berusaha dan berdoa tetapi total dalam berusaha dan berdoa, hasilnya Allah yang menentukan.

Jadi Ayah Bunda, kalau mengukur bagaimana orang tuanya, jangan diukur anaknya tetapi diukur orang tuanya. Sejauhmana usaha orang tuanya dalam mendidik anak-anaknya.[ind]

Tags: Anak Guru Ngaji Saya Nakalrandy ariyanto
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Suami Istri Jangan Hanya Bisa Menuntut Hak

Next Post

TK Jakarta Islamic School Adakan Pesantren Ramadan 1446 H/2025

Next Post
TK Jakarta Islamic School Adakan Pesantren Ramadan 1446 H/2025

TK Jakarta Islamic School Adakan Pesantren Ramadan 1446 H/2025

Ujian Adalah Tanda Allah Mencintai Kita

Ujian Adalah Tanda Allah Mencintai Kita

Pentingnya Pola Hidup Sehat Sejak Usia Muda untuk Mencegah Gangguan Saraf

Pentingnya Pola Hidup Sehat Sejak Usia Muda untuk Mencegah Gangguan Saraf

  • Hukum shalat sendirian bagi laki-laki

    Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1907 shares
    Share 763 Tweet 477
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7989 shares
    Share 3196 Tweet 1997
  • Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5007 shares
    Share 2003 Tweet 1252
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1737 shares
    Share 695 Tweet 434
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2931 shares
    Share 1172 Tweet 733
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3515 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11172 shares
    Share 4469 Tweet 2793
  • Makna Talak dalam Kata “Udahan” yang Diucapkan Suami

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga