• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 25 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Menjadi Ibu untuk Orang Mulia

25/07/2026
in Nasihat
Wanita Pun Bisa Berjihad Maksimal

Ilustrasi, foto: dreamtime.com

65
SHARES
502
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IBU itu pendidik utama anak-anaknya. Baiknya ibu merupakan jaminan baiknya bangsa.

Dalam khazanah sejarah tokoh Islam, ada seorang ibu muda yang merelakan kepentingan pribadinya untuk kesolehan anak. Ia bernama Shafiyah binti Maimunah binti Abdul Malik As-Syaibani.

Melalui kegigihannya, Shafiyah sukses melahirkan seorang sosok ulama kaliber dunia: Imam Ahmad bin Hanbal. Menariknya, ia mendidik Imam Ahmad seorang diri setelah suaminya wafat.

Suaminya: Muhammad bin Hanbal wafat di saat Imam Ahmad berusia 3 tahun. Sang ayah merupakan prajurit kekhalifahan Islam.

Saat ditinggal suaminya, Shafiyah masih tergolong muda. Usianya saat itu sekitar 20 tahun. Tidak heran setelah itu, banyak orang yang melamar. Tapi, semuanya ditolak Shafiyah.

Penolakan itu bukan karena apa-apa. Ia hanya ingin fokus mendidik putra semata wayangnya itu agar bisa menjadi ulama besar.

Shafiyah dan putranya yang masih berusia tiga tahun itu tinggal di sebuah rumah sederhana di tepian Sungai Tigris, Irak, warisan dari suaminya.

Kerja kerasnya dimulai sejak dinihari. Setelah shalat malam, Shafiyah menyibukkan diri menyiapkan segala keperluan putranya. Mulai dari air hangat hingga pakaian bersih untuk dipakai putranya pergi ke masjid dan menuntut ilmu di sana.

Namun begitu, bagi Shafiyah, tiada hari tanpa mendidik putranya itu. Ia mengajarkan putranya tentang Al-Qur’an, tentang hadis, tentang adab, tentang sejarah Nabi dan para sahabat.

Shafiyah menitipkan putranya ke guru Al-Qur’an. Dan, kecerdasan Imam Ahmad memang sudah terlihat sejak masih kecil. Di usia 10 tahun, beliau sudah hafal 30 juz Al-Qur’an.

Dan akhirnya, masa peripsahan itu pun tiba. Di usia yang ke-16, Shafiyah melepas kepergian putranya untuk merantau, mengunjungi para guru yang tersebar di tempat-tempat yang jauh: di Madinah, Mekah, dan San’a.

Imam Ahmad belajar kepada Imam Syafi’i, termasuk juga kepada seorang ulama ahli hadis: Abdullah Ibnu Mubarak yang merupakan guru Imam Bukhari.

Ada hal menarik saat Imam Ahmad muda belajar dengan Ibnu Mubarak: seorang ulama yang juga seorang pebisnis yang kaya.

Saat itu, Abdullah Ibnu Mubarak menawarkan Imam Ahmad pembiayaan yang banyak. Hal ini dimaksudkan agar Imam Ahmad bisa fokus belajar tanpa harus mencari pekerjaan sambilan.

“Wahai Syaikh,” kata Imam Ahmad. “Aku jauh-jauh mendatangimu untuk menimba ilmumu. Bukan mencari hartamu,” ucapnya dengan menjaga adab yang baik agar sang guru tak tersinggung.

Akhirnya, perjuangan Shafiyah yang seorang diri berhasil mengantarkan putranya menjadi ulama besar. Ia menjadi Imam Mazhab keempat setelah Imam Abu Hanifah, Imam Malik, dan Imam Syafi’i.

**

Keberhasilan besar seorang ibu adalah lahirnya ‘orang besar’ di bawah didikannya. Meskipun, hal itu ia perjuangkan dengan ala kadarnya, dengan segala keterbatasan yang ia miliki.

Selalulah belajar dari para ibu soleh yang sukses melahirkan tokoh-tokoh yang soleh. Bukan harta dan sarana yang menjadi kunci suksesnya. Melainkan, mutu ibu itu sendiri dan kedekatannya dengan Allah subhanahu wata’ala. [Mh]

Tags: Menjadi Ibu untuk Orang Mulia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jangan Sampai Anak Kehilangan Arah, Ini 10 Kepribadian Muslim yang Wajib Dibangun Orang Tua Sejak Dini

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8958 shares
    Share 3583 Tweet 2240
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1130 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11621 shares
    Share 4648 Tweet 2905
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4043 shares
    Share 1617 Tweet 1011
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2380 shares
    Share 952 Tweet 595
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3501 shares
    Share 1400 Tweet 875
  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2300 shares
    Share 920 Tweet 575
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    460 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Fashion Designer Billy Tjong Rangkum Perjalanan Hidup dalam Warna Fuchsia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga