• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mengenal Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi

03/05/2021
in Berita
Mengenal Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi

Mengenal Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi (Foto: Channel Youtube Nyimas Gandasari)

422
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Permainan tradisional tuk-tuk ubi adalah permainan yang berasal dari DKI Jakarta dan biasanya dimainkan oleh 10 anak perempuan yang salah satunya akan menjadi nenek gerondong atau emak.

Permainan ini dimainkan sambil duduk dan berpegangan pada pohon atau tiang.

Baca Juga: Kuliner dan Permainan Tradisional Ramaikan Indonesian Future Leader’s Day Festival JISc

Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi Memiliki Nama Lain

Sama seperti permainan tradisional lainnya, permainan ini juga tidak hanya memiliki satu nama saja, tetapi memiliki berbagai macam sebutan atau nama tergantung di daerah mana mainan ini dimainkan.

Contohnya adalah nama permainan ini juga sering disebut tuk-tuk geni, nenek gerondong, dan lain sebagainya.

Ada yang cara bermainnya benar-benar mirip, ada juga yang terdapat sedikit perbedaan dalam permainannya.

Intinya adalah satu orang akan terpilih untuk menjadi nenek gerondong dan siap menarik satu per satu pemain lain.

Baca Juga: Kembali ke Permainan Tradisional

Cara Bermain

Selain dijelaskan terkait pengertian tuk-tuk ubi ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam postingan akun instagramnya @kemdikbud.ri, juga menjelaskan terkait cara bermainnya.

Hal yang harus pertama kali dilakukan adalah para pemain harus melakukan hompimpa dan yang kalah harus berperan sebagai nenek gerondong.

Kemudian, pemain paling depan adalah pemimpin yang akan memegang tiang atau pohon.

Pemimpin dan para pemain akan bermain seolah-olah menjadi ubi.

Oleh sebab itu, pemimpin harus mempunyai genggaman yang kuat agar tidak mudah ditarik oleh sang nenek.

Setelah semuanya bersiap di posisi, sang nenek dengan membawa tongkat akan datang menghampiri anak-anak yang sedang duduk berbanjar saling memeluk pinggang.

Sebelum ditarik, terlebih dahulu terjadi percakapan antara nenek gerondong dengan ubi.

Apabila sang nenek berhasil menarik salah satu ubi, maka pemain tersebut harus membantu nenek untuk menarik pemain yang lainnya. [Ind/Camus]

Tags: Nenek gerondongPermainan tradisionalTuk-tuk ubi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Baju Koko Merupakan Contoh Akulturasi Budaya

Next Post

Penjelasan Ulama tentang I’tikaf di Masa Pandemi

Next Post
Penjelasan Ulama tentang I’tikaf di Masa Pandemi

Penjelasan Ulama tentang I'tikaf di Masa Pandemi

Malam Ramadan, Perbanyak Membaca Al-Qur’an

Malam Ramadan, Perbanyak Membaca Al-Qur'an

Pantau Program Ramadan Televisi, MUI Temukan Potensi Pelanggaran

Pantau Program Ramadan Televisi, MUI Temukan Potensi Pelanggaran 

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1906 shares
    Share 762 Tweet 477
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3566 shares
    Share 1426 Tweet 892
  • Ketika Sembilan Ayat Al-Qur’an Membela Keadilan untuk Yahudi

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1710 shares
    Share 684 Tweet 428
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1182 shares
    Share 473 Tweet 296
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga