• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 16 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Oase

Menjadi Guru Zaman Now

07/08/2019
in Oase
67
SHARES
514
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Zaman secara otomatis memengaruhi gaya dan pola hidup seseorang. Tak berbatas di lifestyle nya saja, bahkan metode pendidikan pun berangsur melakukan upgrading untuk meningkatkan kualitas prestasi yang dimiliki peserta didiknya. Persaingan antar murid menjadi hal utama untuk memerebutkan posisi di bangku pendidikan lanjut terfavorit.
Sistim pendidikan yang terintergrasi dengan pengenalan teknologi adalah hal yang baik. Dengan begini, murid menjadi kenal dengan pengoptimalan fungsi dan peran teknologi. Namun disayangkan, upgrade kualitas prestasi ini masih banyak yang tidak diimbangi dengan upgrade kualitas akhlaq dalam jiwa peserta didik. Banyak guru yang lupa bahwa tugasnya bukan sekedar mengajar, melainkan juga mendidik.
Perlu diketahui, ada beberapa perbedaan dalam kata mengajar dan mendidik. Mengajar, yakni hanya berbatas pada proses transfer ilmu dari satu pihak ke pihak yang lain. Targetnya siswa mampu memahami isi ilmu yang telah dipaparkan sehingga saat ujian bisa menjawab. Lain hal nya dengan mendidik, guru wajib memberikan ilmu sekaligus menanamkan untuk pengaplikasian nya dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu harus dikorelasikan dengan penanaman akhlaq pada siswa. Sehingga bisa dibilang keberhasilan siswa dalam prestasi dan kepribadian merupakan tanggungjawab guru. Tidak boleh ada kata lelah apalagi putus asa untuk hal yang satu ini. Sudah resiko menjadi guru untuk turut andil dalam membentuk jiwa siswanya.
Sering saya jumpai, dimana guru tidak lagi peduli dengan kebiasaan remeh yang saat ini sudah dianggap lumrah di tengah masyarakat, seperti adab bersikap, berbicara kotor, merokok, atau bahkan pacaran. Tidak ada greget untuk mengingatkan. Hanya cemoohan kecil atas perilaku buruk dari bocah tersebut. Bagaimana anak ini bisa faham jika tidak ada tindakan atau nasihat yang masuk dari sosok yang disebut guru ? Padahal sudah jelas dikatakan bahwa guru adalah orang tua kedua saat anak tengah berada di wilayah sekolah.
Menjadi guru di zaman ini memang bukan tugas yang mudah. Wajib hukumnya untuk menjadi guru berlabel “Zaman Now”. Bentuk karakter anak dengan pendekatan kekinian. Sekarang bukan lagi zamannya anak dipukul, karena tindakan itu malah membuat anak semakin berani. Cari akar masalah dan kenali karakter anak tersebut. Dekati dengan arah yang mereka sukai. Berikan contoh terbaik dengan menjadikan diri anda sebagai figur tauladan. Apa yang anda tanam saat ini itulah yang anda tuai satu hari nanti. Jika anda asal-asalan maka jangan salahkan murid anda jika kelak tak bisa menjadi pribadi yang luar biasa. Wallahu a’lam bis shawab.

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menyoal Sistem Pendidikan Inklusi di Indonesia

Next Post

TAKTIK Community Launching Portal Dapur Pena

Next Post

Tukang Kebun yang Pandai

Sekolah Terbaik

Inilah Wasiat Hikmah KH Maimoen Zubair yang Menggugah Hati

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8664 shares
    Share 3466 Tweet 2166
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4428 shares
    Share 1771 Tweet 1107
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11458 shares
    Share 4583 Tweet 2865
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    959 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2234 shares
    Share 894 Tweet 559
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2222 shares
    Share 889 Tweet 556
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2454 shares
    Share 982 Tweet 614
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    249 shares
    Share 100 Tweet 62
  • Tema “Leader of the World” Warnai Wisuda 233 Siswa SD Jakarta Islamic School

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga