• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Ketika Air Susu Berbalas Air Tuba

07/12/2025
in Nasihat
Subhanallah, Inilah Negara tanpa Malam

Ilustrasi, foto: Sweden

68
SHARES
524
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JASA baik kadang tak berbalas baik. Seperti air susu berbalas air tuba, jasa baik seseorang bisa berbalas sebaliknya.

Dalam pentas dakwah politik Indonesia, ada sosok hebat anak bangsa bernama Muhammad Roem. Ia adalah seorang tokoh diplomat Indonesia yang membangun karir melalui gerakan pemuda Islam.

Beliau lahir tahun 1908 di daerah Temanggung Jawa Tengah. Roem beruntung bisa mengenyam pendidikan Belanda hingga meraih gelar sarjana hukum.

Karena spesialisasinya yang langka di zaman itu, para pendiri bangsa ini mempercayakan Roem mewakili Indonesia dalam sejumlah perundingan internasional dengan Belanda. Mulai dari Perjanjian Linggar Jati, Perjanjian Renville, hingga Perjanjian Roem-Roijen di tahun 1949.

Dalam perjanjian yang terakhir itu, akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia. Sebuah prestasi yang bisa dibilang luar biasa.

Bahkan, lawan debat Dr. Roem: Dr. Jan Herman Van Roijen mengungkapkan rasa hormat dan takjubnya pada Roem.

Roijen menulis, “Dalam karir saya selama 40 tahun, baru kali ini saya berdebat keras dengan seseorang yang akhirnya begitu saya hormati.”

Roem membangun karir politik melalui gerakan pemuda Islam. Ia pun bergabung dengan Partai Masyumi.

Namun di luar dugaan, Soekarno membubarkan Masyumi pada tahun 1960. Dan pada tahun 1962, Roem dipenjara bersama dengan petinggi Masyumi lainnya. Tanpa ada persidangan apa pun.

Pasca G 30 S PKI, pemerintahan Soekarno melemah. Para petinggi Masyumi pun akhirnya dilepas, termasuk Roem. Bersama dengan M Natsir, Roem mendirikan ormas Islam bernama Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia atau DDII.

Di awal era Soeharto, para aktivis Islam ini mendirikan Partai Muslimin Indonesia atau Parmusi. Pada muktamar pertama tahun 1968 di Malang, Roem terpilih secara bulat sebagai ketua umum.

Lagi-lagi, hal yang tidak menyenangkan dialami Roem. Rezim Soeharto tidak menginginkan diplomat kawakan ini menjadi nakhoda Parmusi. Akhirnya, Roem mengalah.

Ia mengisi kesibukannya dengan seminar-seminar Islam internasional mewakili Indonesia, khususnya DDII.

Muhammad Roem wafat pada 24 September 1983 di usia 75 tahun. Bisa dibilang, seluruh kesibukan hidupnya diisi dalam dinamika dakwah untuk menegakkan syariat Islam di Indonesia.

**

Dalam lingkungan yang buruk, orang baik diperlakukan seperti penjahat, sebaliknya, orang jahat menjadi seperti pahlawan.

Kehidupan ini tak selalu berada pada lingkungan yang baik. Di situlah ujiannya. Karena pada kebanyakannya, lingkungan buruk kerap lebih banyak mendominasi dari yang baik.

Jangan pernah heran, jangan pernah putus asa; jika kita menjadi salah satu dari yang mengalami ini. Selama diniatkan ikhlas karena Allah, tak ada yang sia-sia dalam amal Islam.

Teruslah berjuang untuk tegaknya kalimat Allah subhanahu wata’ala. Gantungkanlah harapan: hanya Allah yang pantas membalas amal kita. [Mh]

 

Tags: Ketika Air Susu Berbalas Air TubaMuhammad Roem
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Simak Cara Pemakaian Niacinamide yang Tepat

Next Post

Bencana Sumatera dan Panggung Politik Indonesia

Next Post
Seperti Payung di Saat Hujan

Bencana Sumatera dan Panggung Politik Indonesia

Sisterlillah Gelar Nobar Special Screening “Mengejar Restu” di Bekasi, Studio Penuh

Sisterlillah Gelar Nobar Special Screening “Mengejar Restu” di Bekasi, Studio Penuh

Empat Hal Penting yang Bisa Kamu Kerjakan Selama Satu Jam Setelah Subuh

Ketika Takut Hafalan Al-Qur'an Terlupakan

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8240 shares
    Share 3296 Tweet 2060
  • Menghina Allah dalam Hati

    454 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3692 shares
    Share 1477 Tweet 923
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3302 shares
    Share 1321 Tweet 826
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11266 shares
    Share 4506 Tweet 2817
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2060 shares
    Share 824 Tweet 515
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4548 shares
    Share 1819 Tweet 1137
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga