• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

12 Gaya Komunikasi yang Tidak Disukai Anak

24/06/2025
in Parenting, Unggulan
12 Gaya Komunikasi yang Tidak Disukai Anak

12 Gaya Komunikasi yang Tidak Disukai Anak (ilustrasi: pixabay)

165
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Gaya Komunikasi orangtua tak semuanya disukai anak. Ada pula gaya komunikasi populer yang sering dilakukan orangtua tapi tidak disukai anak.

Founder Yayasan Kita dan Buah Hati Elly Risman, S.Psi merumuskan 12 gaya komunikasi populer yang sebaiknya dihindari orangtua ketika berhadapan dengan si kecil.

Jika orangtua melakukan metode komunikasi ini cenderung akan melemahkan konsep diri si kecil. Ia akan merespon kesalahan berkomunikasi orangtua dengan sikap diam atau melawan, menentang, tidak peduli, dan sulit diajak bekerja sama.

Anak yang terbiasa menerima 12 gaya komunikasi yang tidak disukai anak ini juga akan cenderung lebih mudah mengeluarkan emosi negatif dan merasa iri.

Selain itu, anak akan sulit untuk berpikir mandiri dan mengambil keputusan sendiri.

Baca Juga: Cara Berkomunikasi dengan Remaja agar Nyaman di Rumah

12 Gaya Komunikasi yang Tidak Disukai Anak

Memerintah

“Ayo bangun, cepat mandi, sarapan… sudah telat nih!” Pernah mengeluarkan kalimat semacam itu? Gaya bicara memerintah sangat umum dilakukan para orangtua.

Anak cenderung akan merasa kesal, lebih suka mengabaikan atau menentang. Kalimat yang menyiratkan pemahaman dan penghargaan akan lebih mudah diterima si kecil ketimbang kalimat perintah.

Menyalahkan

“Kamu sih, lari-larian terus. Jadi jatuh deh.” Kalimat seperti ini akan cenderung membuat si kecil serba takut dan sulit menerima tantangan.

Ketika ia melakukan kesalahan, bantu dia untuk memperbaikinya. Saat terjatuh, bantu ia untuk bangkit. Tak perlu bersikap berlebihan agar si kecil berusaha untuk memperbaiki kesalahannya sendiri.

Meremehkan

Jangan patahkan semangatnya dengan kalimat meremehkan ketika ia ingin mencoba melakukan sesuatu.

Membandingkan

Hindari membandingkan anak dengan anak lain karena akan membuatnya kurang percaya diri.

Mencap atau memberi label

Ketika Ayah dan Bunda mencapnya sebagai ‘anak bandel’ akan seperti itulah nantinya si kecil. Berikan pengertian padanya dengan jelas dan sederhana agar anak mampu berpikir dan bersikap lebih baik.

Mengancam

Ancaman hanya akan memicu sikap membangkang. Daripada mengancam, lebih baik jelaskan mengapa ia dilarang melakukan hal tertentu.

Menasihati

Ungkapkan hal-hal yang tidak kita sukai dilakukan si kecil dengan jelas dan simple. Berikan penghargaan ketika si kecil mulai berusaha memperbaiki sikapnya.

Membohongi

Anak adalah peniru yang baik. Bila Ayah dan Bunda sering membohonginya, si kecil akan merasa berbohong itu hal biasa. Kebohongan juga akan membuat anak sulit menerima kenyataan dan berpikir realistis.

Menghibur

Saat anak bersedih atau marah, kata-kata menghibur malah akan mengesankan ketidakpedulian. Lebih baik tanyakan padanya apa yang terjadi dan bantu dia mencari solusi.

Mengkritik

Kritikan yang tidak tepat dapat membuat anak kehilangan percaya diri. Hargailah usahanya dan dorong dia untuk berbuat lebih baik.

Menyindir

Sindiran hanya akan melemahkan semangatnya. Gantilah sindiran dengan kalimat apresiatif atau yang memotivasi.

Menganalisa

Sikap ini hanya akan membuat anak merasa bersalah, tidak mampu dan rendah diri. Dampingi dan bimbing si kecil agar bisa berbuat lebih baik.

Luangkan waktu lebih banyak untuknya agar orangtua bisa lebih dekat dan memahami si kecil.

Sahabat Muslim dan Ayah Bunda yang disayangi Allah Subhanahu wa taala, semoga artikel tentang 12 gaya komunikasi yang tidak disukai anak ini bermanfaat.[ind/momdadi]

Tags: cara berkomunikasi dengan anakgaya komunikasi ke anakgaya komunikasi populergaya komunikasi yang tidak disukai anakParenting
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Iran Bantah Gencatan Senjata, tapi Isyaratkan Hentikan Serangan jika Israel Berhenti

Next Post

Gaza Hadapi Kekeringan Buatan Manusia Karena Sistem Air Runtuh

Next Post
Gaza Hadapi Kekeringan Buatan Manusia Karena Sistem Air Runtuh

Gaza Hadapi Kekeringan Buatan Manusia Karena Sistem Air Runtuh

Batas Aman Cemaran EG dan DEG dalam Sirop Obat

Obat Kimia, Herbal, dan Tradisional, Pilih yang Mana?

Apresiasi Mendalam untuk Jakarta Islamic School Telah Cetak Generasi Berprestasi

Apresiasi Mendalam untuk Jakarta Islamic School Telah Cetak Generasi Berprestasi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9001 shares
    Share 3600 Tweet 2250
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11645 shares
    Share 4658 Tweet 2911
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4717 shares
    Share 1887 Tweet 1179
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4066 shares
    Share 1626 Tweet 1017
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh Tutup Pendampingan Dua Tahun, Program Bidan untuk Negeri Berlanjut di Sabang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Heboh Londo Ireng

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2390 shares
    Share 956 Tweet 598
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga