• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 11 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Keseimbangan Itu Unik

13/06/2026
in Nasihat
Keseimbangan Itu Unik

Ilustrasi, foto: baliwildlife.com

73
SHARES
562
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ALAM itu tegak dalam keseimbangan, pada benda mati dan makhluk hidup.

Ada yang unik dari burung Gemak Loreng. Burung ini bertubuh kecil. Ukuran maksimalnya hanya 15 sentimeter. Beratnya hanya sekitar 70-an gram.

Dari bentuknya, Gemak Loreng mirip burung Puyuh. Sayapnya yang kecil tidak membuat mereka bisa terbang.

Tapi, kaki-kaki mereka begitu kuat dan bergerak cepat. Mungkin, kalau tak sengaja melihat gerakan mereka, mirip seperti kilatan warna coklat. Karena sebegitu cepatnya.

Para ahli terperangah dengan cara hidup Gemak Loreng yang lain dari biasanya. Terutama dalam hubungan antara jantan dan betina: perkawinan, pengeraman, dan siapa yang bertanggung jawab terhadap tumbuh kembang anak-anaknya.

Dalam Gemak Loreng, bukan jantan yang mencari betina untuk dikawini. Sebaliknya, betinalah yang mencari jantan. Bahkan, para betina ini saling bersaing demi mendapatkan jantan.

Setelah perkawinan, betina akan membuat sarang dan bertelur. Sarang-sarang selalu dibangun di tanah dan didesain dengan menggunakan semak-semak kering.

Betina hanya bertugas sampai di sini. Setelah itu, jantanlah yang mengerami dan mengasuh anak-anak mereka hingga dewasa.

Lalu, betinanya kemana? Betinanya pergi dan pada musim kawin berikutnya, ia akan mencari jantan baru. Begitu seterusnya.

Benar-benar sebuah fenomena terbalik dari kehidupan dunia burung.

**

Keadaan hidup kadang tidak linier, normal, dan berlangsung biasa. Adakalanya, terjadi ‘tekanan’ hidup yang menjadikan peran suami dan istri tidak berlangsung seperti biasanya.

Istri yang secara normal tinggal di rumah mengasuh anak-anak, justru harus keluar rumah mencari nafkah. Dan sebaliknya, suami yang biasanya mencari nafkah, justru menjadi pengurus rumah dan pengasuh anak-anak mereka.

Ini mungkin bukan kelaziman. Tapi keadaan yang tidak ‘normal’ bisa saja menjadikan hal ini menjadi lazim dan biasa. Keseimbangan akan selalu mencari jalannya sendiri.

Namun begitu, ada yang tidak boleh berubah dari sosok suami dan istri. Istri harus tetap berada dalam tanggung jawab satu suami.

Selain itu, jangan pernah menganggap bahwa mengurus rumah dan mengasuh anak-anak sebagai tugas sekunder. Justru di sinilah pokok dari tugas rumah tangga. Dan siapa pun yang mencari nafkah, jangan pernah menganggap sebagai pihak yang paling berjasa.

Persis seperti permainan sepak bola. Siapa pun yang berpeluang besar mencetak gol, tak perlu berpikir panjang tentang siapa dirinya: sebagai penyerang, bek, bahkan penjaga gawang sekali pun. Tapi setelah itu, ia harus sadar diri kembali ke posisi utamanya. [Mh]

 

 

 

 

 

Tags: Keseimbangan Itu Unik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sepuluh Cara Daur Ulang Pakaian di Rumah

Next Post

Ketahui 5 Manfaat Lengkuas untuk Kesehatan Tubuh

Next Post
Ketahui 5 Manfaat Lengkuas untuk Kesehatan Tubuh

Ketahui 5 Manfaat Lengkuas untuk Kesehatan Tubuh

Tata cara Mandi Wajib atau Mandi Besar dalam Islam

Hukum Mandi Wajib setelah Nifas dan Haid

Kenali Penyakit Degenerasi Makula dan Pengobatannya

Kenali Penyakit Degenerasi Makula dan Pengobatannya

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    278 shares
    Share 111 Tweet 70
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    345 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9292 shares
    Share 3717 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4213 shares
    Share 1685 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4792 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga