• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Siap Memimpin dan Dipimpin

27/09/2022
in Nasihat
Siap Memimpin dan Dipimpin

Ilustrasi, foto: learnreligions.com

165
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SHALAT berjamaah itu lebih baik dari sendiri. Nilainya dua puluh tujuh berbanding satu.

Soal memimpin dan dipimpin, bagi umat Islam itu sudah menjadi hal biasa. Setiap muslim harus siap memimpin dan dipimpin.

Bagi yang laki-laki, setidaknya lima kali sehari tentang memimpin dan dipimpin menjadi hal yang lumrah. Seperti itulah ketika dalam pelaksanaan shalat berjamaah di masjid.

Tentu tidak sembarangan menunjuk pemimpin. Dan tidak boleh juga asal orang yang mengklaim dirinya bisa menjadi pemimpin.

Ada sejumlah kriteria yang patut dimiliki pemimpin. Dalam shalat berjamaah, imam harus memiliki kompetensi. Antara lain memahami syariat shalat, bagus bacaan Qur’annya, banyak hafalannya, dan kredibil juga akhlaknya.

Kalau ada yang memiliki kriteria ini, ia tidak boleh menolak kalau ditunjuk sebagai pemimpin shalat. Harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya dan seikhlas-ikhlasnya.

Begitu pun yang dipimpin. Siapa pun yang telah ditunjuk sebagai imam, harus dipatuhi dengan sebaik-baiknya. Meskipun itu juniornya, pegawainya, muridnya, atau lainnya.

Setidaknya, lima kali sehari proses memimpin dan dipimpin ini biasa berlangsung dalam shalat berjamaah di masjid.

Jadi, tidak heran jika dalam hal memimpin dan dipimpin, umat Islam jauh lebih siap dari umat mana pun.

Pemimpin dalam umat Islam muncul tidak ‘karbitan’, alias tampil karena pencitraan. Ia sudah terlatih, dalam sikap maupun pemahaman.

Nabi Yusuf alaihissalam tidak minder ketika tiba-tiba ditunjuk sebagai pejabat istana Mesir di zamannya. Ia paham betul bahwa kriteria pemimpin itu dua: hafiz atau amanah dan ‘alim atau kredibel.

Begitu pun dengan Nabi Musa alaihissalam yang disebutkan dengan dua kriteria: qawiy atau kredibel dan amin atau amanah.

Baik di kriteria Nabi Yusuf maupun Nabi Musa sama-sama memiliki dua hal pokok yang sama. Yaitu, amanah dan kredibel.

Bedanya, kalau di Nabi Yusuf amanahnya didahulukan, sementara di Nabi Musa kredibelnya yang didahulukan.

Boleh jadi karena di Nabi Yusuf urusannya dengan keuangan sementara di Nabi Musa urusannya tentang jenis tugas yang membutuhkan kekuatan. Tapi, sama-sama dengan kriteria kredibel dan amanah.

Kredibel saja tanpa amanah akan berpotensi terjadi penyimpangan. Sementara amanah saja tanpa kredibelitas berpotensi akan ‘disetir’ pihak-pihak luar.

Dan dua kriteria itu pula yang menjadi dasar seseorang ditunjuk menjadi imam shalat. Yaitu, keahliannya dan akhlaknya.

Jika tanpa dua kriteria dasar ini, kepemimpinan akan hancur. Dan yang dipimpin pun akan menjadi korban. Lawan dari kata kredibel adalah bodoh dan lawan dari kata amanah adalah culas.

Semoga Allah subhanahu wata’ala melindungi kita dari dua sifat buruk itu. Dan menganugerahkan kita pemimpin yang amanah dan kredibel. [Mh]

 

Tags: Siap Memimpin dan Dipimpin
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Keteguhan Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Menjauhi Kemunafikan dan Memegang Prinsip

Next Post

Penyair yang Mengenali Kata-Kata Indah Melebihi Syair 

Next Post
Syaddad bin Aus, Sahabat yang Dikaruniai Ilmu dan Kebijaksanaan

Penyair yang Mengenali Kata-Kata Indah Melebihi Syair 

Penghalang Terkabulnya Doa Sesuai Hadits

Hadits Arbain 24: Haramnya Berbuat Dzalim

Melahirkan Generasi Pengganti Para Ulama

Melahirkan Generasi Pengganti Para Ulama

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9578 shares
    Share 3831 Tweet 2395
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2535 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    301 shares
    Share 120 Tweet 75
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1384 shares
    Share 554 Tweet 346
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga