• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Mencari Hikmah Bahagia

27/06/2026
in Nasihat
Berperahu, Pengurus Salimah Tebar Bantuan Korban Banjir Gorontalo

Ilustrasi, foto: Salimah

68
SHARES
521
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAHAGIA itu dicari banyak orang. Tapi, tak banyak orang yang bisa menemukannya.

Di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tinggal di Madinah, ada sebuah komunitas umat Islam yang unik. Namanya Ahlus Suffah.

Ahlus Suffah adalah sekelompok umat Islam pendatang atau muhajirin yang tinggal di ‘emperan’ bagian belakang Masjid Nabawi. Mereka tinggal beratapkan tenda-tenda seadanya.

Mereka tinggal di situ karena tak memiliki rumah di Madinah. Juga, tak memiliki harta yang cukup untuk bisa hidup layak seperti warga umumnya: penduduk asli maupun pendatang lainnya.

Biasanya, mereka makan dan minum seadanya. Donator utama kehidupan mereka adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Jika Rasul sedang memiliki banyak makanan, mereka pun akan banyak makanan dan menikmatinya bersama Rasulullah.

Suatu hari, Rasulullah menerima hadiah dari seseorang berupa satu bejana susu. Rasulullah memanggil satu penghuni Ahlus Suffah, yaitu Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.

Rasulullah meminta Abu Hurairah untuk mengumpulkan seluruh penghuni Ahlus Suffah. Mereka akan sama-sama menikmati susu.

Susunan duduk pun sudah diatur sedemikian rupa agar semuanya bisa menerima susu.

Rasulullah bersama Abu Hurairah menyediakan segelas susu untuk setiap orang. Dan syukurnya, semuanya kebagian. Kecuali, Rasulullah dan Abu Hurairah sendiri.

Rasulullah pun meniriskan sisa-sisa susu yang masih tersisa di bagian bawah bejana. Setelah dikumpulkan bagian sisa itu, masih cukup untuk satu gelas.

Bqagian satu gelas itu pun dituangkan ke dua gelas: satu gelas untuk Rasulullah dan satunya lagi untuk Abu Hurairah. Keduanya pun meminum jatah susu itu.

Abu Hurairah memberikan kesaksian, jatah yang seadanya itu ternyata bisa mengenyangkan perutnya dan membahagiakan hatinya.

**

Kebahagiaan itu bukan pada saat kita menerima banyak. Karena semakin besar kesenjangan antara kelebihan yang kita punya dengan yang diperlukan, semakin kecil rasa syukur kita. Segalanya menjadi terasa ‘biasa’ saja. Tidak istimewa.

Tapi ketika yang tersedia dengan yang kita perlukan mencukupi, maka di situlah rasa istimewanya.

Tidak heran jika ada orang bijak mengatakan, lauk makan yang paling ‘enak’ adalah rasa lapar. Ketika ada rasa lapar, makanan selalu terasa enak.

Berbagi adalah cara agar yang tersedia dengan yang diperlukan bisa pada titik yang cocok. Saat itu, bahagia akan menjadi jauh istimewa karena bisa menyebarkan rasa bahagia ke orang lain.

Jika ingin selalu bahagia, kikis habis rasa kikir kita. Siapa selalu menyayangi yang di bumi, maka akan selalu disayangi oleh yang di langit. [Mh]

 

 

Tags: Mencari Hikmah Bahagia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rekomendasi Blouse yang Nyaman dan Membuat Penampilan Lebih Menarik

Next Post

Ini Rahasia Bahagia yang Sering Terlupakan

Next Post
Ini Rahasia Bahagia yang Sering Terlupakan

Ini Rahasia Bahagia yang Sering Terlupakan

Tergelincirnya Lisan Seorang Dai

Tergelincirnya Lisan Seorang Dai

Perhatikan Gejala Diabetes Tipe 1 pada Anak

Perhatikan Gejala Diabetes Tipe 1 pada Anak

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8926 shares
    Share 3570 Tweet 2232
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3489 shares
    Share 1396 Tweet 872
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11608 shares
    Share 4643 Tweet 2902
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5436 shares
    Share 2174 Tweet 1359
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4025 shares
    Share 1610 Tweet 1006
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4695 shares
    Share 1878 Tweet 1174
  • Menghina Allah dalam Hati

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga