• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Belajar Tidak Berbohong

16/07/2023
in Nasihat
Bercermin dengan Saudara Mukmin

Ilustrasi, foto: backlitmirror.com

86
SHARES
659
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA slogan besar di Gedung KPK: Berani Jujur itu Hebat. Makna lain dari slogan ini bisa berarti bahwa tidak berbohong itu sulit.

Ada kisah menarik yang pernah dialami Syaikh Abdul Qadir Al-Jaelani sewaktu usia 18 tahun. Ketika akan berangkat ke Bagdad untuk menuntut ilmu, ibunya membekali Al-Jaelani dengan 40 keping uang dinar.

Ibunya mengungkapkan bahwa uang itu dijahit di sela-sela jubah miliknya. Hal ini agar uang yang kalau dirupiahkan bisa mencapai seratus juta rupiah itu bisa tetap aman, tidak jatuh dan tidak mudah dicuri orang.

Selain tentang uang dinar itu, ibu Al-Jaelani juga berpesan kepada putranya untuk selalu berkata jujur, apa pun keadaannya.

Saat itu ulama kelahiran tahun 1076 Masehi ini tinggal di sebuah desa bernama Na’if Gilani, sebuah daerah yang berada di selatan Laut Kaspia, atau saat ini masuk dalam provinsi Mazandaran, Iran.

Dengan kata lain, perjalanan Al-Jaelani muda ini menempuh jarak sekitar 1.100 kilometer menuju Bagdad. Kurang lebih sama dengan jarak Jakarta Bali. Sebuah perjalanan yang sangat jauh.

Saat itu, Al-Jaelani muda berangkat bersama rombongan yang juga ingin menuju Bagdad dengan berbagai tujuan. Ada yang ingin belajar, bisnis, dan lainnya.

Di tengah perjalanan, rombongan ini dihadang gerombolan perampok. Semua orang digeledah dan diambil barang-barang berharganya. Begitu pun dengan Al-Jaelani.

“Mana hartamu, Nak?” tanya perampok ke Al-Jaelani.

“Ibuku bilang ada 40 keping uang dinar di jubahku,” jawab Al-Jaelani apa adanya.

Mendengar itu, para perampok langsung memeriksa kantung-kantung di jubah Al-Jaelani. Tapi, mereka tidak menemukan apa-apa.

“Kamu berkhayal, Nak!” ucap perampok dan membiarkan Al-Jaelani pergi. Sepertinya, perampok tidak mempercayai omongan Al-Jaelani.

Al-Jaelani pun meneruskan perjalanannya. Sebuah perjalanan panjang yang bisa menempuh waktu berhari-hari.

Naasnya, ada gerombongan perampok lain yang kini menghadang Al-Jaelani. Ia digeledah, tapi tak ditemukan barang berharga yang dibawa Al-Jaelani.

“Mana hartamu?” bentak perampok kepada Al-Jaelani.

“Kata ibuku, ada 40 uang dinar di jubahku,” jawab Al-Jaelani, apa adanya.

Kali ini, para perampok memeriksa lebih teliti. Benar saja, ada 40 keping uang dinar yang dijahit dan menyatu dalam jahitan jubah Al-Jaelani.

Pimpinan perampok bertanya kepada Al-Jaelani, “Kenapa kamu bicara jujur kepada kami? Padahal kalau kamu bilang tidak punya uang, kami juga tidak akan menemukannya.”

Kata Al-Jaelani, “Ibuku berpesan agar aku harus selalu bicara jujur, dalam keadaan apa pun.”

“Tapi, ibumu kan saat ini tidak bersama kamu. Ia tidak akan tahu apakah kamu melaksanakan pesannya atau tidak,” ucap pemimpin perampok.

“Ibuku memang tidak bersamaku, tapi Allah subhanahu wata’ala selalu mengawasiku. Dia Maha Tahu apakah aku berbuat benar atau salah,” ucap Al-Jaelani.

Ucapan jujur dan penuh kekuatan iman dari Al-Jaelani itu membuat para perampok tersentuh. Mereka kagum dengan Al-Jaelani muda yang tetap jujur dan berbakti pada ibunya meskipun akan merugikan diri sendiri.

“Kamu mau kemana, Nak?” tanya pemimpin perampok sesaat kemudian.

“Aku mau ke Bagdad untuk menuntut ilmu-ilmu Islam di sana,” jawab Al-Jaelani tanpa beban.

Di luar dugaan, pemimpin perampok mengembalikan semua uang Al-Jaelani. Mereka kagum dengan kejujuran dan tujuan mulia Al-Jaelani untuk menuntut ilmu Islam. Dikabarkan, para perampok itu pun bertaubat.

**

Di dunia nyata kita, mungkin ada sebagian yang menganggap bodoh tindakan Al-Jaelani muda. Kalau KPK membuat slogan, ‘Berani Jujur itu Hebat’, maka kita akan mengatakan, ‘Terlalu jujur itu lugu dan bodoh.’

Sesuatu yang sering dilakukan akan menjadi biasa. Dan bohong adalah hal biasa karena seringnya orang melakukan itu.

Seorang salafus soleh pernah mengatakan, “Jangan nilai dosa kecil apa yang telah Anda lakukan. Tapi, dalam pengawasan siapa Anda melakukan dosa itu. Karena tak ada yang luput dalam pengawasan Allah subhanahu wata’ala.” [Mh]

 

 

 

 

 

 

Tags: Belajar Tidak Berbohong
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Banyak Pembaca di Wattpad dari Penulis Novel Assalamualaikum Calon Imam

Next Post

Tabayyun Itu Penting

Next Post
Bahagiaku Bersama OB

Tabayyun Itu Penting

Anis Byarwati Sapa Pelaku UMKM AB Community dalam Kegiatan Pasar Sembako Murah

Anis Byarwati Sapa Pelaku UMKM AB Community dalam Kegiatan Pasar Sembako Murah

Tafsir surat Al-Kahfi ayat 1-5

Rumah Berkah Al Arqam bin Abil Arqam

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    356 shares
    Share 142 Tweet 89
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4444 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3913 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Cara Membuat Dubai Chewy Cookie yang Lumer ala Fitriana Kitchen

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga