• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mengenal Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi

03/05/2021
in Berita
Mengenal Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi

Mengenal Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi (Foto: Channel Youtube Nyimas Gandasari)

435
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Permainan tradisional tuk-tuk ubi adalah permainan yang berasal dari DKI Jakarta dan biasanya dimainkan oleh 10 anak perempuan yang salah satunya akan menjadi nenek gerondong atau emak.

Permainan ini dimainkan sambil duduk dan berpegangan pada pohon atau tiang.

Baca Juga: Kuliner dan Permainan Tradisional Ramaikan Indonesian Future Leader’s Day Festival JISc

Permainan Tradisional Tuk-tuk Ubi Memiliki Nama Lain

Sama seperti permainan tradisional lainnya, permainan ini juga tidak hanya memiliki satu nama saja, tetapi memiliki berbagai macam sebutan atau nama tergantung di daerah mana mainan ini dimainkan.

Contohnya adalah nama permainan ini juga sering disebut tuk-tuk geni, nenek gerondong, dan lain sebagainya.

Ada yang cara bermainnya benar-benar mirip, ada juga yang terdapat sedikit perbedaan dalam permainannya.

Intinya adalah satu orang akan terpilih untuk menjadi nenek gerondong dan siap menarik satu per satu pemain lain.

Baca Juga: Kembali ke Permainan Tradisional

Cara Bermain

Selain dijelaskan terkait pengertian tuk-tuk ubi ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam postingan akun instagramnya @kemdikbud.ri, juga menjelaskan terkait cara bermainnya.

Hal yang harus pertama kali dilakukan adalah para pemain harus melakukan hompimpa dan yang kalah harus berperan sebagai nenek gerondong.

Kemudian, pemain paling depan adalah pemimpin yang akan memegang tiang atau pohon.

Pemimpin dan para pemain akan bermain seolah-olah menjadi ubi.

Oleh sebab itu, pemimpin harus mempunyai genggaman yang kuat agar tidak mudah ditarik oleh sang nenek.

Setelah semuanya bersiap di posisi, sang nenek dengan membawa tongkat akan datang menghampiri anak-anak yang sedang duduk berbanjar saling memeluk pinggang.

Sebelum ditarik, terlebih dahulu terjadi percakapan antara nenek gerondong dengan ubi.

Apabila sang nenek berhasil menarik salah satu ubi, maka pemain tersebut harus membantu nenek untuk menarik pemain yang lainnya. [Ind/Camus]

Tags: Nenek gerondongPermainan tradisionalTuk-tuk ubi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Baju Koko Merupakan Contoh Akulturasi Budaya

Next Post

Penjelasan Ulama tentang I’tikaf di Masa Pandemi

Next Post
Penjelasan Ulama tentang I’tikaf di Masa Pandemi

Penjelasan Ulama tentang I'tikaf di Masa Pandemi

Malam Ramadan, Perbanyak Membaca Al-Qur’an

Malam Ramadan, Perbanyak Membaca Al-Qur'an

Pantau Program Ramadan Televisi, MUI Temukan Potensi Pelanggaran

Pantau Program Ramadan Televisi, MUI Temukan Potensi Pelanggaran 

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9566 shares
    Share 3826 Tweet 2392
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Wakaf Warrior Perluas Kolaborasi dengan Menggandeng Tiga Bank Syariah dan AWQAF Dental di ISEF 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menghina Allah dalam Hati

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan Hidup

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Event Dongeng dan Inspirasi Generasi Cinta Quran NPC

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Salimah Tulungagung Berbagi Tips Menua dengan Bahagia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga