• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 16 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Berjanji Kalau Tak Mau Ditepati

20/07/2022
in Nasihat, Unggulan
Jangan Berjanji Kalau Tak Mau Ditepati

Ilustrasi, foto: masjed.ir

125
SHARES
961
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JANJI itu seperti utang. Kalau tak kunjung terbayar akan ada yang menagih. Silakan berjanji jika yakin mampu untuk menepati.

Berapa kali sehari kita mengucapkan janji. Janji tentang apa saja, yang besar maupun yang terasa kecil.

Janji yang paling terasa ringan ketika terucap untuk anak-anak kecil. Siapa pun anak kecil itu: ‘Ntar, ya!’, ‘Besok, ya!’, ‘Pasti, deh!’

Begitulah kira-kira sederet janji yang terucap. Karena yang dituju anak kecil, dianggapnya tidak memiliki bobot apa-apa. “Ya, nanti juga dia lupa!” begitu kira-kira anggapan yang umum.

Padahal, semua kita pernah menjadi anak kecil. Dan pernah juga merasakan bagaimana jika orang dewasa tak menetapi janji. Jelas, sakit hati.

Tapi mau gimana lagi. Mau marah, yang akan dimarahi jauh lebih besar. Mau nagih, yang ditagih jauh lebih pandai meramu janji baru. Yang bisa dilakukan si anak kecil hanya menangis.

Padahal di sisi Allah, yang namanya janji tetap janji. Ada nilai pahala dan dosanya. Meskipun janjinya hanya pada anak kecil.

Kalau sudah terbiasa ‘main-main’ janji pada anak kecil, akan terbiasa permainannya dengan sesama orang dewasa. Alasannya, ‘Maaf, saya ini…’, ‘Maaf, saya itu…’, dan seterusnya.

Lebih parah lagi jika ‘memainkan’ janji pada Allah subhanahu wata’ala. Contoh, “Ya Allah, jika lulus ujian, saya akan banyak zikir.” Tapi ketika harapannya terkabul, janjinya menguap begitu saja.

Sebenarnya, ingkar janji bukan hanya berdosa. Tapi juga menjatuhkan nilai baik diri sendiri di mata orang lain. Terlebih lagi di sisi Allah.

Janji kita akan mengalami inflasi. Hal ini karena nilai janji kita sudah nyaris tak memiliki nilai. Orang akan merespon, “Alah, paling ingkar lagi!”

Lantas, apa lagi yang akan orang pegang dari lisan kita kalau bukan dalam menepati janji.

Para perawi hadis di masa salafus soleh, kadang mendhaifkan hadis hanya karena si perawi ‘memainkan’ janji. Termasuk dalam hal paling sepele.

Contoh, ada seorang perawi yang memanggil-manggil hewan seperti ayam, kucing, atau hewan peliharaan lainnya. Seolah, ia memanggil untuk memberi makan. Padahal, hanya memanggil saja, dan tidak memberikan makan.

Bayangkan, janji kepada hewan saja sudah menjatuhkan kredibilitas seseorang. Apalagi janjinya kepada manusia dan terlebih lagi kepada Allah subhanahu wata’ala.

Inilah kita saat ini. Mungkin karena kurangnya pemahaman terhadap nilai janji. Mungkin juga karena salah asuh oleh lingkungan, bisa keluarga atau masyarakat.

Tapi, cara menyalahkan orang lain rasanya tidak bijak. Cobalah berjanji untuk berubah total mulai saat ini. Jangan cuma janji, ya! Tepati! [Mh]

 

 

 

 

 

 

 

Tags: Jangan Berjanji Kalau Tak Mau Ditepati
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tawassul yang Dibolehkan dan yang Dilarang

Next Post

Tiga Kesiapan Dilamar atau Melamar

Next Post
Tips Sukses Cari Jodoh lewat Online

Tiga Kesiapan Dilamar atau Melamar

Cara Setan Melancarkan Tipu Daya

Jalan Masuk Setan untuk Menggoda Manusia

Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah

Apakah Jimak di Malam Jumat itu Sunnah?

  • Beberapa Penyebab Rambut Tipis Mudah Lepek

    Beberapa Penyebab Rambut Tipis Mudah Lepek

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9329 shares
    Share 3732 Tweet 2332
  • 5 Wisata Edukasi Dekat Stasiun BNI City yang Seru untuk Dikunjungi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Bubur Ayam Indonesia Dinobatkan Jadi Bubur Terenak Dunia

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11762 shares
    Share 4705 Tweet 2941
  • Daging Belut Pilihan Bergizi untuk Tumbuh Kembang Anak

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1286 shares
    Share 514 Tweet 322
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga