• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mengenal Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi

03/05/2021
in Berita
Mengenal Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi

Mengenal Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi (Foto: Channel Youtube Nyimas Gandasari)

434
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Permainan tradisional tuk-tuk ubi adalah permainan yang berasal dari DKI Jakarta dan biasanya dimainkan oleh 10 anak perempuan yang salah satunya akan menjadi nenek gerondong atau emak.

Permainan ini dimainkan sambil duduk dan berpegangan pada pohon atau tiang.

Baca Juga: Kuliner dan Permainan Tradisional Ramaikan Indonesian Future Leader’s Day Festival JISc

Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi Memiliki Nama Lain

Sama seperti permainan tradisional lainnya, permainan ini juga tidak hanya memiliki satu nama saja, tetapi memiliki berbagai macam sebutan atau nama tergantung di daerah mana mainan ini dimainkan.

Contohnya adalah nama permainan ini juga sering disebut tuk-tuk geni, nenek gerondong, dan lain sebagainya.

Ada yang cara bermainnya benar-benar mirip, ada juga yang terdapat sedikit perbedaan dalam permainannya.

Intinya adalah satu orang akan terpilih untuk menjadi nenek gerondong dan siap menarik satu per satu pemain lain.

Baca Juga: Kembali ke Permainan Tradisional

Cara Bermain

Selain dijelaskan terkait pengertian tuk-tuk ubi ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam postingan akun instagramnya @kemdikbud.ri, juga menjelaskan terkait cara bermainnya.

Hal yang harus pertama kali dilakukan adalah para pemain harus melakukan hompimpa dan yang kalah harus berperan sebagai nenek gerondong.

Kemudian, pemain paling depan adalah pemimpin yang akan memegang tiang atau pohon.

Pemimpin dan para pemain akan bermain seolah-olah menjadi ubi.

Oleh sebab itu, pemimpin harus mempunyai genggaman yang kuat agar tidak mudah ditarik oleh sang nenek.

Setelah semuanya bersiap di posisi, sang nenek dengan membawa tongkat akan datang menghampiri anak-anak yang sedang duduk berbanjar saling memeluk pinggang.

Sebelum ditarik, terlebih dahulu terjadi percakapan antara nenek gerondong dengan ubi.

Apabila sang nenek berhasil menarik salah satu ubi, maka pemain tersebut harus membantu nenek untuk menarik pemain yang lainnya. [Ind/Camus]

Tags: Nenek gerondongPermainan tradisionalTuk-tuk ubi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Baju Koko Merupakan Contoh Akulturasi Budaya

Next Post

Penjelasan Ulama tentang I’tikaf di Masa Pandemi

Next Post
Penjelasan Ulama tentang I’tikaf di Masa Pandemi

Penjelasan Ulama tentang I'tikaf di Masa Pandemi

Malam Ramadan, Perbanyak Membaca Al-Qur’an

Malam Ramadan, Perbanyak Membaca Al-Qur'an

Pantau Program Ramadan Televisi, MUI Temukan Potensi Pelanggaran

Pantau Program Ramadan Televisi, MUI Temukan Potensi Pelanggaran 

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    262 shares
    Share 105 Tweet 66
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9291 shares
    Share 3716 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4212 shares
    Share 1685 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4792 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga