• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Berbaik Sangka dengan Jodoh

19/09/2025
in Nasihat
Hati-hati saat Jatuh Cinta

Ilustrasi, foto: wallpaperacces.com

69
SHARES
531
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JODOH itu anugerah Allah yang sulit ditebak. Berbaik sangkalah karena Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya.

Salah seorang tokoh wanita di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah Hafshah binti Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhuma.

Ia tergolong generasi kedua sahabat Nabi. Puteri sulung dari sahabat yang begitu dekat dengan Rasulullah, yaitu Umar bin Khaththab.

Usia Hafshah hanya berbeda beberapa hari dengan Fathimah puteri bungsu Rasulullah radhiyallahu ‘anha. Ia lahir beberapa hari setelah Fathimah lahir, sekitar lima tahun sebelum kenabian. Jadi, selisih usia Hafshah dengan Rasulullah sekitar 35 tahun.

Ketika Umar bin Khaththab masuk Islam, ia ingin sekali puterinya mendapatkan jodoh seorang mujahid. Dan keinginan Umar terkabul. Hafshah dilamar oleh seorang pemuda soleh bernama Khunais bin Khuzafah. Keduanya pun hidup sebagai pasangan suami istri yang bahagia.

Namun, kebahagiaan pasangan pengantin baru itu tak berlangsung lama. Khunais, suami dari Hafshah syahid dalam Perang Badar. Hafshah begitu sedih dengan duka itu. Begitu pun dengan Umar bin Khaththab.

Umar merasa begitu sedih karena putrinya sudah menjanda di usia yang belum genap 20 tahun.

Suatu hari ketika ia menemani putrinya itu, Umar tak lagi bisa membendung rasa sedihnya. Sebuah keadaan yang begitu kontras mengingat Umar merupakan sahabat yang berperangai keras dan tegas.

Sebegitu sedihnya, ia bahkan menangis sambil keluar dari rumah Hafshah. Dalam pikirannya hanya satu: ia harus mencari suami pengganti untuk Hafshah agar putrinya kembali hidup bahagia.

Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan Usman bin Affan radhiyallahu ‘anhu. “Ah, kebetulan!” begitu kira-kira perasaan Umar. Hal ini karena Usman baru saja ditinggal mati oleh istrinya yang juga putri Rasulullah: Ruqayyah radhiyallahu ‘anha.

“Maukah engkau menikah dengan putriku?” tanya Umar tanpa basa-basi kepada Usman bin Affan.

Usman bin Affan tampak tidak begitu memberikan respon. Ia hanya berujar, “Saat ini, aku belum ingin menikah lagi.”

Tidak kapok dengan penolakan pertama, Umar bin Khaththab langsung menemui Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu. Ia berharap sahabat dekatnya itu mau menikahi putrinya.

Namun, Abu Bakar tidak memberikan jawaban apa pun. Ia hanya terdiam.

Kecewa dengan sikap dua sahabat dekatnya itu, Umar pergi menemui Rasulullah untuk mengadukan sikap Usman dan Abu Bakar.

Rasulullah berhasil menenangkan hati Umar. Rasulullah mengatakan bahwa Hafshah akan dinikahi oleh lelaki yang lebih baik dari Usman dan Abu Bakar. Dan Usman akan menikah dengan wanita yang lebih baik dari Hafshah.

Jawaban itu begitu menggebirakan hati Umar. Rasa sedihnya langsung sirna. Tapi, ia masih belum tahu siapa lelaki yang lebih baik dari Abu Bakar dan Usman. Karena rasa gembira itu, Umar tak begitu menggubris tentang siapa yang akan melamar putrinya. Yang penting lelaki pilihan Rasulullah.

Pada bulan Jumadil Akhir tahun ketiga hijriyah, Usman bin Affan menikah dengan putri Rasulullah yang ketiga: Ummu Kultsum, atau adik dari Ruqayyah yang merupakan istri Usman yang meninggal dunia.

Kini, giliran Umar yang deg-degan. Siapa gerangan lelaki yang akan menjadi suami putrinya.

Tak lama setelah pernikahan putri Rasulullah dengan Usman bin Affan, Rasulullah mengunjungi rumah Umar bin Khaththab. Umar yakin bahwa kedatangan itu dalam rangka melamar putrinya. Tapi, Umar tidak menyangka kalau calon suami putrinya adalah Rasulullah sendiri.

Kali ini kebahagiaannya kian menjadi. Pada Bulan Sya’ban atau dua bulan setelah pernikahan Usman dan Ummu Kultsum, Rasulullah menikahi Hafshah.

Hafshah merupakan istri keempat Rasulullah setelah Khadijah, Saudah, dan Aisyah radhiyallahu ‘anhum.

Dan akhirnya, mengertilah Umar kenapa Usman dan Abu Bakar menolak tawarannya. Hal itu karena keduanya sudah tahu kalau Rasulullah akan melamar Hafshah. Tapi, keduanya merahasiakan itu kepada Umar.

**

Jodoh itu rahasia Allah. Tak seorang pun bisa menebaknya. Mungkin mengira-ngira bisa, tapi memastikannya tidak.

Bahkan sosok-sosok sekaliber sahabat Rasulullah yang mulia pun tidak mampu. Mereka gundah dengan jodoh untuk putrinya dan berusaha keras untuk mendapatkannya.

Satu kata kunci yang harus kita siapkan tentang rahasia jodoh: husnu zon, atau baik sangka kepada Allah. Bahkan mungkin ketika memang benar-benar jodoh tak kunjung hadir di dunia ini. Karena boleh jadi, Allah sudah menyiapkan jodoh terbaik kita di surga.

Tetaplah jaga baik sangka itu. Jangan pernah putus asa dengan rahmat Allah. Dan akhir yang baik, Allah sudah siapkan untuk mereka yang bertakwa. [Mh]

 

 

 

Tags: Berbaik Sangka dengan Jodoh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kisah Abu Hurairah dan Setan Pencuri Zakat

Next Post

5 Manajemen Stres Bagi Muslimah Pekerja

Next Post
Suami Tidak Memperbolehkan Istri Bekerja Karena Tidak Mau Istri Kelelahan

5 Manajemen Stres Bagi Muslimah Pekerja

Alasan Mengapa Ibu Hamil Berisiko Terkena Anemia

Alasan Mengapa Ibu Hamil Berisiko Terkena Anemia

Cara Menjadi Pendengar yang Baik

Bunda, Cobalah Lebih Banyak Mendengar untuk Dapat Memahami Ananda

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1903 shares
    Share 761 Tweet 476
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    256 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    839 shares
    Share 336 Tweet 210
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga